
hari ini terakhir hailen berada di amerika dia baru saja menyelesaikan study nya di amerika, tepatnya di new york. dan besok dia harus pulang ke korea atas permintaan appanya yang selalu mendesaknya untuk segera pulang ke negeri gingsen tersebut. sebenarnya dia masih mau tinggal disini dan berniat bekerja di sini, tapi apa lah daya nya kata-kata appanya tidak bisa di bantah.
hailen merupakan gadis yang cerdas, memiliki wajah cantik, ditambah dengan badannya yang cukup tinggi, kulit putih mulus, leher jenjang dan dia juga merupakan gadis yang baik. dia juga sangat populer di universitasnya.
hailen merupakan anak satu-satunya dari pebisnis hebat no satu di korea, anak dari pemilik amorepacifik corparation, perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar di korea. yang memiliki 33 merek kesehatan, kecantikan dan perawatan pribadi seperti Etude house, momande cosmetics, innisfree, lanaige, Lolita lempicka dan annick goutal.
sekitar pukul 19:15 hailen sampai di bandara Incheon seoul, korea selatan. hailen di jemput oleh appa dan eomma nya. betapa hailen merindukan kedua orang tua nya ini.
appa hailen merupakan orang yang sangat sibuk tetapi sangat perhatian kepada keluarga nya namun juga sangat tegas, dan tidak ada yang berani menantang kata-kata appa hailen.
"appa... eomma... aku sangat merindukan kalian, sangat, sangat dan sangat merindukan kalian" lansung saja hailen memeluk orang tua nya itu.
"appa dan eomma juga sangat merindukan mu sayang" jawab eomma hailen sambil membalas pelukan putri cantik satu satu nya itu.
"apakah kamu hidup dengan baik di amerika hah, apakah kamu tidak ingin pulang sebelum kami menyuruhmu pulang hah?" kata eomma hailen.
"hehe aku hidup sangat sangat sangat baik di amerika, hehe aku ingin pulang tapi kemaren itu agak sibuk dengan kampusku eomma" bujuk hailen.
"sudahlah, ayuk kita pulang kerumah" ajak appa hailen. dan lansung saja disutujui oleh dua orang wanita yang sangat berharga dalam hidupnya itu.
sesampainya di rumah appa lansung menyuruh putrinya itu untuk beristirahat karna dia kasihan melihat putrinya itu kelelahan mengingat dia baru melakukan penerbangan dari amerika-seoul.
"istirahatlah dulu sayang, besok pagi ada yang mau appa bicarakan sama kamu".
"baiklah appa aku juga sedikit capek. bye appa, i love you." jawab hailen sambil mencium pipi appa nya itu. hailen lansung masuk ke kamarnya, betapa dia merindukan kamarnya ini, sudah cukup lama dia meninggalkan kamar ini, dan tidak ada yang berubah karna kamar ini sangat di jaga oleh orang tua nya.
dan lansung saja hailen mandi lalu akan beristirahat. tanpa memikirkan apa yang akan di sampai kan appa nya itu 'palingan disuruh mempelajari tentang perusahaan' batin hailen.
***
"baik eomma, aku mandi dulu, eomma duluan lah kebawah." kata hailen lalu beranjak ke kamar mandi.
~
"hailen ada yang ingin appa bicarakan dengan kamu. kamu sekarang sudah dewasa, sudah waktunya kamu untuk menikah. appa ingin kamu menikah dengan anak temannya appa"
'What... ada apa ni, kenapa pagi pagi appa sudah membual. huh lucu sekali'
"appa lagi becanda ya. ngak lucu lo appa" jawab hailen dengan harapan appa nya itu sedang bercanda.
harapannya tadi dia ingin sarapan enak sambil ngumpul dengan keluarganya ini karna sudah lama tidak ngumpul bersama tapi mendengar kata kata appa nya dia ngak nafsu lagi dengan sarapannya.
"tidak sayang,, sebenarnya kamu dari kecil sudah dijodohkan dengan anak dari keluarga wu" jawab eomma hailen.
'Wu? rasa rasanya aku pernah pernah dengar kata kata wu itu' batin hailen.
***