
Setelah dari cafe, Razel mengantar kimmy pulang. mama kimmy yang melihat mereka pulang bersama pun sangat senang karena mengira bahwa kimmy dan Razel sudah menerima perjodohan ini, pikir mama kimmy .
kimmy dan Razel turun dari motor dan Razel membantu kimmy melepaskan helm yang sedang di pakai oleh kimmy, saat hendak berbalik ingin langsung pulang tiba-tiba mama kimmy menghampiri mereka.
" Razel, kimmy." mereka berdua menoleh berbarengan saat mama monic memanggil mereka. Razel menghampiri mama kimmy dan tak lupa ia mencium punggung tangan mama monic.
" kok buru-buru mau kemana? Masuk dulu yuuk." ucap mama Kimmy mengajak Razel mampir ke rumahnya.
karena tak enak hati akhirnya Razel menuruti keinginan mama kimmy untuk mampir sebentar.
" silahkan duduk zel. " ucap mama kimmy mempersilahkan Razel duduk.
" Makasih tante." Razel mendudukan bokongnya di sofa berhadapan dengan kimmy dan mama nya.
" Mau minum apa zel?" tanya mama kimmy.
" Ga usah tante aku sama kimmy tadi udah dari cafe kok." kata Razel yang membuat kimmy menatap tajam padanya.
" jadi tadi kalian habis jalan bareng?" ucap mama kimmy yang pura-pura tidak tahu, padahal saat juna dan dikta mengantar mobil kimmy, mereka sudah memberi tahu bahwa kimmy dan Razel sedang pergi bersama.
" Iya tante biar kita lebih saling mengenal." ujar Razel yang membuat kimmy membelalakkan matanya.
" Yaudah tante tinggal dulu. kalian bisa lanjut ngobrol nya." mama kimmy beranjak dari duduk nya meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.
" Heh ransel, ngapain loe pake ngarang cerita ke mama kalo kita lagi pendekatan." ucap kimmy yang sedari tadi sudah menahan emosi nya.
" Udah loe tenang aja, ikutin aja rencana gue. "
" Yaudah ya gue pamit, tante monic mana?" tanya Razel yang ingin berpamitan dengan mama kimmy.
" Mama kaya nya lagi di kamar, loe pulang aja nanti gue sampein ke mama."
Razel menganggukan kepala nya pada kimmy, dan berdiri dari sofa sambil memakai jaket yang tadi ia pinjamkan pada kimmy.
***********
Mama kimmy yang baru saja keluar dari kamar sehabis mengghibahi kimmy dan Razel via telepon dengan calon besannya yaitu mama rosaa langsung menghampiri kimmy yang sedang menonton televisi.
" Loh kim Razel mana?" tanya mama kimmy penasaran karena tak melihat ada nya Razel.
" Razel udah pulang ma, mama sih lama banget dikamar ngapain coba?"
" Apa sih ma." ucap kimmy dengan nada kesal. "mobil aku gimana udah dianterin belum mah?" kimmy mencoba mengalihkan topik pembicaraan mama nya.
" Udah sampe kim, tadi dianter sama teman kuliahnya Razel, kamu dari pada ngerepotin orang begitu, lebih baik mulai besok kamu diantar jemput aja sama Razel biar makin deket. " mama kimmy tersenyum menggoda sang putri.
" Kimmy ke kamar dulu ya ma." Kimmy berjalan menaiki tangga tanpa menanggapi ocehan sang mama.
" Iiiissshh itu anak ya kalo diajak ngomong pasti langsung kabur gitu aja."
Ceklek
Kimmy memasuki kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menatap langit-langit kamarnya.
Kimmy teringat akan obrolan nya di atas motor bersama Razel saat mereka pulang tadi.
flashback on
" Zel, gue boleh nanya ga?"
" Mau nanya apa?"
" loe sama sherlin emang dulu waktu pacaran ga pernah ciuman?"
"Engga, paling cuma cium pipi sama kening." ucap Razel sambil berteriak karena suara yang sangat bising di jalanan membuat ia harus sedikit mengencangkan suara nya agar terdengar oleh kimmy.
" emang kenapa kim, tanya Razel lagi?"
jadi waktu loe nyium bibir gue, itu juga ciuman pertama loe. batin kimmy
" kim loe denger ga, ko bengong? emang kenapa loe nanya gitu."
" gak pa pa gue cuma penasaran aja." jawab kimmy .
flashback off
pantes aja sherlin marah, dia aja yang pacarnya Razel ga pernah di cium, ini malah nyium gue yang musuh bebuyutannya. gumam kimmy yang masih merebahkan tubuhnya dikasur.
...****************...