
Setelah perjalanan yang panjang akhirnya mereka tiba di Madinah dan cek in hotel untuk beristirahat.
Dalam perjalanan mereka telah sholat dan setelah sampai di hotel mereka sudah di sediakan tempat masing-masing sesuai pesanan yang di sediakan Tour Trevel *** Salam.
Karena perjalanan begitu panjang mereka langsung beristirahat agar besok bisa beribadah dan jalan-jalan di makam Rasulullah SAW.
"Sayang, kamu pasti capek"
"Asal bersama Aby, ummy senang"
"Tidurlah, besok kita akan ziarah ke makam Rasulullah"
"Benarkah?"
"Iya, kan sudah ada agenda dari tournya"
"Baiklah, Aby." Atika membaringkan kepalanya dan memeluk Mahendra. Mahendra pun sebaliknya.
Perjalanan panjang membuat tubuh mereka kelelahan. Dengkuran halus terdengar dari mereka berdua.
Ketika hampir menjelang shubuh, Atika terbangun dan melihat Mahendra tertidur nyenyak di sampingnya.
Atika membelai wajah Mahendra.
"Maaf, aku belum menjadi istri yang sempurna untukmu"
Semua telah di lakukan Atika, mulai dari mengkonsumsi penyubur kandungan bahkan menerapkan pola hidup sehat.
Namun takdirnya menjadi seorang ibu belum datang juga. Selama 6 bulan ini Atika berusaha agar dirinya akan segera hamil, tapi Allah belum memberikannya kepercayaan menjadi seorang ibu.
"Ada apa sayang, hmmm"
"Sudah mau hampir ba'da shubuh By"
Mahendra melirik jam dinding.
"Masih ada 30 menit lagi"
"Apa..?" tanya Atika dengan penasaran.
Tanpa menunggu lama Mahendra mencium Atika dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang suami.
Setelah beberapa lama mereka langsung mandi junub bersama dan melaksanakan ba'da shubuh.
Sambil menunggu waktu mereka akan ke Masjid Nabawi mereka berdua membaca tadarus Al'qur'an.
Tok! tok! tok!
Atika berdiri dan membukakan pintu kamarnya.
"Nak, apa kalian sudah siap, sebentar lagi bis akan menjemput kita untuk ke Masjid Nabawi" ucap Ibunya Mahendra.
"Iya bunda, kami sedang menunggu bis itu datang juga. Masuklah bunda"
"Apa Ayah juga sudah siap?" tanya Atika.
"Iya kami semua sudah siap nak"
"Alhamdulillah"
Akhirnya yang di tunggu datang juga, mereka semua langsung menaiki bis yang sudah di sediakan.
Setelah sampai di Masjid Nabawi mereka melangkahkan kaki kanan dan membaca Bismillaahi washshalaatu wassalaamu 'ala rasuulillaah, a’uudzu billaahil ‘adziimi biwajhihil kariimi wa sulthaanihil qadiimi minasy syaithaanir rajiim, allaahummaf tah li abwaaba rahmatik.
"Dengan menyebut nama Allah, shalawat dan salam teruntuk Rasulullah. Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Besar, demi dzat-Nya yang mulia dan kekuasaan- Nya yang qadim dari setan yang terkutuk. Wahai Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku.”
Setelah itu mereka melaksanakan sholat sunat tahyatul masjid dan Membaca niat shalat tahiyatul masjid. Ushalli tahiyyatal masjid rak'ataini sunnatan lillâhi ta'ala. Artinya , "Saya shalat tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah ta'ala."
Setelah itu mereka membaca zikir, tahlil dan tahmid sebanyak-banyaknya.
Setelah itu mereka berziarah ke Makam Rasulullah saw dan shalat di Raudhah dalam Masjid Nabawi.
Raudhah merupakan salah satu tempat mustajab berdoa.
"Ya Allah, Titipkanlah kepada hamba malaikat kecil yang soleh dan sholehah, tiada daya dan kekuatan kami, hanya kepadamu kami memohon dan hanya kepadamu kami meminta. kabulkanlah do'a kami" pinta dan do'a Atika.
"Ya Allah, hamba hanya manusia yang lemah. jika memang kehendakmu hamba belum bisa di berikan malaikat kecil, berikanlah kesabaran dan berkahilah rumah tangga hamba dengan rahmatmu dan hidayahmu. “Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yunin, waj'alna lil muttaqina imama.” Artinya : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS.Al-Furqan: 74).Aamiin"
Kakek Joni dan yang lainnya juga berdo'a semoga di beri kesembuhan dan Mendo'akan kebahagian Mahendra dan Atika.
Setelah itu mereka menunggu sholat Fardhu di Masjid Nabawi.
Selama di Madinah, mereka tak lupa sholat Arbain di Masjid Madinah. Sholat Arbain merupakan salah satu ibadah yang dilakukan jemaah haji di Kota Madinah al Munawarah, yaitu sholat fardu berjamaah di Masjid selama 40 kali berturut-turut bersama imam masjid.
Hari ke 3 Mereka semua tour berziarah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Sab’ah (Masjid Tujuh), Jabal Uhud, Jabal Magnit, Percetakan Al Quran dan berakhir di Pasar Kurma
Setelah itu mereka kembali ke hotel untuk beristirahat.
Setelah Selesai makan siang, mereka semua bersiap-siap check out hotel menuju Makkah dengan Bus AC, sebelumnya mengambil Miqot di Bir Ali.
20.00 WSA mereka semua tiba di Makkah dan cek in hotel untuk beristirahat sejenak dan semua orang kemudian melaksanakan umroh pertama.
Di Makkah mereka memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
Hari ini seminggu perjalanan mereka, di Makkah
Setelah Shalat Subuh dan sarapan, pukul 07.00 WSA mereka akan tour Makkah untuk berziarah ke Padang Arafah, Jabal Rahmah, Jabal Qubais, Masjid Namiroh, Masjid Al Masy’aril Haram, Muzdalifah, Mina, Jabal Tsur, Gua Hira, dan berakhir di Masjid Ji’ronah mengambil Miqot.
Setelah itu mereka akan kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak dan mereka kemudian melaksanakan Umroh kedua.
Hari Ke 8 dan ke 9 Atika dan Mahendra tak menyia-nyiakan untuk berdo'a kepada Allah agar mereka selalu di beri kebahagiaan dan cepat di berikan momongan.
Hari ini hari Ke 10 mereka di Makkah, pukul 10.00 WSA Jamaah melaksanakan Tawaf Wada’ dan pukul 14.00 WSA, Mereka semua berangkat ke Jeddah untuk tour di Jeddah.
pukul 16.00 WSA, Setiba di Jeddah, mereka singgah di Balad Corniche Center dan Tour di Jeddah ke Makam Sayyidah Hawa, Masjid Terapung dan Laut Merah.Setelah Selesai berziarah, mereka cek in hotel untuk beristirahat karena seharian tour ketempat-tempat bersejarah.
Besok hari terakhir mereka berada di Makkah.
Mahendra dan Atika juga mengabadikan moment-moment yang indah dengan berfoto-foto ria agar menjadi kenangan mereka sambil honeymoon mereka berwisata religius.
Sebelum mereka kembali ke Indonesia, mereka terlebih dahulu membeli oleh-oleh yang akan di bawa untuk kenang-kenangan umroh kali ini.
Setelah itu Mereka semua bersiap-siap untuk berangkat.
Pukul 14.00 WSA, Mereka berangkat menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz.
Akhirnya pukil 18.50 WSA, mereka semua bertolak menuju Jakarta.
Pukul 08.20 WIB, Mereka tiba di Bandara International Soekarno Hatta Jakarta.
"Alhamdulillah, terima kasih By atas kenangan begitu indah kali ini" ucap Atika sambil menggandengkan tangannya di lengan Mahendra.
"Sama-sama Ummy sayang, apapun yang Allah takdirkan mudah-mudahan kita bisa terima dengan ikhlas"
"Asal bersama-sama Aby, Ummy akan selalu bahagia dan sabar menjalani hari-hari nanti"
Mendengar perkataan Atika, Mahendra langsung mencium dahi Atika.
"Nak, Mamah dan Papah langsung ke rumah ya"
"Iya Mah, sudah di jemput mamang ya?" tanya Atika.
"Iya, sopir Papah udah nungguin di depan"
"Hati-hati di jalan ya mah" ucap Mahendra.
"Iya nak, jaga anak saya dengan baik ya Nak. Terimalah kekurangan dan kelebihannya" ucap Ibu Tantri sambil berlinang air mata.
"Mamah, aku sudah mengatakan ijab qobul artinya aku sudah siap menerima Atika dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Mamah jangan khawatir. Mahen janji, Mahen tidak akan mengecewakan Mamah dan Papah"
"Terima kasih Nak." ucap Pak Tri sambil memeluk anak mantunya.
Suasana haru terasa.
Atika meneteskan air matanya. Bibirnya bergetar menahan tangis.
Atika pun memeluk kedua orang tuanya.
Kedua orang tua Atika berpamitan kepada semua orang.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikum salam" jawab semua orang.
Setelah kedua orang tua Atika pergi. Mereka semua menuju ke mansion dengan hati yang bahagia. Perjalanan religi kali ini sangat berkesan.
Atika berkali-kali melihat momen-momen yang indah di laptopnya.
"Istirahatlah sayang"
Atika menutup laptopnya.
"Iya By, Aby juga harus istirahat"
"Ayuk" Mahendra menggenggam tangan Atika, menuntunnya ke tempat tidur.
Mereka membaringkan tubuhnya ke ranjang empuk dan akhirnya mereka berdua pun tertidur sambil berpelukan, menunggu hari esok menjelang.
TBC....