MAHENDRA

MAHENDRA
Bab. 68



6 bulan setelah menikah.


Saat ini mereka sedang menunggu keberangkatan ke Jeddah Madinah.


Semuanya di mansion berangkat, bahkan kedua orang tuanya Atika.


Mereka menyewa perjalanan tour melalui travel Ya Sallam, jadi untuk semua urusan mereka hanya membayar seperti yang trevel minta.


Bagi Mahendra dan Atika dari pada bulan madu di tempat yang lain, lebih baik mereka bulan madu sekaligus umroh yang tak pernah mereka lakukan.


Untuk Kakek Joni memang sudah berencana mau umroh, tapi karena tak ada yang mengurus perusahaan dan properti lain terpaksa harus menunda keberangkatan.


Nah, kebetulan Mahendra ingin mereka semua ikut. Kakek Joni bersyukur bisa berkesempatan melihat rumah Allah yang sering di idamkannya.


Mahedra pun memang berjanji akan membawa kedua orang tuanya untuk menunaikan ibadah haji tapi sekarang ini lebih baik umroh dahulu.


Memang sudah di daftarkan, tapi memang belum mendapat panggilan Illahi.


Semua bersuka ria, para Art bersyukur bisa melakukan perjalanan tanpa mereka mengeluarkan uang sepeserpun, semua memang di tanggung Mahendra.


Mahendra dan Atika berdo'a setelah pulang nanti bisa mendapat momongan.


Saat ini pernikahannya akan memasuki bulan ke 6 artinya sudah setengah tahun mereka mengarungi bahtera rumah tangga.


Memang kedua orang tua Atika dan Mahendra tak mempermasalahkan.


Tapi Keinginan Kakek Rangga dan Kakek Joni yang ingin segera menimang cicit sangatlah besar.


Umur Mereka sudah uzur, kapan saja nyawanya pasti akan di ambil sang Kholik.


Untuk itu, mereka berharap Atika akan segera hamil.


Atika dan Mahendra hanyalah anak tunggal. Jadi semua orang berharap agar Atika dan Mahendra fokus dengan tujuan mereka menikah.


Tapi memang manusia bisa berencana tapi semuanya dari Allah SWT.


"Aby, semoga setelah pulang dari umroh, aku segera hamil ya"


"Aamiin,"


"Ummy sayang, kita hanya bisa berdo'a namun jika Allah belum berkehendak kita memiliki momongan kita akan terus berusaha."


"Aby akan tetap menyayangi ummy,"


"Jangan khawatir, kita berdua sudah tes kesuburan. Semua baik-baik saja, jadi Ummy jangan sedih."


"Jika Ummy stress, terus memikirkan soal kehamilan pasti itu malah menambah sulitnya kita mempunyai momongan"


"Ummy sayang, rileks saja. Jika Allah sudah berkehendak, In Syaa Allah kita akan cepat di beri momongan" ucap Mahendra menenangkan istrinya.


"Iya, By. Aku hanya takut kamu... "


"Husst, jangan ngomong sembarangan. Aku akan tetap setia kepadamu. Jika perlu kita adopsi anak yatim tak masalah"


"Lihatlah, aku bukan cucu kandung Kakek Joni. Tapi dia memperlakukan aku bagai cucu kandungnya"


"Begitu juga dengan anak, walau dia tak lahir dari rahimmu. Tapi kita akan memperlakukannya sama seperti anak kandungku"


"Tapi... "


Mahendra meletakkan jarinya di depan mulut Atika.


"Sudah, tak perlu di pikirkan. kita honeymoon untuk bersenang-senang"


"Tak usah memikirkan apa pun, janji?!"


Atika menganngguk.


"Janji, By. Trima kasih Aby mau menerimaku apa adanya"


"Aku sudah berkomitmen, aku hanya ingin hidup bersamamu Ummy sayang," ucap Mahendra sambil mengecup kening Atika.


Atika memeluk erat Mahendra. Dia menenangkan diri, menghilangkan kegundahan hatinya.


Kakek Joni yang melihat ketegaran kedua cucunya terharu, air matanya menetes langsung di usapnya.


Dia tak ingin semua orang melihatnya menangis.


Perjalanan ini harus dengan penuh kebahagiaan bukan dengam tangisan.


Akhirnya pesawat mereka mendarat di Jeddah dengan perjalanan hampir 10 jam.


Semua bersyukur bisa menginjakkan kaki di Jeddah menuju ke Madinah.


Hari Ke 1: Daerah - Jakarta – Jeddah – Madinah


06.00 WIB, Jamaah diharapkan berkumpul di Bandara International Soekarno Hatta terminal 2 pintu D1


11.10 WIB, Jamaah kemudian berangkat menuju Jeddah


16.50 WSA, Jamaah tiba di Jeddah dan langsung melanjutkan perjalanan ke Madinah


23.00 WSA, Jamaah tiba di Madinah dan cek in hotel untuk beristirahat


Hari Ke 2: Madinah


Acara Bebas dan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi


21.00 WSA, Jamaah akan ziarah ke Makam Rasulullah saw dan shalat di Raudhah dalam Masjid Nabawi. Raudhah merupakan salah satu tempat mustajab berdoa.


Hari Ke 3: Madinah


Setelah Shalat Subuh dan sarapan, pukul 07.00 WSA, jamaah akan CITY TOUR MADINAH berziarah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Sab’ah (Masjid Tujuh), Jabal Uhud, Jabal Magnit, Percetakan Al Quran dan berakhir di Pasar Kurma


Jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat


Acara Bebas dan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi


Hari Ke 4: Madinah


Acara Bebas dan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi


Hari Ke 5: Madinah – Makkah


14.00 WSA, Selesai makan siang, jamaah bersiap-siap check out hotel menuju Makkah dengan Bus AC, sebelumnya mengambil Miqot di Bir Ali.


20.00 WSA, Jamaah tiba di Makkah dan cek in hotel untuk beristirahat sejenak dan jamaah kemudian melaksanakan UMROH PERTAMA


Hari Ke 6: Makkah


Acara Bebas dan Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram


Hari Ke 7: Makkah


Setelah Shalat Subuh dan sarapan, pukul 07.00 WSA jamaah akan CITY TOUR MAKKAH berziarah ke Padang Arafah, Jabal Rahmah, Jabal Qubais, Masjid Namiroh, Masjid Al Masy’aril Haram, Muzdalifah, Mina, Jabal Tsur, Gua Hira, dan berakhir di Masjid Ji’ronah mengambil Miqot


Jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak dan jamaah kemudian melaksanakan UMROH KEDUA


Hari Ke 8: Makkah


Acara Bebas dan Memperbanyak Ibadah di Masjidil Haram


Hari Ke 9: Makkah


Acara Bebas dan Memperbanyak Ibadah di Masjidil Haram


Hari Ke 10: Makkah


10.00 WSA, Jamaah melaksanakan Tawaf Wada’


14.00 WSA, Jamaah berangkat ke Jeddah dengan bus AC


16.00 WSA, Setiba di Jeddah, jamaah singgah di Balad Corniche Center dan CITY TOUR JEDDAH ke Makam Sayyidah Hawa, Masjid Terapung dan Laut Merah. Setelah berziarah, cek in hotel untuk beristirahat.


Hari Ke 11: Makkah – Jeddah - Jakarta


Setelah Shalat Subuh dan sarapan, acara bebas buat anda.


14.00 WSA, Jamaah berangkat menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz


18.50 WSA, Jamaah bertolak menuju Jakarta


Hari Ke 12: Jakarta


08.20 WIB, Insya Allah jamaah tiba di Bandara International Soekarno Hatta Jakarta dan perjalanan ibadah kita selesai.


Perjalanan 12 hari ini akan mereka gunakan sebaik-baiknya. Mahendra pun tak muluk-muluk keinginannya, keinginannya hanya satu. Setelah umroh nanti dia dan Atika tetap di beri kebahagian dan keberkahan dalam rumah tangga mereka.


Mereka saat ini dalam perjalanan ke Madinah, Atika dan Mahendra menikmati perjalanan wisata religi kali ini.


Walau banyak bebannya, tapi Atika yakin dan percaya Allah akan memberi mereka kebahagian jika mampu melewati semuanya dengan ikhlas.


TBC....