MAHENDRA

MAHENDRA
Bab. 26



Setelah Menempuh Jarak Dari Desa Suka Maju sampailah Aditya di Kota Mentari dan menuju Rumahnya Atika.Jika sudah Selesai urusannya, Aditya Akan Langsung pulang ke LA.


Sebelum Datang ke Rumahnya Atika,Aditya Membeli Buah terlebih dahulu karena tak mungkin dia Datang Dengan Tangan Kosong.


Setelah Membeli Buah Aditya Segera Pergi kerumah Atika.Dalam Perjalanan Dia Berpikir apa Saja Yang Harus dia Katakan Pada Orang Tua Atika.


Sampailah Aditya di depan Rumah Atika.


Ting Tong...


Aditya Membunyikan Bel Dan Tak Lama Bi Sunti Membukakan Pintu


"Bi Apa Ada Om Tri sama Tante Tantri ? "


"Den,Kalo Mau Bertamu Itu Salam dulu Kek,Baru Bertanya "


"Bi Saya ngak Usah Basa Basi,Bilang Aja Aditya datang "


"Iya Den "


Bi Sunti Segera menuju Kamar Tuan dan Nyonyanya Dan Segera mengetuk Pintunya.


Tok..Tok.Tok..


Tak Lama Ibu Tantri membukakan pintunya


"Ada Apa Bi " Tanya Bu Tantri dengan Ramah


"Itu Nyonya,Ada Den Aditya Datang "


"Aditya ? "


"iya Nyonya "


"Ada Apa Ya "


"Ngak Tau Nyonya,hanya Katanya Den Aditya Mau Ketemu Nyonya sama Tuan "


"Baiklah Bi,Suru tunggu Sebentar Ya "


"Baik Nyonya "


Bi Sunti pun Langsung Menuju Ruang tamu.


"Den,Aditya Tunggu sebentar ya.Nyonya Sama Tuan akan Turun sebentar lagi.Aden Mau Minum Apa biar Bibi Buatkan "


"Kopi Saja Bi,Gulanya Dikit Aja "


"Baik,Den "


Ibu Tantri dan Suaminya Langsung Menuju ke Ruang Tamu Menemui Aditya.Mereka Sempat Heran Kok Bisa Datang Dari LA menemui Mereka.


"Ibu Dan Ayahmu Gimana Kabarnya,Aditya "


"Baik Om...,Ibu dan Ayah juga Nitip Salam untuk Om dan Tante mungkin 3 atau 4 bulan nanti Ayah Dan Ibu Akan Ke Indonesia Mau Membicarakan Pernikahan,Tapi Sebelumnya Saya Ingin Tanyakan Kepastian Om Dan Tante " Kata Aditya Tanpa Basa Basi.


"Mau Menikah padahal kamu Sudah punya Tunangan,tapi aku Belum Punya Bukti akan Aku cari siapa Tunanganmu Aditya.Jangan Pikir kami Mau Di Bohongi oleh keluargamu,Untuk sementara Aku Sembunyikan dulu setelah Ada bukti baru aku akan bongkar kebusukanmu "


"Maaf Aditya,Om dan Tante Bukan Tidak merestui Kalian,Tapi Kami Menunggu Persetujuan Atika.Saat Ini Atika Fokus dulu gelar Dokternya Setelah Itu Kami Akan Infokan Kepada Kedua Orang Tuamu " Kata Ayahnya Atika Pak Tri


"Tapi Om,Saya Baru dari Tempat KKNnya Atika dan Katanya Semua Tergantung Om Dan Tante "Begini Saja Nak,Kita akan Bicarakan pada Saat Orang Tuamu Ada Di Indonesia Supaya Semua Berkumpul,Ada Kamu,Atika dan Kedua Orang Tuamu,Bagaimana ? " Tawar Ibu Tantri Mamanya Atika.


"Baiklah Om Dan Tante,Oh...ini ada sedikit Buah maaf Saya Harus cepat kembali ke LA lagi Karena Hanya 3 hari saja saya di Indonesia "


"Kok Buru-buru Nak " Tanya Pak Tri


"Iya Om,Saya Hanya mengerjakan proyek saya yang ada di Desa Sebrang Setelah Itu Harus Balik Lagi karena Disana Pekerjaan saya Juga Tidak bisa Ditinggal Lama Jadi Hanya 3 Hari saja Saya Di Indonesia,Hari Ini harus balik "


"Oke Baiklah,sampaikan Salam Kami Pada Ayah Dan Ibumu.Kami Menunggu kedatangan Kedua Orang Tuamu "


"Baiklah Om Dan Tante saya Permisi dulu,Assalamu Alaikum "


"Waaalaikum Salam "


Aditya Melangkahkan Kakinya Keluar dari Rumah Atika dengan Perasaan Kalut.Ditanya pada Atika Jawabnya Tergantung kedua Orang Tuanya sedangkan Ditanyakan Pada Kedua Orang Tua Atika Maunya Harus Ada Atika.


Dalam Perasaan Aditya Apa Mereka Benar-benar Ingin mereka Menikah Atau Hanya Tak Ingin Kedua Keluarga Tak Saling Salah paham Makanya Masih Diulur-ulur saja.


"Atika,Pokoknya Kamu Harus Jadi Milikku "


Aditya Menyetir Mobilnya Menuju Rumah Yang dulu di Tempati Sambil Memesan Tiket Pesawat,Dia Ingin Besok Sudah Harus Sampai Di LA,Dia Sudah Tak Sabar Bertemu Sonia.


Akhirnya Sampailah Aditya di kediamannya dan Terlihat Bi Aty sedang Menyiram Tanaman.


"Den,Aditya Kapan Datang " Tanya Bi Aty


"Sudah 2 hari yang lalu Bi,Hari Ini harus sudah Balik lagi ke LA "


"Boleh Bi,Bawa di kamar Saya Ya "


"Oke , Den Aditya "


"Saya Kekamar dulu Bi "


Aditya Melangkahkan Kaki Ke dalam Kamarnya.Pikirannya Sedang Kacau,Inginnya dia Segera Sampai Ke LA Agar Bisa Meluapkan segala Kekesalannya.


Dalam Kamar Dia Menelpon Fredy,menanyakan Perkembangan Hubungan Mahendra dan Atika.


"Fredy, Bagaimana ? "


"Aman Bos Tenang saja "


"Oke,Jangan Lupa Jalankan Perintah Saya "


"Siap Bos,Targer Sudah Di Tangan Tinggal Menjalankannya Saja "


"Dengar,Aku Ingin Terlihat Rapi Jangan Sampe Salah,Jika Kamu salah Aku Tak Bisa Mengeluarkanmu Dari Masalah Itu Lagi "


"Siap Bos,Dijamin Rapi "


"Oke Baiklah,Ingat Jangan Sampe Ketauan "


"Siap Bos "


Aditya Langsung mematikan sambungan Teleponnya,Dia Tak Ingin Mahendra Bahagia Bisa Dekat Dengan Atika.


Setelah itu Aditya Menelpon Sonia.


"Hallo Sayang "


"Kapan Kamu Balik Dari Indonesia Sayangku "


"Hari ini,Persiapkan Dirimu.Sudah 3 Hari Aku Tak Mencicipi Hidangan Lezat "


"Itu Sudah Pasti Sayang,Aku Akan Mempersiapkan diriku dengan baik Sehingga Kamu Tak Akan kecewa Tentunya ,muaachh"


"Baiklah Sayang,Aku Tutup dulu telponnya Aku mau Makan siang dulu setelah itu Aku Akan Berangkat "


"Bye-bye sayang,Miss u too "


"too me "


Aditya Mematikan Sambungan Teleponnya dan Tak Lama Bi Aty Membawakan Sop Iga dan Nasi serta Es Teh.


Aditya Langsung Melahapnya Karena Sudah Lama Tak Makan Sop Iga.


Bi Aty Tersenyum,Anak Majikannya Sangat lahap Memakan Makanan Buatannya.


Bi Aty Pun Keluar Dari Kamar Aditya.


****


Sementara Terlihat Atika Sedang membantu Persalinan Pasien.Ini kali Kedua Atika Bisa Membantu Langsung Dan Tampaknya Atika Mulai Bisa Mengendalikan dirinya Untuk Melihat darah.


Dokter Sinta Yang melihat Atika Yang tenang Mulai Tersenyum Tandanya Atika sudah siap Bahkan sangat siap menjadi Dokter Kali ini.Ajarannya Cara Mengendalikan Diri Pada Saat-saat Melihat Darah Sudah Atika Bisa Lakukan.


Owek...Owek..


Suara Tangisan Bayi Menggema Tanda Sang Malaikat Kecil Sudah Lahir Kedunia.Atika bersyukur kali Ini dia Tampak Tenang.


"Alhamdulillah,Ibu Melahirkan Bayi Perempuan yang sangat Cantik "


Atika Menyerahkan Anak pada Sang Ibu dan Ibu tersebut Mendekap Anaknya Untuk memperkenalkan Dekapan Sang Ibu agar sang Bayi Lebih Memahami Kontak Batin Antara Ibu Dan Anak.


"Atika,Selamat Ya.Kali Ini kamu Cukup Tenang Dan Saya Liat kamu Sudah siap menjadi Dokter Sesungguhnya "


"Trima Kasih Dokter,Tanpa Bimbingan Dokter Saya Pasti Akan Tetap Gagal "


"Jangan Menyerah Untuk Belajar,Jika Menyerah Tanda Kau Telah Selesai Artinya Udah Tamat "


"In Syaa Allah Dokter.Saya akan Terus Belajar


"Aamiin "


Sementara Mahendra Sedang membantu Dokter Antony Yang sedang menangani Pasien Yang Kemarin Kecelakaan.


"Jika Hari ini sudah Tetap Stabil.Besok Bapak Sudah Bisa Balik Ke Rumah tapi Jangan Lupa Tetap Kontrol Ya.Nanti Dokter Mahendra yang akan Membuatkan Surat keterangan rujukan Nanti."


"Baiklah Dokter .Trima Kasih Dokter Antony,Trima Kasih Dokter Mahendra "


"Sama-sama Pak.Semoga Bapak Cepat Pulih Lagi " Jawan Mahendra.


**** Jangan Lupa Komentar,Kritik,saran,Vote,Like,dan Beri Hadiah ya Readers "