MAHENDRA

MAHENDRA
Bab. 22



Gedung Mewah Terlihat dihiasi Bunga-bunga Indah.Hari Ini Pertunangan Aditya dengan Sonia Akan di Adakan Meriah.


Hotel The Ri** Carl*** sudah dihias Dengan Sangat Cantik Seakan akan Bukan Pertunangan Tapi Pernikahan.


Aditya sudah Memakai Jas Dan Sonia Juga Sudah Memakai Pakaian Yang Indah.


Acara Demi Acara Sudah Terlewatkan Bahkan Pertukaran Cincin sudah mereka Lakukan.Aditya Mengajak Sonia Berbicara Agar Besok dia bisa Berangkat ke Ind*n*s**.


"Ada Apa Sayang,Sepertinya Penting Banget deh "


"Maaf,Aku Harus Pamit sama Calon Istriku karena besok Aku Harus berangkat.mungkin hanya seminggu saja Setelahnya Kita akan Mempersiapkan Pernikahan Kita "


Sonia Terdiam Sebenarnya dia Sangat Berat Hati mengizinkan Aditya Pergi Setelah Hampir 4 tahun Dan Skrng Harus Pergi lagi.


"Hmm.. Apa Aku Boleh Ikut Serta? Aku Tak ingin Pisah Denganmu Sayang " Kata Sonia Dengan Manja.


Aditya Kelagapan Dan Jadi Salah Tingkah Bagaimana bisa Sonia akan berangkat Dengannya Bisa Kacau Semua Rencananya.Aditya Berfikir keras Bagaimana Membujuk Sonia Agar Tidak Akan ikut dengannya.


Akhirnya Dia Punya Ide.


"Sayang,Disana Tak Ada yang mengawasi Kita Dan Pasti Orang Tuamu Tidak Akan Mengizinkan Kamu Ikut denganku,Disana hanya Ada Aku Dan Tak Ada Keluargaku "


"Berarti Kamu ngak Bisa Menjagaku Ya sayang,mau dimana Saja Aku Akan Senang Asal Berdua Denganmu"


Aditya Sudah tak Bisa Berkata Apa-apalagi jika sudah begini Adanya.


"Sayang,Aku Hanya sebentar saja.Baiklah tak Sampe Seminggu 3 hari sudah cukup untuk urusanku disana.Kita Khan Masih Bisa Video Call" Ucap Aditya Sambil Memeluk Sonia.


"Tapi Ini Malam Kamu Harus Menemaniku sebelum berangkat ya "


"Apapun untukmu sayang " Aditya Menge*cup bi*ir Sonia


Akhirya Dua Sejoli Itu Larut dalam Buaian sesa*pan ke*cupan Tanpa Memperdulikan Orang-orang di sekitarnya.Bagi Mereka Lumrah Untuk Seseorang yang sudah Bertunangan Bahkan permintaan Sonia Pasti Menguras Tenaga Aditya Tapi bagi Aditya tak Masalah Asal dia bisa Berangkat ke Indo**** nanti.


****


Setelah Pulang dari Puskesmas Mahendra Segera mengemasi Barang-barangnya Untuk dibawa kerumah Kakek Rangga.


Dia Pun Berpamitan Pada Pak Tedy dan Istrinya.


"Maaf,selama Mahendra nginap disini sudah Merepotkan "


"Tidak Merepotkan Kok,kami malah Senang Sudah Bisa Membantu Nak Dokter "


"Trima Kasih Pak,Bu Semoga Allah Membalas Kebaikan Bapak dan Ibu Tedy "


"Aamiin "


Ketika didepan rumah Ternyata Atika Sudah Menunggu Mahendra.


"Mahen,Hati Hati Dijalan Ya.Semoga kamu Betah Disana Dan Jangan Lupa Jemput Aku Besok Ya "


"Baik Cantik,Itu sudah Pasti " Atika Tersipu Malu.


Mahendra Meletakkan Barang bawaannya di Belakang Motornya Dan Mengikatnya.


Setelah Selesai Dia Segera Membunyikan motornya dan Pamit Pada Mereka Semua yang Mengantarkan Mahendra Juga,Ada Pak Rt,Ibu Rt,Pak Tedi,Ibu Komar Dan Atika.


Motornya Mahendra pun Membelah jalanan Menuju Rumah Kakek Rangga.Nampak Sepi Jalanan Karena Memang Jalanan Sepi di Pedesaan.


30 Menit Kemudian Sampailah Mahendra didepan Rumah Kakek Rangga.


"Assalamu Alaikum "


"Waalaikum Salam,Nak Mahendra Masuk Saja Dan Nanti Bi Asih Akan menunjukkan Dimana Kamar Nak Mahendra "


"Trima Kasih Kakek,Saya Simpan dulu Barang-barang bawaan Saya Dulu kedalam Kamar Ya Kek "


" Oke Kakek,saya Permisi Dulu "


Mahendra Pun Langsung Masuk Ke dalam kamar Yang sudah di Siapkan Bi Asih dan Tak Lupa Dia Mengerjakan Sholat Dulu walau Agak Telat Karena Perjalanannya Kerumah Kakek Rangga.


Setelah Sholat Mahendra Mengetuk Pintu Kakek Rangga.


Tok..tok..tok..


"Masuk Nak " Suara Kakek Rangga Terdengar Dari Dalam Kamar


"Bagaimana Keadaan Kakek " Tanya Mahendra Yang Telah Duduk di Sofa Kamar Di sampingnya Kakek Rangga.


"Begini Nak,Saya Tau Kamu Hanya Calon Dokter dan Akan Bertugas selama 3 bulan di Desa Ini,Jadi Saya Juga Ingin Kamu Nyaman Di Dalam Rumah Saya.Anggap Saja Rumah ini Rumahmu Dan Soal Gaji Sudah Saya Lampirkan Dalam Surat kontrak Ini "


Kakek Rangga Menyerahkan Berkas Pada Mahendra,Mahendra Membacanya dan Dia Terkejut dalam 3 bulan Ini Akan di beri Gaji 5jt/bln Bahkan Setengah Gajinya di Toko Y.


"Kakek,Apa Tidak Terlalu Banyak gajinya kek.Aku Hanya mengawasi kakek dari Jam 3 sore sampai Malam.Tapi Kok Gajinya Besar Sekali "


"Kakek Tidak Keberatan Nak,untuk Kakek Asal Kamu Bisa Dengan Baik Merawat Kakek dan betah di Rumah ini itu yang paling penting,untuk kakek buat Apa Uang banyak Tapi Kehidupan Cukup sepi "


Mahendra Cukup heran Juga mengapa Kakek bisa Sendirian di rumah Besar dan hanya ada Art saja.


"Maaf Kakek,jika Saya Lancang.Keluarga Kakek Ada Dimana Sekarang "


Kakekpun Menceritakan Kehidupannya.Kakek hanya Punya Satu Anak Dan Kehidupannya Cukup Bahagia sampai Tragedi Itu Terjadi


flashback On*


"Ayah. Aku,Istriku Dan anak-anak mau berlibur KeBali.Ayah Apa Ngak Mau Ikut ?


"Ayah Tak Bisa Ikut Nak,Kesehatan Ayah Agak Menurun "


"Baiklah ,Ayah Tak Masalah Nanti Jika Ayah Sudah Agak Mendingan Bisa Kita Sama-sama Lagi Liburan.


Setelah Berpamitan Mereka Menuju Bandara Dan Segera Terbang ke Bali.Setelah 1 Jam Masih Tak Ada Kabar Berita dan Ternyata Ada kecelakaan Pesawat dan Itu Pesawat Yang di tumpangi Anak dan Menantunya bahkan Cucunya.


Tak Ada Satupun Yang Selamat.Mereka Hanya meninggalkan Warisan buat Ayahnya dan Sekarang Kebahagiaan Kakek Rangga Tak ada Gunanya Tanpa Anak,Menantu dan Cucunya


Flasback Off*


Itulah Mengapa Kakek Rangga Hanya sendiri dan Hanya di Temani ART.Apalagi Jika Penyakit Epilepsinya Kambuh Bahkan kakek Rangga Sampai Tak Ingin Hidup Lama Lagi Sampai Dokter Antony Yang Merawat Tapi Karena terlalu jauh dari Rumah Dokter Antony Jadi Dia Menyarankan Mahendra Untuk Tinggal dengan kakek Rangga Apalagi Mahendra Cukup ramah dan Pasti Kakek Rangga Agak Senang ngobrol dengan Mahendra.


"Maaf Kek,bukannya Saya mau buat Kakek Sedih.Sekarang Kakek anggap Saja saya Cucu Kakek sendiri "


"Iya Nak,Makanya Kakek memberimu Gaji segitu biar anggap Saja Itu Uang Jajan Kamu"


"Kayaknya kamu belum Punya Hp ya,"


"Iya kek,Gaji saya di Toko Y Hanya cukup buat cicilan Motor dan Untuk Biaya Kuliah.Saya Tak Pikir Untuk HP dulu "


"Ambillah HP Ini,Kakek Punya 2 Hp Jadi Yang satu Kamu ambil Saja "


"Trima Kasih Kakek,Kakek Baik Banget.Semoga Penyakit Kakek Cepat sembuh agar Bisa Beraktifitas Lagi Seperti Biasa "


"Aamiin,Dan Ini uang Gaji Awalmu.hitunglah Dulu 5 jt "


"Ngak Usah diHitung Kek,saya Percaya Akan Kakek Yang tak Mungkin Menipu saya "


Tak Lama Terdengar Pintu diketok Dari Luar Ternyata Bi Asih Mengatakan bahwa Makan malamnya Sudah Siap.


Mereka Pun Menuju Meja Makan,Mahendra Meminta Kakek Rangga Makan Tepat Waktu dan jangan Banyak pikiran.Mahendra Akan berusaha Agar kakek Rangga Tidak kesepian Bahkan Mahendra Sudah Menganggap Kakek Rangga Adalah Kakeknya Sendiri.


****Jangan Lupa Komentar,Kritik,Saran,like,vote dan Beri HadiaH Untuk Author Recehan ini Ya Reader Cantik dan Ganteng 🙏