Love

Love
23. Perasaan di hati



.Momy Evelyn merasa lega karena keputusan Ambressio yang mencoba menyingkirkan luka itu. Dan memulai dari awal lagi agar semua kembali pada tempatnya walau tidaklah mudah, tragedi ini juga bukanlah disengaja. Namun oknum itulah yang sakit, tampa hati dan pikiran dia menghancurkan ikatan persaudaraan. Semoga semua akan berakhir bahagia, batin wanita paruh baya itu. Suaminya memang tidak bersama karena harus mengurusi perusahaan pusat di NY. Akan tetapi Momy Evelyn selalu memberikan kabar dengan Vidio call bahkan foto cucu bayinya dia kirimkan dan dia juga berencana pulang NY untuk menemani sang suami. Cucu perempuannya sudah mandiri karena Cindy mendidiknya begitu, walaupun mereka bersama tidak lama, namun semua ajarannya selalu di ingat oleh anak-anak.


Lagipula mereka akan berkumpul setiap pekan atau liburan sekolah. Dan dia merasa Reynald akan baik-baik saja lagi pula dia sudah dapat menerimanya. Mereka akan selalu bersama setiap weekend atau liburan sekolah.


Lain halnya dengan kehidupan Celine Cartwright, wanita itu pekerjaannya hanya merawat tubuhnya dan mengacuhkan keluarga nya. Dia sengaja mengganti nomor telepon, dan apartemen lamanya dia jual dan membeli yang baru dan lebih besar dari yang lama. Dia juga masih saja menyimpan barang-barang berharga, selain itu dia menjauhi rekan kerjanya dan sahabat nya. Karena keadaannya sekarang hanya sekedar wanita pemuas nafsu. Dia tak keberatan di manfaatkan seperti itu selama ada uang dan kemewahan. Saat ini dia duduk santai di ranjang di sebuah hotel mewah di luar negeri karena dia diajak kencan Frederick selama beberapa hari. Tentunya tanpa sepengetahuan lelaki sugar Daddy Jacobs. Dia mengiyakan karena selain royal dia juga termasuk pria gagah dalam segalanya. Lelaki itu sedang menemui koleganya di restoran hotel. Celine Cartwright sedang membaca artikel gosip tentang keluarga Cassiedy. Dia membaca mengenai Ambressio yang memiliki istri dan bayinya kembar. Juga tentang Reynald yang menduda semenjak sang istri meninggal. Alisnya terangkat dan tersenyum licik. Bagaimanapun lelaki itu pernah menikah diam-diam, lalu siapa istrinya? Di manakah wanita itu? batin nya. Sedangkan istri Ambressio tidak di expos identitas nya. Ini akan seru jika ada yang mengetahui berita terbaru Reynald atau pun Ambressio. Kenapa kalian tidak tertarik padaku? batin nya bertanya-tanya. Ceklek suara gagang pintu diputar nampak lelaki itu datang dan langsung membuka pakaiannya. Celine Cartwright meletakkan gawainya di nakas lalu bangkit berdiri dengan membusungkan dadanya yang besar menyambutnya dengan ciuman. Dengan sekali sentakan gaunnya robek tampa bentuk mereka melakukan itu berulang kali.


Kyeowook Cartwright sudah mengetahui Ambressio dan Reynald sudah bersama lagi. Dia geram bagaimana mereka tetap akur setelah jebakannya Rodrigo Cartwright. Wanitanya dijamah sang adik dan ia melepaskan nya tampa keributan berarti. Dia juga mengetahui jadwal Reynald dan Ambressio. Akal licik nya sudah berputar di kepalanya. Yang disesalkan adalah Rodrigo Cartwright sudah kehilangan file video panas itu yang belum sempat dirilis bahkan dia tidak membuat file cadangan, sedangkan Celine Cartwright juga menghilang bersama video saat itu ia meruntuki karena lupa meminta salinannya sungguh tidak berguna, makinya.


Di sebuah cafe ternama NY berkumpul nya nyonya sosialita berkedok arisan dan investasi mereka memamerkan barang-barang branded dan perhiasan permata.


"nyonya Cartwright bagaimana dengan rencana liburan kita kau jadi ikut bergabung kan?" , tanya seorang wanita dengan bergaun merahnya.


"Maafkan aku. aku rasa aku akan melewati nya saja" , jawabnya dengan tersenyum kaku.


"Kau selalu saja melewati acara-acara yang sering kita adakan. Semenjak putrimu meninggal kau selalu berdalih terus. Apakah perusahaan suami mu sudah gulung tikar?", sindir wanita berpakaian hitam ketat yang duduk di seberang nya dengan memakai perhiasan yang besar dan mengayunkan minuman di tangannya. Rosario Cartwright menatapnya, bukan wajah yang di tatapnya melainkan yang dilihat nya adalah gelang berlian keluaran model terbaru. Lagi-lagi wanita itu hanya tersenyum saja, sebenarnya ia ingin memiliki perhiasan itu dan tas branded keluaran terbaru tapi apa mau dikata, suaminya sudah tidak memiliki uang seperti dulu lagi. Tapi dia juga ingin tampil cantik dan bergaya. Dia bahkan menyamar untuk membeli beberapa perhiasan imitasi agar terlihat glamor. Kapan lagi ia bertemu dengan Celine Cartwright, anak nakal itu pergi kemana?, gumamnya geram.


Bayi Ayana dan bayi Revano sudah mulai belajar berdiri Cindy terkadang mengajaknya jalan-jalan bersama kedua putrinya di dampingi Sammy. Ya lelaki itu masih melakukan tugasnya menjaga anggota keluarga Cassiedy. Terkadang mereka membuat kejutan muncul di perusahaan dan makan bersama di ruangan Ambressio atau ruangan Reynald. Mereka begitu menikmati kebersamaan itu.


"Lihatlah wanita itu datang lagi dengan bayi-bayi mungil itu untuk menjeratnya." bisik-bisik dari karyawan wanita yang berpapasan dengan Cindy yang mendorong stoler bayi yang di duduki dua bayi nya. Dia sudah janjian dengan Ambressio untuk makan siang bersama.


Di pinggiran kota seorang lelaki muda termenung di kursi balik kemudi nya memandangi foto di galeri phonsel nya. " Apa kabarmu nona cantik dan bagaimana kabar bayimu ? Apakah kalian baik-baik saja?", desahannya . Lelaki itu adalah Gathan, pria yang membantu Cindy melarikan diri dari suaminya dan keluarga. Lelaki itu sudah jatuh cinta padanya. Pada wanita yang sudah di tolongnya dulu. Dia juga membaca rubrik di internet situs gosip yang memuat tentang keluarga Cassiedy, ia masih ingat wajah Ambressio namun gambar wanita pujaan hatinya tidak di muat di halaman itu. Mungkin di rahasiakan juga gambar anak-anak sang pewaris. Lelaki itu begitu merindukan sosok wanita itu. Dia bahkan mengikuti ajang perjodohan namun masih belum berhasil melupakan rasa cinta nya.


Lain halnya dengan Nyonya Hana yang masih bekerja di rumah sakit, wanita itu menatap galeri foto yang memuat fotonya Cindy dan bayinya, jiwanya terhibur karena dia sudah mendapatkan keinginannya untuk membantu Cindy dulu setidaknya itulah yang mengurangi rasa bersalahnya pada putrinya yang meninggal dengan mengenaskan. Walaupun sekarang dia sudah tidak bertemu lagi dia masih dapat membaca kabar Cindy melalui media elektronik. Hatinya menghangat setelah melihat fotonya Cindy.


Di ruangannya Ambressio mereka hanya berempat, lelaki itu mencuri ciuman sang istri yang duduk melayaninya makan dengan cara menyuapinya sedangkan dia bercanda dengan anak-anak yang duduk di stoler bayi. Cindy hanya menggeleng kan kepalanya gemass, karena sudah menjadi kebiasaan Ambressio memang seperti itu. Dan setelah selesai dia mengantarnya ke lobi perusahaan dan Sammy sudah menunggunya, mereka menuju ke kediamannya Reynald. Karena mereka memutuskan untuk tinggal bersama dan juga Reynald yang mengusulkan itu daripada harus mondar mandir dan demi kenyamanan para balita.


Mereka masih tinggal di kamar tamu dan disebelah kanannya di sulap tempat bermain anak-anak. Dengan baby sitter yang dipekerjakan Reynald tampa meminta persetujuan dari Ambressio atau pun Cindy. Tugas Cindy hanya mengasuh anak-anak dan dia juga diberi kebebasan memasak dan menjahit karena itu sudah menjadi hobinya.


Di bandara kota A Jacobs melihatnya, Celine Cartwright bergandengan mesra dengan Frederick, mereka berpisah di jalan. Tak lupa mereka bercumbu sekejap di parkiran lalu naik kendaraan pribadinya sendiri-sendiri. Jacobs meminta sopirnya mengikutinya. Rupanya Celine Cartwright pulang ke rumah yang disediakan oleh dia. Lelaki itu masuk ke dalam kamar tepat saat Celine Cartwright hendak menutup pintunya. Lelaki itu langsung menariknya dan mencumbui nya tampa jeda. Celine Cartwright melayaninya sebagaimana mestinya. Jacobs melakukan hubungan **** dengan kasar, tampa pemanasan. Sebagai tanda kemarahannya pada wanita itu. Celine Cartwright tak melakukan perlawanan terhadap nya. Setelah selesai Jacobs menyalakan cerutunya dan menghembuskan nafasnya ke arahnya.


"Kenapa kau bersamanya tampa ijin padaku? Aku melihatmu tadi si bandara", tanyanya sambil duduk di kasurnya.


Celine masih tiduran tampa berusaha menutupi tubuhnya yang polos hanya tersenyum melihat tingkah laku Jacobs. Kemudian dia mendekat kan tubuhnya merapat ke Jacobs dan berkata,


"Sayang kamu ada urusan bisnis dan tidak mengajakku. Aku kesepian, lagipula hubungan kita saling membutuhkan dan melengkapi. Sayang... sekali lagi maaf. Sudah lama kamu tidak mengirimkan uang saku. Tapi aku masih disini menunggu untuk bersama mu..." jawabnya manja dengan mengusap perutnya Jacobs dan sesekali menciumi nya.


"Kucing nakal", Jacobs meletakkan cerutunya dan bersiap untuk melakukan nya lagi tapi di tahan Celine Cartwright. " Mhmm...tahan sayang, kali ini aku minta hadiah barang boleh?", tanyanya.


"Apa sayang... mhmm?", tanyanya tidak sabaran tangannya sudah bergerilya ditubuhnya.


"Aku ingin kepemilikan rumah ini atas namaku." katanya manja. Jacobs memicingkan matanya. "Kenapa?", tanyanya. "Investasi jika kamu nanti nya bosan sama aku...jadi ada tempat aku berteduh sayang", jawabnya dengan mencium bibir sedikit sesapan untuk menggoda nya.


"Kau takutkan aku pergi darimu?", tanyanya dan Celine Cartwright mendesah karena tangannya Jacobs sudah menyentuhnya. "Mhmm...ya "


"Asal performance mu ok sweet heart" bisiknya, langsung tampa banyak bicara keduanya saling bertautan dan memadu kasih tampa henti.


Cindy memperhatikan Reynald bermain bersama bayi Revano di halaman belakang bersama dua gadis kecilnya. Bercanda ria begitu bahagia bersama anak-anak. Cindy masuk berjalan ke arah pantry memasak karena sudah waktunya makan siang. Sedangkan bayi Ayana bersama Ambressio di kamarnya. Entah apa yang dilakukannya tidak keluar dari tadi. Cindy tadi asyik di studio nya merancang dan menjahit bajunya dan anak-anaknya. Asisten Flow yang datang mengambil desain nya. Hari ini adalah weekend semuanya memutuskan hanya berdiam diri di rumah. Tak ada kegiatan jalan-jalan. Ambressio selalu pulang telat entahlah apa yang dikerjakannya. Sedangkan Reynald selalu pulang tepat waktunya. Semua hidangan sudah masak. "Tolong ditata sesuai arahan ku, terimakasih." Cindy memberikan instruksi kepada dua orang maidnya. Dia pun masuk ke kamarnya. Disana ia melihat ayah dan anak tidur bersama. Menggemaskan, katanya dalam hati. Dia pun duduk di sampingnya. Mengusap rahang sang suami. Saat Ambressio membuka matanya. Cup ... cup... Dua kecupan mendarat di bibirnya. Cindy tersenyum menatapnya. "Waktunya makan siang sayang. Ajak kakak ya? Tolong bawa Revano kesini? Terimakasih." katanya dengan manja. Ambressio hanya tersenyum dan mengangguk. Sebelum turun dia meminta ciuman lagi. Dan di turuti oleh Cindy.


Di meja makan. "Kenapa momy tidak iku? " tanya Sarah.


" Karena Ayana tidur dan Revano masih terjaga jadi mom putuskan hanya di kamar saja bertiga." jawab Ambressio. Revalia mengangguk mengerti.


"Kau baru bangun tidur?", tanya Reynald. Ambressio hanya mengangguk. "Bagaimana dengan .perkembangan kasusnya." lanjutnya Reynald bertanya.


"Masih dalam investigasi, jangan khawatir perlahan dan pasti ada titik terang dan beberapa bukti sudah ada, mereka menemukannya aku yakin itu dapat mengikat kedalam jeratan hukum." jawab Ambressio meyakinkan kan.


"Bagaimana dengan pergerakannya? Kau ada ide untuk itu?", kembali Reynald bertanya.


"Dia tenang-tenang saja kegiatan nya masih rutin seperti mu hanya pergi dan pulang ke kantor dan istri nya sesekali berkumpul-kumpul dengan sosialitanya." jelasnya, Reynald berdecak sebal. Ambressio hanya meringis.


Seusai makan Ambressio berinisiatif membawakan makanan untuk Cindy ke kamarnya. Wanita itu hampir terlelap menemani dua buah hatinya yang tidur siang. Ambressio meremasi pantatnya agar wanitanya terjaga. "Aku bawakan makanan sayang ", bisiknya. " Aku tahu itu tidak gratis kau pasti meminta imbalan", jawabnya berdecak kesal. "Kau mengenal hatiku yang terdalam sweat heart." Mereka pun saling berciuman dan Cindy bangkit dari tempat tidur, sedangkan Ambressio mengangkat dress-nya langsung digendongnya menuju sofa panjangnya. Dan terus bercumbu Ambressio hanya mengenakan celana pendek dan t-shirt sudah ia lepaskan saat mendekati sang istri. Mereka melakukan percintaan itu di sofa dalam durasi panjang karena Ambressio memanjakan sang istri dengan sentuhan dan cumbua nya.


Semua penghuni rumah memang sudah istirahat siang dan rumah sepi karena itu dia meminta bercinta dengan Cindy. Bagaimanapun ia harus menjaga perasaan kakaknya yang notabene mantan suaminya Cindy. Mereka pasti masih ada perasaan yang tersembunyi itulah yang dipikirkannya.


Di kediaman Kyeowook Cartwright. Lelaki itu terdiam di ruang kerjanya. Dia meneliti foto-foto yang di atas mejanya dengan serius. Foto-foto keluarga Cassiedy yang menggambarkan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari nya. Kyeowook Cartwright memang tidak pernah keluar rumah namun ia selalu mendapatkan laporan dari anak buahnya lewat kurir yang di kirimkan ke perusahaan jadi sepintas seperti untuk keperluan kerja. Lelaki itu menyeringai liciknya. Memperhatikan foto-fotonya serangkaian kegiatan itulah yang akan membuat dia mendapatkan ide untuk kembali menyakiti keluarga besar Cassiedy.


Lelaki itu sudah gelap mata dan hatinya sudah mati, bagaimana dia terus memikirkan balas dendam padahal dia sendiri yang tamak memanfaatkan segalanya bahkan mengorbankan Amalia Cartwright putrinya yang penurut dan sangat menyayangi nya dan berusaha menyenangkan hatinya. Perusahaannya jatuh bangkrut juga karena management nya yang buruk, karena gaya hidup yang tidak sehat, penuh kemewahan. Tanpa adanya sumber pemasukan yang imbang, mereka juga kehilangan investor dan pemegang sahamnya. Reynald lah yang banyak membantunya, namun lelaki itu abaikan kebaikan yang sudah diberikan, nyatanya dia memojokkan rasa bersalah Reynald untuk mengambil keuntungan materi walaupun tidak sesuai dengan keinginan Reynald memberikannya juga, dan perusahaan tersebut di akusisi atas nama RCC Company, yakni masuk dalam anak perusahaan keluarganya.