I'M Sorry

I'M Sorry
Bab. 89



Salsa menikmati makan siangnya dengan lahap.Semenjak hamil,nafsu makannya memang meningkat.Porsi makannya kini bertambah dua kali lipat.



"Sayang,,sayur sama buahnya dimakan juga...!!Biar dede bayinya sehat.... "ucap Sakha saat melihat Salsa yang terlalu banyak memakan seafood.



"Iya...iya...ini aku pake sayur kok...!!"Salsa menunjukkan sayuran yang ada di piringnya.



"Dikit banget sih...??tambahin lagi dong sayurannya...!!Biar dede bayinya sehat dan kuat...!!"Sakha menambahkan beberapa menu sayuran ke piring Salsa sehingga piring Salsa terlalu penuh.



Salsa langsung cemberut seketika.Pasalnya dia sudah merasa kenyang.Akhirnya,dia meminta Sakha lah yang menghabiskan makannya.Papa,mama dan bunda yang melihat tingkah mereka sampai tertawa.


.


.


.


Tak terasa usia kandungan Salsa sudah memasuki waktu melahirkan.Saat ini,Sakha ditemani oleh mama,papa dan juga bunda tampak duduk di ruang tunggu sebuah rumah sakit dengan resah.Dia merasa tidak tenang karena tengah menunggu Salsa yang sedang ditangani oleh dokter di dalam ruangan operasi.Sesekali Sakha terlihat mondar mandir karena menghawatirkan kondisi istri dan calon bayinya.Dia merasa begitu takut karena sudah dua kali dia gagal menjadi seorang ayah.



"Sakha...kamu jangan gelisah gitu...!!Kamu yang tenang...!!Banyak-banyak berdo'a buat Salsa dan bayinya...!! "Ucap mama yang lama-lama sedikit kesal karena melihat Sakha yang mondar mandir tak karuan.



Sakha lalu kembali duduk di sebelah mama.Dia kini sibuk berdo'a untuk keselamatan istri dan juga bayinya.



Tak lama.kemudian,pintu ruang operasi terbuka.Perawat mendoronh tubuh Salsa yang terbaring diatas brankar serta di belakang tampak seorang perawat yang tengan menggendong bayinya.



"Selamat ya tuan...sekarang anda sudah menjadi seorang ayah...Bayi anda laki-laki dan kondisinya sehat...!!"ucap dokter yang membantu persalinan Salsa.



"Te-terimakasih dokter...!!"jawab Sakha terbata-bata.Dia masih belum percaya bahwa kini dia telah menjadi seorang ayah.Bahkan saat dokter telah berlalu,Sakha masih diam mematung ditempatnya.



"Sakha...kamu gak mau lihat anak kamu...??"



Sakha tersadar saat pundaknya ditepuk oleh sang mama.Rupanya Salsa dan bayinya telah dipindahkan ke ruangan rawat inap.



"Eh...i-iya ma...!!"Sakha segera mengikuti langkah mama Elina yang berjalan menuju ruangan tempat Salsa dan bayinya dirawat.




"Kamu mau coba gendong...??"tanya bunda.



Sakha pun menganggukkan kepalanya.Bunda memberikan bayi itu dengan hati-hati serta menjelaskan kepada Sakha bagaimana cara menggendong bayi.



Meski masih sedikit kaku,tapi Sakha akhirnya bisa menggendong bayinya.Dia tersenyum,lalu melangkah menghampiri Salsa yang masih terbaring lemah.



"Sayang,,dia ganteng banget...Mirip sama aku kan...??"ucap Sakha sambil mendekatkan bayinya kepada Salsa.



Salsa menatap bayinya dengan bahagia.Dia merasa terharu karena kini telah menjadi seorang ibu.Tanpa sadar,matanya menitikkan air mata.



"Iya...dia ganteng...!!Kamu mau kasih nama siapa...??"tanya Salsa sambil mengusap air matanya.



"Aku belum tau...Kalo kamu gimana...??Kamu udah siapin nama belum buat dia...??"Sakha malah bertanya balik.Jujur,dia memang sama sekali belum menyiapkan nama untuk sang buah hatinya.



"Aku sebenernya udah nyiapin nama buat dia...Saveri Abel Alterio...yang artinya anak laki-laki yang bersinar seperti bintang dan selalu memberikan nafas kehidupan bagi keluarganya..."ucap Salsa panjang lebar.



Sakha menganggukkan kepalanya.Dia merasa nama yang diberikan Salsa memang cocok untuk anaknya."Oke...bagus namanya...Tinggal ditambahin Erlangga aja...Biar sama kayak aku sama papa...!!"jawabnya.



"Saveri Abel Alterio Erlangga....bagus...!!"Salsa kembali mengejakan nama untuk anaknya.Mereka berdua sepakat untuk memakai nama itu untuk buah hati mereka.



Tampak bayi mereka menggeliat di dalam gendongan Sakha.Sakha dan Salsa langsung tersenyum melihat tingkah bayi mereka yang begitu menggemaskan.



Sakha dan Salsa merasa bahagia.Mereka mengucap syukur dalam hati karena akhirnya apa yang mereka inginkan selama ini telah mereka dapatkan.Salsa dan Sakha berharap mereka bisa menjadi orang tua yang baik bagi anaknya.


*Selesai*


Terimakasih bagi yang sudah setia mengikuti kisah Salsa dan Sakha.Akhirnya Salsa dan Sakha udah punya baby dan mereka hidup bahagia...