
Pagi ini Salsa sudah merasa sehat.Perutnya sudah tidak sesakit kemarin dan hari ini dia sudah bisa berangkat kuliah bersama Sakha.
Saat tiba di kelas,baru ada beberapa mahasiswa yang sudah datang karena kelas baru akan dimulai tiga puluh menit lagi.Salsa menggunakan kesempatan itu untuk pergi ke toilet karena tiba-tiba saja dia merasa ingin buang air kecil.
"Mau dianter...??"Sakha menawarkan untuk mengantar Salsa.
"Gak usah,,cuman deket juga...!!"
"Yaudah...hati-hati ya...!!"
Salsa menolak tawaran Sakha dan langsung berjalan menuju ke toilet yang tak jauh dari ruang kelas mereka sementara Sakha kini telah duduk di kursi paling belakang.
"Ka...ini kan malam minggu...nanti malem jalan yuk...!!Sama anak-anak yang lain...!!Selama ini kan lo gak pernah ikut ngumpul sama kita...!!"Rendi yang duduk tepat di depan Sakha mengajak Sakha untuk jalan bersamanya dan teman-temannya.
Selama ini Sakha memang jarang ikut berkumpul dengan teman satu kelasnya.Bukannya Sakha tidak mau bergaul dengan mereka,tapi dia tidak suka karena Rendi dan teman-temannya selalu mengajaknnya ke club malam.Dulu saat masih sekolah,Sakha memang pernah pergi ke tempat seperti itu.Tapi sejak dia bersama Salsa,apalagi setelah menikah Sakha sudah tidak berminat untuk pergi ke tempat seperti itu.Dia lebih memilih menemani Salsa jalan-jalan ataupun belajar dirumah.
"Kemana...??Kalo ke club gue gak mau gue..!!"jawab Sakha tegas.
"Yaelah...cupu banget sih lo...!!Mumpung masih muda,seneng-seneng lah...!!"Rendi terus mendesak Sakha agar mau ikut dengannya.
"Gak ah...!!kalo cuman mau seneng-seneng gak usah ke club gue juga udah seneng kali...!!"Sakha masih kekeh menolak ajakan Rendi kalau cowok itu mengajaknya ke club malam.
Rendi menghela napas."Yaudah...lo maunya dimana...??Kita ngikut deh...tapi elo yang traktir ya...!!"
"Kalo cuman traktir mah gampang,,di tempat gue aja...!!Kalian boleh makan sepuasnya...!!"Sakha menawarkan untuk makan di restoran saja karena dia tidak mau pergi kemana-mana tanpa Salsa.
"Oke...tar malem ya...!!Jangan lupa share lokasinya...!!"Rendi akhirnya mengikuti kemauan Sakha.Lumayan lah,,makan gratis..pikirnya.
Sesaat kemudian Salsa telah kembali dari toilet dan disusul oleh mahasiswa lain yang mulai berdatangan.Tak lama,dosenpun masuk dan mulai memberikan materi kepada mahasiswanya yang seketika langsung bungkam melihat dosen memasuki kelas.
.
.
.
Malam ini Sakha tidak mengajak Salsa jalan-jalan karena telah berjanji pada Rendi untuk mentraktir nya makan.Salsa tidak merasa keberatan akan hal itu.Lagipula dia masih bisa berjalan-jalan dengan Sakha keesokan harinya.Karena merasa bosan,Salsa memutuskan untuk pergi keruangan pak Wildan.Sakha dan Salsa memang sering belajar kepada pak Wildan tentang cara mengelola bisnis.Itulah sebabnya Sakha merasa enggan untuk berkumpul dengan teman-temannya di club malam.Saat ini dia hanya ingin bisa menyelesaikan kuliahnya tepat waktu dan kembali ke Bandung untuk mengurus perusahaan milik papanya.
Rendi dan beberapa teman lainnya telah tiba di restoran.Dia begitu takjub mengetahui bahwa teman sekelasnya itu ternyata cukup kaya juga.
"Ka...lo ikutan duduk sini dong...!!"Rendi mengajak Sakha untuk ikut duduk bersama Rendi dan ketiga teman lainnya yaitu Sandy,Rio dan Vina.Sakha tampak mengerutkan keningnya karena melihat Vina ternyata ikut bergabung dengan mereka.Apalagi saat Rendi sengaja memintanya untuk duduk di sebelah Vina.
"Apa sih maunya ni anak...??"Batin Sakha.Dia merasa heran karena sepertinya Rendi selalu mengompori Sakha untuk mendekati Vina.Padahal dia tahu kalau Sakha sudah punya Salsa.
"Kalian pesen dulu aja,biar gue catet pesenannya....!!Soalnya tamunya banyak,,yang lain masih sibuk ngelayanin tamu...!!"Sakha mencari alasan agar dia tidak harus duduk di dekat Vina.Setelah mencatat pesanan teman-temannya, Sakha segera menuju ke dapur untuk memberikan catatan pesanannya kepada mas Angga.Baru kemudian kembali bergabung dengan teman-temannya.Tentunya Sakha memilih duduk di tempat yang agak jauh dari Vina yaitu disamping Rio.
"Jadi lo tinggal disini ka...??"Vina tampak berbasa-basi mengajak Sakha mengobrol.Sakha hanya menjawab pertanyaan Vina dengan anggukan kepala lalu memilih untuk mengobrol dengan Sandy dan Rio sambil menunggu makanan mereka datang.
"Ka,,kok Vina lo cuekin sih....??Kan kasihan dia gak ada temennya....!!"Rendi tampak protes karena Sakha malah mengabaikan Vina.Gadis itu kini tampak sedih dan hampir menangis.
"Lah,,kok lo malah protes sih...??Kan elo yang ngajak dia kesini...Ya lo temenin lah...!!"
Rendi ingin membalas ucapan Sakha,tapi mbak Lala keburu datang dan membawa pesanan mereka bersama dua pelayan lainnya.Dia kini memilih menikmati makanan gratisannya daripada berdebat dengan Sakha.
"Vin,,kok lo bisa ikutan sih...??Gue malah gak tau lho kalo lo mau ikutan...!!"tanya Rio yang memang tak tahu kalau Vina juga ikut berkumpul dengan mereka.
"Gue tadi ketemu Vina pas beli minuman di minimarket...karena dia gak ada acara ya gue ajak kesini aja sekalian...!!"Rendi lah yang menjawab pertanyaan Rio.Sementara Vina yang ditanya hanya mengangguk membenarkan ucapan Rendi.Tentu saja mereka berdua berbohong.Rendi sengaja mengajak Vina bersamanya dan berusaha mendekatkan Vina dengan Sakha.Sebenarnya sejak awal Rendj sudah menyukai Salsa,tapi sayangnya Salsa sudah berpacaran dengan Sakha.Mengetahui Vina ternyata juga menyukai Sakha,Rendipun menawarkan bantuan untuk mendekatkannya dengan Sakha.Itulah sebabnya dia selalu berusaha menghasut Sakha untuk berselingkuh dengan Vina.Setelah itu,dia akan membeberkan perselingkuhan Sakha kepada Salsa dan saat itulah dia perlahan-lahan akan masuk ke kehidupan Salsa.
"Ka...gue habis ini mau ketempat cewek gue,,lo nanti tolong anterin Vina ya....!!"ucap Rendi tanpa dosa membuat Sakha melongo,,begitu juga dengan Sandy dan Rio karena mereka tahu bahwa Sakha sudah berpacaran dengan Salsa.Jika sampai Sakha mengantarkan Vina pulang malam ini,, tentu akan menciptakan kesalahpahaman antara mereka berdua.Apalagi terlihat jelas bahwa Vina sepertinya berusaha mendekati Sakha.
"Kok malah Sakha sih...??Kan elo yang bareng si Vina...."Rio memprotes Rendi yang meminta Sakha mengantarkan Vina.
"Tolong lah...gue udah janji sama cewek gue soalnya...!!Lagian kalian berdua kan naik motor...masak si Vina bonceng tiga ama kalian...??Kan gak etis...!!"Rendi tentu saja berbohong.Dia mengaku bahwa mempunyai pacar agar Sakha tidak curiga bahwa dia sebenarnya ingin merebut Slasa darinya.
"Yaudah,,nanti gue anterin...!!"jawab Sakha akhitnya sambil memakan kentang goreng didepannya.
"Thanks ya ka,,maaf kalo ngrepotin elo...!!"ucap Vina senang.Akhirnya dia bisa berdua bersama Sakha meskipun laki-laki itu hanya akan mengantarkan pulang.
"Hmmm..."Sakha hanya merespon Vina dengan datar sambil terus menikmati kentang gorengnya.
Rendipun tersenyum karena merasa Sakha sebentar lagi akan masuk ke dalam perangkapnya.Dia berencana akan memotret Sakha dan Vina,lalu mengirimkannya kepada Salsa.Meskipun Sakha tidak berselingkuh dengan Vina,paling tidak hubungan mereka akan sedikit memanas karena terjadi kesalahpahaman antara mereka.Rendi mempercepat makannya.Dia sudah tidak sabar untuk segera melakukan rencana jahatnya itu.
***