
"Gen...gue gak mau ada masalah lagi...Gue masih hargai lo sebagai temen gue.Masalah lo suka sama gue itu hak lo dan gue gak bisa ngelarangnya.Tapi sori banget,gue gak bisa balas perasaan lo itu.Karena lo tau sendiri kan jawabannya apa....??Ya udah ya Gen,gue udah mau sampe ni...Gue matiin teleponnya ya....!!"Salsa mematikan teleponnya secara sepihak.Genta menghela nafasnya dengan kasar.Rencananya untuk membuat Salsa putus dengan pacarnya telah gagal.Dia mengacak-acak rambutnya sendiri lali meletakkan ponselnya di meja begitu saja dengan wajah yang tampak begitu berantakan.Apalagi luka memar akibat pukulan dari Sakha semalam masih tampak membekas di wajahnya.
Saat ini sedang jam istirahat.Genta tidak ikut teman-temannya ke kantin karena ingin memastikan apakah Salsa sudah putus dengan pacarnya atau belum.Dia mengira setelah insiden semalam,Salsa akan marah kepada Sakha karena membuatnya terjatuh dan tangannya terluka.Tapi rupanya hubungan mereka berdua tampak baik-baik saja dan Slasa hari ini malah tidak masuk sekolah hanya karena mengantarkan pacar br\*ngs\*knya itu ke bandara.Tentu saja membuat Genta merasa sangat frustasi.Padahal menurutnya sebentar lagi dia dan Salsa akan bisa lebih dekat.
"Hhhh...sial...!!Susah banget sih bikin mereka putus...!!"desisnya pelan.
Yoga,Bayu dan Arya tampak masuk kelas.Mereka melihat wajah Genta yang tampak berantakan.Ketiganya langsung berjalan menghampiri Genta yang duduk sendiri di bangkunya sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
"Kenapa lo...??Ada masalah....??"tanya Yoga dan duduk sebelah Genta.
"Hhhh...biasalah...!!cewek..."ucap Genta dengan suara pelan.
"Salsa...??"Yoga langsung tahu maksud pembicaraan Genta.Genta mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan Yoga.
"Kenapa lagi...??Masih belum nyerah lo...??"
"Belum lah....Mumpung dia LDR,gue ambil kesempatan itu buat deketin dia...tapi ternyata susah....!!"
Genta lalu menceritakan hubungan Salsa dan Sakha yang sempat memanas akibat ulahnya yang sengaja membuat kesalahpahaman diantara mereka berdua.Dia juga mencerikan tentang mamanya yang ternyata begitu akrab dengan Salsa hingga dia memiliki kesempatan untuk jalan bersama Salsa meskipun hanya sekedar menjemput dan mengantar Salsa.Saat itu dia sudah semakin akrab dengan Salsa hingga tiba-tiba kedatangan Sakha yang tak terduga dan dirinya terlibat baku hantam dengan Salsa.Hal itulah yang kini membuatnya kembali jauh dari gadis yang disukainya itu.
"Nekat banget sih lo...Jadi wajah lo yang babak belur itu gara-gara lo berantem sama cowoknya Salsa...??"Yoga tampak menggelengkan kepalanya melihat Genta yang sangat nekat itu.Begitupun dengan Arya dan Bayu. Mereka tak menyangka jika Genta akan senekat itu demi mendapatkan Salsa.
"Hhhh...rumit deh kalo kayak gitu...!!gue gak bisa bantu apa-apa.Lo yang sabar aja....!!Kalo bisa lo lupain deh si Salsa...!!Biar lo gak makin sakit hati...Lagian kalo gue lihat cowoknya Salsa itu posesif banget...!!Kayaknya dia gak bakalan ngelepasin Salsa ke elo begitu aja...!!"Saran Arya.Dia sudah pernah melihat sendiri bagaimana posesifnya Sakha saat mereka datang ke restoran Salsa malam itu.
"Susah....gue udah terlanjur sayang banget sama dia.... "keluh Genta.
Yoga menepuk pundak Genta."Gini deh Gen,,lo sayang kan sama Salsa...??"tanya Yoga kemudian.
Genta menganggukkan kepalanya sebagai jawaban pertanyaan dari Yoga barusan.
"Kalo lo emang sayang,biarin dia bahagia sama pilihannya sendiri.Lo cukup ada saat dia butuhin lo aja...!!Inget bro,cinta gak harus miliki...Lo lihat sendiri kan cowoknya Salsa itu kayak gimana...Gue takutnya malah nanti Salsa yang kena imbasnya. Gimana kalo cowok itu sampe kasar sama Salsa...??Apa lo gak kasihan sama dia...??"ucap Yoga dengan bijak.
"Hhhh...lo bilang sebelum janur kuning melengkung gue masih boleh usaha buat dapetin dia kan dulu...??Jadi ya gue tetep usaha dong...!!"jawab Genta mengingatkan Yoga yang dulu pernah menyemangatinya.
"Hla kan gue bilang kalo Salsanya mau....!!Kalo Salsanya tetep gak mau ya masak dipaksa...??"Yoga tampak memutar matanya dengan malas.
Genta hanya mendengus pelan.Saat ini dia sedang tidak punya mood untuk bercanda ataupun banyak bicara.Lagi-lagi dia merasakan patah hati oleh gadis yang sama.Dia juga memikirkan ucapan Yoga barusan.Bagaimana kalau Sakha malah jadi kasar dengan Salsa akibat ulahnya itu...??Dia melihat sendiri saat Sakha tanpa sadar mendorong Salsa hingga terjatuh dan mengakibatkan luka di tangannya.Tentu saja Genta tidak ingin Salsa mendapatkan yang lebih parah dari itu.
.
.
.
Waktu berlalu begitu cepat.Tak terasa kenaikan kelas sudah tiba.Saat ini Salsa dan teman-temannya sedang berkumpul di depan kelas XI IPS 2.Mereka sedang menunggu kedatangan orang tua mereka untuk mengambil rapor.
Satu persatu wali dari siswa mulai berdatangan.Tak lama muncul seorang wanita setengah baya yang Salsa sangat mengenali wajahnya datang menghampiri mereka.Wanita itu adalah tante Murni yang tak lain lagi adalah mamanya Genta.
"Eeeh...ada Salsa....Kamu lama sekali gak main ke rumah tante...??Lagi sibuk...??"Tante Murni menyapa Salsa.
"Yaudah...tante masuk dulu ya...!!"pamit tante Murni lalu segera masuk ke dalam kelas dan bergabung bersama wali murid yang lain untuk menunggu Pak Komang membagikan rapor.
"Akrab banget sih lo sama mamanya Genta...??kok bisa kenal sih...??"tanya Kiran setelah tante Murni berlalu dari hadapan mereka.Dia merasa heran bagaimana bisa Salsa begitu akrab dengan tante Murni.Salsa lalu menceritakan tentang perkenalannya dengan tante Murni.Tak lupa dia menceritakan tentang insiden Sakha dan Genta yang terlibat baku hantam.
"Waaaa...parah banget...!!"komentar Kiran dan Kadek.Sementara Salsa hanya menghela nafas pelan.
"Eh,,tapi ngomong-ngomong lo belum dikenalin ya sama keluarganya cowok lo...??"tanya Kiran lagi.Salsa menggelengkan kepalanya.
"Emang lo belum pernah datang ke rumahnya gitu....??"Kali ini Kadek yang bertanya .
"Kalo dateng sih pernah, tapi gue gak ketemu sama ortunya.Emang penting ya....??Emangnya kalian udah dikenalin ke orang tuanya Arya sama Yoga...??"Salsa malah balik bertanya.
"Ya penting lah Sa....ngenalin pacar ke orang tua tu tandanya kalo cowok kita serius ngejalanin hubungan sama kita dan ada niat untuk ke depannya nanti...!!Gak cuman buat have fan aja...!!"jawab Kiran.
"Ya tapi kan kita masih SMA....lagian gak keburu mau nikah juga kali...!!"ucap Salsa kemudian.
Kiran dan Kadek hanya diam dan mengangkat bahunya tanpa menanggapi ucapan Salsa barusan.Biarlah Salsa dengan pemikirannya sendiri karena mereka tidak mau jadi pemicu pertengkaran antara Salsa dan Sakha nantinya.
"Eh....ngomong-ngomong liburan nanti pada mau kemana...??Main bareng yuk...nginep gitu...!!"Kiran mengubah topik pembicaraan agar suasana tidak terlalu horor karena Salsa kini tampak diam entah memikirkan apa.
"Boleh banget tu...!Lo mau ikutan gak Sa...??"Kadek tampak setuju dengan ajakan Kiran dan bertanya kepada Salsa.Belum sempat Salsa menjawab, terdengar suara dari arah belakang mereka.
"Mau kemana...??"Yoga Tiba-tiba sudah ada di dekat mereka bersama dengan Arya,Genta dan juga Bayu.
"Ooh...kita lagi bahas liburan.Gimana kalo liburan nanti kita liburan bareng.Yang nginep gitu,,kan asik...!!"Kiran kembali mengatakan usulannya.
"Asik tu...boleh juga...!!Gimana kalo di Villa punya papaku...??Villanya di daerah Kintamani.Nanti aku coba bilang sama papa...!!"Yoga tampak antusias.
"Ah...iya.Kayaknya asik tu...!!"Kadek juga tampak antusias.Arya,Bayu dan Genta mengangguk tanda setuju.
Semuany tampak setuju dengan rencana liburan bersama mereka kecuali Salsa yang dari tadi tampak diam tidak ikut berbicara.
"Lo gimana Sa...??"Kadek mengulangi pertanyaannya yang tadi belum sempat dijawab oleh Salsa.
"Sori banget ya,,liburan ini gue mau ke Bandung..."jawab Salsa sedikit tidak enak pada teman-temannya.
"Ah iya....pasti lo mau ketemu sama cowok lo ya...??"Goda kiran.
"Gak gitu...gue sama bunda sekalian mau ngecek laporan di Cafe gue yang disana kok..."Salsa menyanggah ucapan Kiran barusan walaupun sebenarnya dia ke Bandung juga ingin bertemu Sakha.Tapi dia merasa tidak enak membahas Sakha di depan Genta yang terang-terangan mengaku masih menyukainya.
Genta tampak kecewa mendengar Salsa tidak ikut berlibur bersama mereka.Pastilah gadis itu akan berlibur ke Bandung untuk menemui pacarnya.Hati Genta terasa sangat ngilu.Apalagi setelah insiden baku hantam itu,Salsa tampak menjaga jarak dengannya.Gadis itu juga selalu menolak undangan mamannya untuk datang ke rumahnya.
***