I'M Sorry

I'M Sorry
Bab. 88



Dua bulan telah berlalu sejak dipecatnya Almira dari perusahaan milik Sakha.Devano pun telah kembali ke Bali untuk melanjutkan kuliahnya karena masa liburannya telah usai.Kini Sakha memiliki sekretaris baru yang tak lain adalah kekasih Damar.Dhea namanya.Salsa dan Sakha kini merasa lega karena tidak ada yang mengganggu hubungan mereka berdua.



Saat bangun dipagi hari,Salsa merasakan mual di perutnya.Dia segera berlari menuju kamar mandi di kamarnya.



"Hoooek...hooek...!!"Salsa berusaha mengeluarkan semua isi perutnya,namun nihil.Yang keluar hanyalah cairan berwarna kuning.Dengan lemas,Salsa kembali ke tempat tidurnya. Dia merasakan kepalanya berputar-putar.



"Kenapa sayang...??"Sakha yang baru saja terbangun dari tidurnya merasa heran melihat kondisi Salsa yang tampak tidak baik-baik saja.



"Gak tau sayang...Pas bangun tidur tiba-tiba perut aku mual banget...!!Sekarang kepalaku pusing...!!"Salsa kembali merebahkan tubuhnya di kasur.Dia merasa tidak bisa melakukan aktivitas apapun hari ini.



"Yaudah...kamu tiduran dulu aja lagi.. Aku panggilin dokter....Sama aku hubungin Damar dulu.Biar dia yang handle kerjaan aku hari ini..."Sakha menyelimuti Salsa,lalu dia segera mengambil ponselnya untuk menghubungi dokter keluarganya dan juga Damar.Sakha memutuskan untuk tidak berangkat ke kantor dan menemani Salsa dirumah saja.


.


.


.


"Selamat ya...ternyata istri kamu hamil...!!"Kalimat yang terdengar dari dokter Rasya membuat mata Sakha berbinar-binar.



"Apa tante...??Salsa hamil...??"Sakha masih tidak percaya dengan pendengarannya.Dia ingin memastikan lagi apakah yang baru saja didengarnya itu memanglah benar.



"Iya....istri kamu hamil...Tapi karena sudah dua kali dia mengalami keguguran,saya harap kalian lebih berhati-hati lagi...Kurangi aktivitas yang berat-berat...!!Juga perhatikan asupan gizinya...!!"ucap dokter Rasya.



"Baik tante...!!"jawab Sakha bersemangat



Setelah memberikan vitamin untuk Salsa,dokter Rasya berpamitan.



Selepas kepergian dokter Rasya,Sakha memeluk Salsa dengan bahagia.Dia tidak menyangka Salsa akan kembali hamil secepat ini.Salsa pun tak kalah bahagianya.Dia merasa bersyukur karena kini dia telah hamil kembali.Salsa berjanji akan menjaga kandungannya dengan baik kali ini.Dia tidak ingin lagi kehilangan calon buah hati yang telah lama dinanti-nantikannya.



"Sayang...kamu istirahat dulu aja...!!Biar aku siapin sarapan buat kamu...!!"Sakha beranjak dari tempat tidurnya.Dia segera menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.Salsa memandangi suaminya dengan heran.Untuk apa Sakha repot-repot ke dapur,,padahal bisa saja dia meminta mbok Ratmi ataupun mbok Darmi yang membawakan sarapannya.



Beberapa saat kemudian,Sakha telah kembali sambil membawa nampan berisi sarapan yang telah dimasak oleh mbok Ratmi.Dengan telaten,Sakha menyuapkan makanannya kepada Salsa.Kali ini Sakha benar-benar akan menjaga Salsa.Dia tidak ingin lagi kehilangan calon buah hatinya.


.


.


.



"Sayang,,aku bosen....pengen jalan-jalan...!!Masak semenjak aku hamil kita belum pernah pergi kemana-mana selain ke dokter...??"Protes Salsa.Dia benar-benar merasa bosan jika terus-terusan berada dirumah.Terlebih lagi Sakha juga melarangnya untuk melakukan pekerjaan rumah.



Sakha yang sedang memakai dasinya dan bersiap-siap untuk pergi je kantor terdiam sejenak.Dia baru menyadari jika selama ini dia tidak mengajak Salsa untuk keluar rumah.Tentu Salsa merasa bosan.



"Kamu sabar dulu ya...hari ini aku ada meeting penting...Besok pagi kan week end...Gimana kalo besok pagi aja aku ajak kamu jalan-jalan ke pantai...??"ucap Sakha.Mendengar ucapan suaminya barusan,Salsa yang tadinya cemberut langsung berbinar-binar.Dia sudah tak sabar untuk bisa menikmati udara segar diluar sana.



"Iya sayang...aku mau...!!Tapi beneran ya...kita ke pantai...!!"



"Iya sayang...!!Makanya hari ini kamu istrirahat yang cukup...Biar besok badan kamu fit...!!"jawab Sakha sambil tersenyum.Semenjak hamil,dia merasa tingkah Salsa sangat menggemaskan.Sakha segera memeluk Salsa,tak lupa dia memberikan ciuman di bibir ranum istrinya itu.Satelah puas mencium Salsa,dia segera berpamitan untuk berangkat ke kantor.



Salsa mengantarkan Sakha sampai ke pintu depan rumahnya.Setelah kepergian Sakha,dia kini menuju taman belakang rumahnya dan bersantai disana sambil menikmati irisan buah segar yang telah disiapkan oleh mbok Ratmi.


.


.


.


Pagi ini,Sakha benar-benar menepati janjinya untuk mengajak Salsa berjalan-jalan ke pantai.Tak hanya berdua saja,Sakha juga mengajak bunda,mama Elina dan papa Erlangga untuk ikut bersama mereka.Salsa merasa sangat senang hari ini.Apalagi mereka berencana akan menginap di Villa milik papa Erlangga yang terletak di kawasan sekitar pantai.



"Sayang,,kamu main airnya jangan lama-lama ya...!!Nanti kamu kedinginan....Kan,,gak baik buat dede' bayinya...!!"ucap Sakha.Saat ini memang dia dan Salsa sedang bermain air.Semua ini karena permintaan Salsa.Tadinya Sakha tidak mengizinkan Salsa bermain air karena takut terjadi apa-apa dengan calon buah hati mereka.Tapi mama Elina dan bunda meminta Sakha untuk menuruti keinginan Salsa karena menurut mereka permintaan orang yang sedang hamil harus dikabulkan.



Sakha akhirnya mengizinkan Salsa bermain air dengan syarat hanya sebentar saja.Salsa pun menyetujui persyaratan dari Sakha.Tak masalah dia hanya bermain sebentar saja ,yang penting dia sudah bisa bermain air di pantai.



Tak terasa hari sudah semakin siang.Sakha meminta Salsa untuk menyudahi permainannya.Kini,mereka berdua tengah menuju ke Villa untuk mandi dan berganti pakaian sementara papa,mama dan bunda tengah menuju ke restoran yang ada di sekitar pantai untuk memesan makan siang.



Salsa sedang sibuk membersihkan tubuhnya,tiba-tiba Sakha menyusulnya ke kamar mandi dan memeluknya dari belakang.



Dengan posisi seperti itu,tiba-tiba Sakha merasakan ingin melakukan hubungan suami istri.Sakha mulai mencium leher jenjang Salsa.Tangannya kini bergerak untuk menjamah bagian sensitif istrinya.Salsa merasa sentuhan Sakha semakin liar.Dia segera menghentikan aksi suaminya itu.



"Sayang...kata dokter kita belum bisa ngelakuin itu...!!Tunggu sampai trimester pertama dulu karena posisi janinnya saat ini masih belum kuat...!!"ucap Salsa berbisik.



Sakha mengingat perkataan dokter saat terakhir mereka memeriksakan kandungan Salsa.Ya,,memang janin yang ada di kandungan Salsa saat ini masih belum kuat.Jika mereka melakukan hubungan suami istri,dikhawatirkan janin akan terkena goncangan dan bisa mengakibatkan keguguran.Mengingat hal itu,Sakha langsung lemas seketika.Padahal dirinya sudah benar-benar berhasrat saat ini.Tapi demi calon buah hatinya,dia harus menahan hasratnya.


***