Hidayah Hijrahku

Hidayah Hijrahku
Bab 17 PERNIKAHAN SIRI



SELAMAT MEMBACA


πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š


Tiga jam menuju SAH secara agama.


Sofi dan rendy hanya mengelus dada melihat kekisruhan pagi ini. Tapi juga mereka bahagia, karena sebentar lagi mereka akan segera menikah walaupun Anya Pernikahan SIRI.


" Sofi kesini sayang, kita ke kamar umi, ayo kamu juga rendy", panggil umi.


Mereka bertiga menuju kamar umi, disana sudah ada perias dan beberapa pakaian untuk akad. Umi duduk ditepi ranjang dan mendudukkan Sofi disamping umi. Sedangkan Rendy berdiri di depan umi.


" Maaf umi mau memberikan ini, ini cincin umi dari mertua umi dulu, dan sekarang akan diturunkan kepadamu sebagai menantu umi, kamu tidak keberatan dengan permintaan umi sayang?", tanya umi lembut.


" Iya umi, Sofi tidak keberatan bahkan Sofi senang bisa diterima di keluarga ini dengan baik bantu Sofi agar bisa jadi lebih baik ya umi, tegur Sofi bila ada salah, umi jangan sungkan. Umi akan tetap menjadi umi Sofi selamanya.", ucap Sofi dengan Isak tangis. Sofi tak kuasa membendung rasa sedih campur bahagia di dalam hatinya. Hatinya senang sekaligus sedih. Senang akan menikah dengan orang yang disayangi, dan sedih karena orang tuanya tidak mengetahui acara ini.


Langkah Sofi tetap mantap tidak sedikit pun goyah karena Rendy juga memotivasi dan mendukung sepenuhnya.


Sofi sangat percaya dengan laki laki yang sebentar lagi menjadi suaminya ini.


" Sayang nanti yang jadi wali nikahmu wali hakim ya, dan kita harus secepatnya minta restu pada orang tuamu", ucap Rendy menguatkan Sofi.


Umi pun mengecek persiapan pernikahan tersebut, dari mulai makanan, sampai mahar.


" Seserahannya cuma seperangkat alat sholat gak papa Rendy?", ucap umi tak enak.


" Gak pap umi, cuma sementara biar dia memahami Islam dulu, iya kan sayang?" tanya Rendy sambil mengedipkan matanya.


Sofi hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pertanda iya.


" Ya sudah, sudah beres semua, sekarang langsung dirias aja Bu Santi" ucap umi tergesa-gesa.


" Baik umi, segera dirias, sini teh duduk disini , kita mulai, untuk pengantin laki laki dikamar sebelah ini pakaiannya dibawa sekalian", ucap perias dengan tenang.


Hari ini terasa cepat, terburu buru, grusak-grusuk, deg degan. Hufffftt seperti ini rasanya mau menikah.


30 menit, acara rias merias pun selesai. Sofi pun mengganti pakaiannya dengan pakaian akad berwarna putih. Dengan kain panjang berwarna coklat terlihat elegan dan cantik.


" Teh Sofi geulis pisan ih... ini mah A Rendy makin kesengsem", ucap perias.


Sofi hanya tersenyum manis, " Masa sih teh, makasih nih udah di puji." ucap sakura tulus.


Menuju jadi istri, makin berdebar debar nih jantung, gak bisa diajak kompromi. Sofi menarik nafas panjang, mengeluarkan kembali pelan pelan begitu terus hingga kegugupan nya hilang.


Waktu sudah menunjukkan pukul 08.45 wib, maki gugup, makin deg deg an.


" Boleh saya minta air" , ucap Sofi kepada perias. Sofi butuh ketenangan berharap minum air bisa menyembuhkan rasa gugupnya ini.


" Sofi, kamu gugup nak?" tanya umi.


" Iya umi, takut salah ucap umi", ucap Sofi ragu.


" Tenangkan hati dan pikiranmu Sofi, ada umi, mi akan mrmbimbingmu nanti", ucap umi lembut.


" Terima kasih umi, umi sungguh berhati mulia", ucap Sofi lembut dan tulus.


" Yuk Sofi, kita keluar semua orang sudah menunggumu untuk mengucap syahadat, kamu siap, jangan gugup" ,ucap umi penuh kasih sayang.


Umi dan Sofi keluar menuju ruang tamu yang sudah dipadati para tamu yang akan menjadi saksi pengucapan syahadat dan pernikahan siri Sofi. Tangan Sofi yang dingin berkeringat dan tubuh sedikit bergetar ikut merasakan kegugupan dihatinya. Peluhnya pun mulai bercucuran di area kening Sofi. Tak sengaja manik mata bertemu dengan bola mata teduh yang membuatnya nyaman, ya hanya Rendy yang dibutuhkan untuk menghilangkan rasa gugup ini.


Rendy tersenyum seakan menguatkan hati Sofi " KAMU BISA SOFI, PASTI BISA"....


Acara pun segera dimulai. Ustadz Rohim sebagai MC mulai membuka Mukadimah. Dilanjutkan dengan sambutan sambutan dari Ustadz Abdul sebagai ustadz pembimbing dikampung, Kiyai Furqon sebagai Kyai yang akan membantu Sofi dalam pengucapan syahadat. Satu per satu acara sudah dilaksanakan. Tibalah saatnya acara yang ditunggu.


" Sudah siap Nak Sofi?" tanya pak kiyai kepada Sofi tegas.


" Insya Allah siap pak kiyai", ucap Sofi tak kalah mantap.


" Bisa kita mulai sekarang Nak?" tanya pak kiyai.


" Bisa pak kiyai silahkan dimulai" jawab Sofi.


BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM


" ***Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah".


Artinya:


"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".


Setelah seseorang membacaΒ dua kalimat syahadat, dia wajib melakukan rukun islam lainnya seperti sholat, puasa, zakat, dan haji jika mampu.


" Ingat itu baik baik Nak Sofi, jaga iman Islammu, jadilah wanita yang sholehah dan muslimah sejati. Belajarlah dengan penuh ketulusan sehingga kamu akanmendapatka hidayah dan ridho dari kebesaran Allah SWT.", ucap pak kiyai.


ALHAMDULILLAH***...


MC pun langsung mengambil alih acara selanjutnya. " Alhamdulillah, semua bejalan dengan lancar. Kita lanjutkan acara berikutnya. Pernikahan antara Rendy dan Sofi yang akan dilangsungkan, waktu dan tempat dipersilahkan.


Assalamualaikum warahmatullahi wb....Hari ini kita akan menjadi saksi pernikahan anak anak kami antara Muhammad Rendy dan Sofia Indah Permana. Pernikahan ini dilakukan secara agama, mengingat Sofi telah mengucapkan dua kalimat syahadat, sehingga membutuhkan bimbingan selama belajar agama Islam. Setelah semua beres, maka pernikahan ini akan secepatnya di sah kan secara hukum dan didaftarkan ke KUA. Sekian dan terima kasih, semoga tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari. Waalaikumsalam ....


" Bisa dimulai ijab kabul nya Nak Rendy?", ucap pak kiyai


" Insya Allah siap", ucap Rendy mantap.


***Bismillahirrahmanirrahim


Saya sebagai wali nikah Sofia Indah Permana.


Saya nikahkan dan kawinkan Muhammad Rendy Bin Abdul Rojak dengan Sofia Indah Permana Binti Fransiskus Xaverius Sebastian dengan maskawin seperangkat alat sholat dibayar tunai”


"Saya terima nikah dan kawinnya Sofia Indah Permana Binti Fransiskus Xaverius Sebastian dengan maskawinnya yang tersebut diatas tunai.”


Bagaimana para saksi apakah SAH?


SAH.....


Alhamdulillah....


Dilanjutkan melafalkan doa doa setelah akad nikah.


Silahkan mempelai pria memasangkan cincin dijari manis mempelai wanita. kemudian mempelai wanita mencium tangan mempelai pria dan berakhir pada mempelai pria mencium kening mempelai wanita.


Semua saksi tersenyum bahagia.


" Kita sekarang sudah SAH menjadi suami istri, jadilah istri yang baik sofi." ucap Rendy penuh semangat.


" Iya Mas Rendy, aku berusaha menjadi yang terbaik, mohon bimbingannya", ucap Sofi tulus.


" Sejak kapan manggil mas nih, ada maunya nih, ehmmmm ngomong ngomong kamu cantik banget, aku suka", ucap Rendy menggoda.


" Apaan sih ih", ucap Sofi malu, sambil mencubit pinggang Rendy.


Sofi dan rendy menyalami semua tamu yang hadir. Diakhiri dengan syukuran makan bersama.


ALHAMDULILLAH LANCAR......


-----------------------


TERIMA KASIH SUDAH MELIPIR


UP TADI KEPENCET


INI SUDAH DILENGKAPI PARTNYA


BACA ULANG YA JANGAN LUPA LIKE


JAZAKALLAH KHAIRAN


πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š***