
Warga kampung sangat heboh ketika mengetahui harga Cincin pernikahan Richard dan Rilis, Dulu rilis hanya di beri mas kawin 10gram itu pun masih di tagih, banyak yang menyindir mantan mertua Rilis " Lihat lah Rilis, Lepas dari batu kali, langsung menangkap batu Berlian " Sindir Ibu-Ibu kampung
" Iyah, Rilis hebat ya "
" Lihatlah, mewah nya pernikahan Rilis yang ke dua ini, pasti laki-laki nya orang kaya "
" Percuma kaya tapi dapetin wanita mandul " Sindir mantan ibu mertua
" Kalo laki-lakinya menerima kenapa harus di tolak, Iya kan, Bu-ibu "
" Iyah, dong ngapain di tolak asal jangan seperti yang sudah-sudah saja Habis manis sepah di buang di suruh ganti lagi " lanjut Ibu itu
Ibu mantan Pun langsung menghentakkan kakinya lalu pergi meninggalkan IBu-ibu yang sedang menyantap makanan " Bu, ini makanan nya gak di bawa, sayang loh makanan mahal " Ibu-ibu itu langsung tertawa
" Awas kalian, jika si Ujang bawa Calon istri lebih cantik dari si Rilis Akan aku pamerkan kepada orang-orang dan aku akan membuat pernikahan yang lebih meriah dari pada si Rilis " kesalnya lalu melangkah pergi " si Ujang kemana dia, kenapa dia belum sampai juga "
Beda hal nya dengan Ibu Rilis yang sedang tersenyum bahagia melihat Putrinya yang telah berdiri bahagia di samping Suami nya " Semoga Ini yang terakhir, Ibu akan selalu mendoakan kalian agar selalu bahagia dan memiliki anak yang cantik dan juga kasep" Ibu meneteskan air mata nya, rasa haru sekaligus bahagia
Rilis dan Richard sangat bahagia terlihat dari wajah mereka yang berseri-seri, namun wajah bahagia itu langsung sirna ketika kedatangan Ujang dan seorang wanita yang di gandeng Ujang " Selamat ya, semoga kalian bahagia " Ucap ujang " Dan perkenalkan, ini calon Istriku, lebih cantik bukan ?" ucap Ujang memperkenalkan wanita yang dia gandeng
Wanita cantik putih namun sayang pakaian nya kurang bahan " Halo, perkenalkan, Aku calon istri Ujang " Ucap wanita itu dengan kedipan ganjen nya kepada Richard
" Kau!!" tunjuk ujang kepada Rilis
" Aku pikir wanita mandul yang kamu bilang itu cantik, nyatanya, biasa saja " ucap wanita itu
Richard maju selangkah agar lebih dekat dengan Ujang, lalu berbisik " Jaga wanita mu, jika kau tidak ingin aku bongkar aib mu di sini " ucap Richard memberikan peringatan
Ujang langsung bungkam bahkan ia tidak mampu untuk berkata lagi " wangi sekali mulut nya, ah ya ampun dia sungguh Maco " Batin Ujang menatap Richard kagum
Lengan Ujang di senggol oleh pacar nya " Ayo kita pergi " ucapnya
Setelah kepergian Ujang, Richard dan Rilis saling pandang " Kasian sekali wanita nya " Sindir Richard
" biarkanlah " Jawab Rilis tidak ingin ikut campur lagi dengan mantan suaminya itu.
Hari mulai siang, tamu pun mulai berkurang,, Rilis dan Richard pergi ke kamar untuk melakukan Sesi pemotretan " aku baru tau jika ada pemotretan di dalam kamar " Richard terkekeh
" Baru tau kan, nah ini lah ke istimewanya Menikah di kampung, kita akan punya Foto di dalam kamar " jawab Rilis
" Iyah "