Boss Love

Boss Love
OMB



Setelah memanjakan Si Joni dan si Joni Richard dan juga Liris langsung membenarkan Penampilan nya. Richard tidak langsung pergi meninggalkan rilis ia malah menatap liris dengan penuh pertanyaan " Tanyakan saja jika ingin bertanya " Ucap liris seolah tau apa yang sedang di pikirkan oleh Richard


Richard duduk di samping liris " Aku mau minta maaf atas perilaku aku yang barusan, sungguh itu di luar dugaan ku " Ucap Richard menunduk


" Tuan tidak salah yang salah itu aku, yang sudah berani bermain di di sini "


" Kalo aku boleh tau, kenapa sampai kamu bermain sendiri dan... maaf bukan nya kamu sudah menikah.?" Tanya Richard hati_hati


" Saya memang sudah menikah namun, dari awal pernikahan saya tidak pernah di sentuh oleh Suami saya karena dia, penyuka sesama jenis " Jawab liris


" Lalu kenapa kamu bisa menikah dengan nya ? apa kamu baru mengetahui nya.?"


" orang tua nya adalah orang kaya. sedangkan saya hanya orang miskin dari kampung, Tuan pasti tau jika orang kaya itu bisa membeli apa saja dengan uang nya " rilis Tersenyum kecut


" Tidak semua orang kaya seperti itu, Buktinya saya bisa berada dan berdiri di sini karena berkat pertolongan dari keluarga tuan Lintang, Saya juga Dulu sama seperti mu, orang miskin yang tidak punya apa-apa namun mempunyai cita-cita tinggi " Ucap Richard " Lalu kenapa kamu tidak meminta cerai ketika mengetahui suamimu penyuka sesama jenis.?"


" Aku tidak bisa lepas dari nya, jika aku ingin lepas dari nya, aku harus membayar hutang-hutangku kepadanya termasuk uang resepsi yang kemarin di gunakan untuk menikah " Jawab rilis


Tidak ada yang tau nasib rilis itu seperti apa, yang mereka tau adalah sekertaris cantik Tuan lintang. bahkan Richard pun baru mengetahui nasib rilis yang sebenarnya " Kamu yang sabar ya. dan soal tadi aku benar-benar minta maaf, aku terpancing karena aku sudah lama tidak melakukannya "


Sekarang rilis yang bingung " Bukan nya tuan baru menikah beberapa bulan yang lalu.?"


" Nasib rumah tangga ku tidak jauh beda dengan mu, namun di hari ke empat rumah tangga ku sudah di uji dengan ujian yang sangat berat untukku, semenjak hari itu aku dan istriku sudah tidak pernah berhubungan lagi bahkan kami sudah pisah ranjang "


rilis kaget mendengar Ucapan Richard, rilis pikir rumah tangga Richard baik_baik saja tapi ternyata sama saja dengan rumah tangga nya " Berarti kita senasib tuan, sekarang aku mulai tidak sendirian lagi hahaha " rilis tertawa karena ia mempunyai teman yang sama-sama rumah tangga nya berantakan


" Puas kamu menertawakan ku.? " Sindir Richard sambil bercanda " Jika kamu butuh partner untuk kehangatan kamu bisa panggil aku, aku akan dengan senang hati bermain dengan mu " Goda Richard


Rilis Tersenyum kecut " Kita sama_sama membutuhkan kehangatan ranj_g dan kita juga sama_sama senasib jadi Apa salahnya jika kita mencoba untuk melakukan nya " Ucap rilis


" Oke kalo begitu. dil ya " Rilis pun menganggukkan kepalanya


Richard menahan tengkuk Rilis ia ingin mengulangi nya lagi dengan rilis. tidak melakukan nya berbulan-bulan membuat Richard gampang tergoda untuk merasakan nikmatnya terbang ke awang-awang


~ Di hotel


" bagai mana apa kak Richard sudah bisa di hubungi.?"


" tidak bisa sayang " jawab Lintang yang masih mencoba menghubungi Richard. Sedari tadi lintang berusaha untuk menelpon Richard namun tidak ada jawaban bahkan Richard seperti di tekan bumi


Ya bagai mana mau mengangkat telpon dari Lintang orang Richard sedang melakukan ronde ke dua bersama rilis


" Iyan mungkin sayang " Jawab Lintang,menaruh handphone nya, lalu berjalan kearah Mentari lalu menggendong mentari ke kamar mandi


Setelah membersihkan diri, Lintang dan juga mentari berniat untuk pulang karena mereka akan pergi ke Korea. Lintang sudah konsultasi kepada dokter kandungan yang menangani Mentari, mereka bisa pergi bulan ini. makanya lintang menelpon Richard karena ia ingin memberitahu Richard kalo dirinya akan pergi ke Korea bersama sang istri beberapa bulan Samapi Mentari melahirkan.


Lintang dan Mentari Samapi di rumah jam delapan malam, mentari langsung keluar Dari mobil dan di susul dengan Lintang, namun langkah mereka terhenti ketika Yuli menghampiri mereka " Ada apa kamu ke sini.?" tanya ketus mentari. siapapun pasti akan kesal kepada Yuli yang sudah mencemari nama baik Mentari, tidak hanya sekali dua kali Yuli menyakiti Hati mentari apa lagi jika sedang arisan ada saja yang keluar dari mulut Yuli dan juga adiknya


" Em.. aku mau bicara Sama kalian " Ucap Yuli tanpa malu


" Ya ngomong saja pada intinya tidak perlu berbelit-belit, Kami sudah lelah ingin istirahat " Ucap ketus lintang


Lintang dan mentari tidak mengajak Yuli untuk masuk kedalam rumah.


Yuli pun mengutarakan apa maksud dan tujuan nya datang ke rumah lintang " jadi apa bisa kah bulan depan uang gajih suamiku masuk ke rekeningku.?" Tanya Yuli " pasti bisa kalian kan sahabat ku "


" Kalo sedang begini saja kamu mengaku sahabat , lalu kemarin_kemarin kemana saja " Sindir Mentari


" Heum ya maaf " Ucap ketus yuli


" Tapi sayang nya gajih para karyawan itu tidak bisa di ambil alih kepada istrinya, karena di perusahaan juga ada aturan yang harus di taati " ucap lintang tegas


" Aku kan sahabat mu, kamu tega melihat aku yang hanya di kasih lima juta perbulan.? Cukup untuk apa? " Keluh Yuli


" Seharusnya kamu sadar kenapa, suamimu bisa memangkas uang bulanan mu seperti itu, bukan malah memperkeruh keadaan dengan cara licik mu. Yang bekerja di perusahaan ku adalah Richard, jadi sudah pasti yang harus menerima uang gajih ya Richard bukan kamu " Ucap Lintang


Lintang sudah tau semua nya tentang Yuli dan juga Yuni yang selalu menghamburkan uang untuk membeli hal yang tidak berguna


" Permisi aku masuk dulu, di luar banyak nyamuk nanti anakku kena Dema berdarah " Pamit mentari " Ayo by " mengajak sang suami untuk masuk kedalam rumah nya.


" Dasar orang kaya tidak punya adab " teriak Yuli


Namun Mentari dan lintang malah masuk begitu saja tanpa memperdulikan teriakan Yuli


Yuli pulang dengan hati dongkol, ketika ia mau masuk ke gerbang rumah nya langkah nya terhenti " Wah Ada OMB nih " sindir Tetangga nya


" apa OMB.?"


" Orang miskin baru hahahah " tawa mereka sangat nyaring sekali membuat Yuli tambah murka mendengarnya


" Pergi kalian, jangan ikut campur urusan ku " bentak Yuli yang sudah di dalam rumah nya.