Boss Love

Boss Love
Bertengkar



Malam ini sesuai dengan rencana Mentari dan lintang akan pergi makan malam di rumah Richard, awal nya mereka sangat malas untuk ke rumah Richard karena ada anak ulat bulu, tapi demi menghargai Sahabat nya mereka pun dengan pasrah datang ke rumah Richard dengan membawa satu boto anggur merah


Ting.. nong...


" ko lama ya by " Ucap mentari


" Mungkin masih di dapur " Jawab Lintang


Ting..Nong...


Ceklek..


Pintu pun terbuka, mata kedua pasangan itu langsung membulat dan tersenyum sinis " selamat malam kakak " Sapa nya


" Malam " Jawab mentari langsung masuk kedalam rumah sambil menarik tangan lintang


Yuni memutarkan bola mata nya " kak Yuli dan kak Richard masih di kamar nya, Kakak bisa menunggu mereka di sini " Ucap Yuni menyuruh Mentari dan lintang untuk duduk di ruang tamu


" Kamu pikir kami tamu.?"


" Kakak kan memang sedang bertamu " Jawab Yuni " Wah Kakak bawa apa ini.?" Seru Yuni yang langsung mengambil anggur merah di tangan lintang " Biar aku siapkan ya, ini pasti akan nikmat bukan "


Lintang dan mentari duduk di ruang tamu, mereka berasa menjadi seorang tamu, padahal jika mereka masuk ke rumah lintang, mereka langsung nyelonong saja bahkan bisa langsung makan.


" Kita seperti tamu ya by "


" Iyah " jawab lintang


" Mentari.." Seru Yuli yang baru turun dari tangga dengan di ikuti oleh Richard


Mentari langsung berdiri dan memeluk sahabat nya itu " Aku merindukan mu " Seru Yuli


" Aku juga " Jawab mentari langsung melepaskan pelikan Yuli karena ia mulai sesak dengan perut nya yang sudah menonjol


" Ah maaf aku lupa jika kamu sedang hamil " Yuli membawa mentari ke ruang makan


Lintang dan Richard berjalan dari belakang " Adik ipar mu sangat keterlaluan, dia menganggap kita sebagai tamu di sini, bukan sebagi saudara " bisik lintang


" Benar kah.? aku juga kalo bukan karena Yuli, sudah aku tendang dia dari rumah ini, laga nya seperti nyonya rumah saja " kesal Richard


Bagai mana tidak kesal kepada adik ipar nya itu, Richard dan Yuli sedang sibuk menata dan merapihkan rumah tapi Yuni malah asik_asikan berdiam diri di kamar nya dengan alasan ingin belajar padahal Richard sangat tau betul jika Yuni tidak pernah belajar


Mereka Samapi di meja makan, mereka melihat Yuni sedang menuangkan anggur ke dalam gelas " Dapar anggur dari mana.?" Tanya Richard


" Dari kak lintang, tadi kak lintang yang bawa " Jawab Yuni


" Ko lima, kamu tau kan ibu hamil tidak bisa minum alkohol " Tanya Richard lagi


" Iyah tidak apa-apa" Jawab mentari sambil tersenyum paksa


Mereka sudah duduk di kursi mereka masing-masing, Yuni sudah berdiri dan ingin mengirim piring Lintang namun segara Mentari mengambil alih nya " Biar aku saja, aku tidak suka jika suami ku di layani dengan wanita lain "


Yuni langsung menunduk " Maaf " Yuni pun langsung duduk kembali di kursinya


Sedari tadi Sikap mentari dan Lintang di perhatikan oleh Yuli, Ada rasa kesal di hari Yuli Karena mentari menganggap adik nya seperti wanita lain bukan sebagi adik nya, apa lagi melihat Yuni yang langsung murung.


Setelah acara makan malam selesai, mereka pun menutup makan malam dengan segelas Anggur merah, Yuni langsung mendekat ke arah Lintang untuk mengajak minum bareng namun di tolak dengan halus oleh lintang


Sedangkan mentari sudah menahan emosi nya sedari tadi karena melihat kelakuan Yuni yang semakin menyebalkan menurut mentari


Brak...


Yuli menggebrak meja ia sudah tidak tahan lagi dengan sikap mentari dan juga lintang yang melihat adik nya sepeti wanita yang akan merebut sesuatu dari mereka " Sudah cukup!"


Richard dan yang lainnya langsung menoleh kearah Yuli " Sayang" Ucap Richard


" Kalian berdua sangat keterlaluan, kalian mengabaikan adikku.? Bahkan kalian menganggap adikku orang lain " Ucap Yuli, lalu beralih kepada mentari " dan kamu, dulu kamu sangat menyayangi adikku seperti adikmu sendiri tapi kenapa sekarang kamu malah mengaggap adikku orang lain " Tunjuk Yuli


Richard sudah menahan emosi nya namun lintang memegangi tangan Richard " Apa salah ku kepada kalian.? sehingga kalian begitu tega kepada adikku, apa karena adikku menginap di rumah kalian kemarin.? apa karena kalian merasa paling kaya.?"


Mentari mengerutkan kening nya dengan tangan yang sudah melipat di dadanya, sedangkan Yuni ia hanya menunduk dan memperlihatkan wajah sedih nya seakan ia sangat sedih


" Jangan mentang-mentang kalian kaya lalu kalian bisa berlalu seenaknya saja, Dia adikku adik kesayanganku, dan hanya adikku yang aku punya, jadi jangan meremehkan adikku karena aku yang akan membalas nya " Ucap Yuli dengan tatapan tajam


Mentari berdiri dari kursinya dengan pelan dengan tatapan yang masih menatap Yuli " Apa perlu aku menjawab pertanyaan mu.?" Tanya Mentari " ah iya, kamu tau bukan kalo aku paling tidak suka dengan orang yang mencoba mengambil apa yang aku punya, Bahkan adik mu sekalipun " Ucap mentari tenang


" Ternyata menjadi istri dari seorang kaya raya telah merubah mu " Sindir Yuli dengan tatapan sinis


" Oh begitu kah.? Lalu bagai mana dengan adik mu.? Aku datang kemari dengan suamiku karena kalian yang undang, dan yang kalian undang itu sahabat kalian sendiri bahkan kak Richard dan suami ku sudah seperti saudara tapi apa Perilaku adikmu kepada kami.? Dia malah menyuruhku untuk diam di ruang tamu padahal dia juga tau kalo aku sangat alergi dengan yang namanya bunga anggrek " Ucap mentari masih dengan sikap tenang nya " Dan apa tadi kamu bilang, Aku menganggap adikmu seperti orang lain.? Aku dulu menganggap nya sebagi adikku sendiri tapi tidak untuk sekarang, Karena istri mana yang akan membiarkan suaminya di layani oleh wanita lain, Aku masih sehat aku masih mampu dan aku masih bisa melayani suamiku bukan hanya di meja makan tapi di atas ranjang pun aku masih bisa "


plak..


Yuli dengan reflek menampar Mentari yang terus menyudutkan adik nya " Yuli! " bentak Richard


Mentari memegangi pipi yang sakit karena telah di tampar oleh Yuli, bukan nya meringis kesakitan, mentari malah memberikan tatapan sini kepada Yuli dan juga Yuni yang sedari tadi mengawasi pertengkaran Mentari dengan kakak nya


" Jaga sikap istrimu " Ucap lintang dingin lalu pergi meninggalkan rumah Richard


Yuli yang mendapatkan bentakan ia langsung masuk kedalam kamar nya, Sedangkan Richard memandang rendah adik nya Yuli " Kau memang bagus jika menjadi pemain Film, Dan patut di berikan penghargaan " Ucap Richard dengan sinis


Yuni ingin meraih tangan Richard namun keburu Richard meninggalkan Yuni begitu saja di dapur,