
Satu Minggu telah berlalu hari ini lintang sengaja membawa Pakaian kotor nya ke Tempat Laundry milik Mentari " Mbak saya mau cuci " ucap lintang sambil celingak celinguk seperti mencari sesuatu
" Mister cari apa.?" tanya si mbak nya
Lintang menggaruk kepala yang tidak gatal " Eum itu.. "
" Eh kak lintang " tiba-tiba Mentari datang menghampiri mereka " tumben ke sini ada apa.?"
" Ini aku mengantarkan baju kotor ku " jawab lintang
" Oh gitu "
" Iyah " ucap lintang tidak karuan
Mentari tersenyum lalu ia mengeluarkan buku nota yang akan ia isi. setelah di isi Mematri memberikan nya kepada Lintang " Kak ini "
" Oh iya " Lintang langsung mengambil nya
Yuli yang sedang ngintip di belakang merasa gemas sendiri melihat Mentari dan juga lintang yang seperti malu_malu kucing seperti itu " Is ko aku jadi gemes ya " gerutu Yuli
" Eum... Tari nanti malam ada acar gak.? " tanya Lintang dengan ragu
" Aku ada kelas kak maaf ya "
Lintang mengerutkan alis nya" Maksud nya.? "
" Aku ada kelas. jam setengah sepuluh batu selesai " jawab Mentari
Lintang belum mengetahui jika Mematri adalah mahasiswa ia baru mengetahui nya sekarang " Jadi kamu mahasiswa gitu.? " Mentari pun menganggukkan kepala nya
" Kalo begitu boleh kah kakak menjemput mu.?"
" Kalo Kakak tidak merasa di merepotkan sih silahkan saja " jawab Mentari
Yang awal nya mematri cuek tidak ingin dekat dengan laki-laki tapi setelah sahabat nya terus membujuk dirinya untuk bisa membuka pertemanan akhirnya mentari pun mengiyakan saja
Lintang pulang ke rumah nya dengan hati gembira karena ia akan menjemput Mentari di kampus padahal jarak kampus dan rumah mentari tidak lah jauh dengan kalan kaki pun bisa Samapi " Aku harus bisa mendapatkan hatinya " Batin lintang sambil berjalan masuk kedalam rumah
" Dari mana.? " Tanya wanita paruh baya yang sedang duduk di sopa
Lintang menghentikan langkah nya lalu ia melirik ke sebelah sopa " Itu bukan urusan mu " jawab lintang
" Tentu itu urusan mamah. kamu itu anak mamah " Bentak wanita itu
" jika memang kamu Ibu ku tidak mungkin seorang ibu meninggalkan Anak nya yang baru lahir begitu saja " Balas Lintang dengan tatapan tajam
Wajah wanita paruh baya itu membuang napas kasar " Itu semua karena Papah mu yang tidak bisa memberikan mamah kebagian. mamah terpaksa meninggalkan mu saat itu " ucap Wanita paruh baya itu " Sekarang kamu sudah tidak susah lagi bahkan kamu akan menjadi pewaris tunggal "
Lintang tersenyum sinis " Jadi kau datang kemari karena telah mengetahui jika Aku adalah pewaris tunggal .? " Tanya nya
" Bu..bukan gitu maksud mamah " wanita paruh baya itu gelagapan karena tebakan Sang anak benar
" Cih... aku tidak butuh wanita seperti mu " Lalu lintang langsung pergi meninggalkan wanita paruh baya itu
" Nak.. lintang..." teriak nya. namun nihil lintang sudah keburu masuk kedalam kamar nya
Lintang adalah anak yang bisa di bilang kurang kasih sayang dari kedua orang tua nya. ibu nya pergi setelah ia dilahirkan sedangkan Ayah nya sibuk membangun perusahaan karena ia ingin membuktikan kepada mantan istri bahwa dia bisa sukses tanpa adanya mantan istri.