
Mentari berjalan ke arah Kamar nya dengan tergesa-gesa karena Yuli bilang Jika Lintang sedang membutuhkan dirinya
Ceklek..
Mentari masuk kedalam kamar. mata nya membulat karena melihat Lintang yang sudah tidak menggunakan apa_apa " Kak.. apa yang kamu lakukan .? " tanya Mentari sambil menutup mulut dengan kedua tangan nya
Lintang yang sedang berbalut gai_h. Lintang langsung berjalan ke arah mentari ia langsung menyerang mentari tanpa aba-aba " kak.. jangan gini " Mentari ingin berontak tapi tidak bisa karena lintang sudah kalab dengan gai_h nya
Lintang me_m bi_r Mentari dengan rakus. Lintang juga mer_s Dua gundukan itu dengan kasar. obat yang di berikan oleh Mamah lintang sangat bekerja dengan baik apa lagi dosis yang di berikan kepada pelayan lumayan tinggi.
Srek...
Lintang Merobek pakaian yang di pakai oleh Mentari. Lintang seakan tuli dengan tangisan Mentari " Ku...mohon kak.. hiks..ja...Ngan hiks.."
Mentari menangis sesenggukan ketika lintang merayab dengan kasar ke atas tub_hnya.Karena lelah Mentari pun akhirnya pasrah dengan apa yang di lakukan oleh lintang. berontak pun percumah.
" Auh... sa..sakitttt hiks " Mentari Berteriak sambil meremas seprai karena Merasa sakit di bagian baw_h nya karena si Joni tidak memberikan aba-aba
Lintang sanagt gencar memasukan si Joni ke va_na Mentari. ia merasa Nik_t " Aahhh.... "
" Yes baby..."
"Uuhh...."
" yah..
Racau lintang yang tidak karuan, ia benar-benar hilang akal sekarang. yang ia rasakan adalah keni_n yang hakiki saat ini.
Tak jauh beda dengan kamar sebelah Rumi pun sedang menge_ng keni_tan. Namun bukan dengan lintang melainkan dengan pelayanan yang di bayar oleh Mamah lintang.
Tadi ketika Rumi sedang menunggu Kedatangan Lintang. Namun bukan lintang yang datang melainkan pelayan. Pelayan laki_laki itu datang ke kamar Rumi memberikan minuman yang di pesan oleh Lintang. tanpa curiga Rumi pun meminum anggur merah yang di bawakan oleh pelayan. namun siapa sangka ternyata Rumi telah meminum Anggur merah yang sudah di campur obat peran_ng oleh Richard
DI LUAR KAMAR
Yuli dan kuga Richard sedang duduk di kursi depan kamar Lintang, mentari dan juga kamar Rumi dan pelayan. Mereka memegang kedua kunci kamar itu karena tadi Yuli mengunci kamar Lintang dari luar. sedangkan Richard mengunci kamar Rumi agar Rumi tidak kabur dri kamar itu
" Sekarang apa yang harus kita lakukan.? aku mau tidur pun tidak ada kamar " Tanta Yuli yang sedang duduk dan mendengarkan teri_n jah_m di kedua kamar itu
" Kamu tidur lah di kamar yang aku tempatin " ucap Richard
Yuli langsung melotot " Aku tidur di luar " ucap langsung Richard yang tau apa isi pikiran Yuli
" oke " jawab Yuli " Tapi aku kasian kepada Tari pasti ia merasa kesakitan ketika si Joni masuk ke sarang nya. apa lagi si Joni milik babang bule ukuran nya jumbo. apa akan muat di sarang yang sempit secara Mentari masih Vir_n "
" knepa kamu memikirkan mereka. lagian itu tidak akan sakit malah akan sangat nik_t " ucap Richard memandang Yuli " bukan nya semakin besar semkain puas "
" Iyah sih " jawab Yuli nyeplos
" Ko kamu tau.? apa kamu sudha coba .? " Tanya Richard
" Sekali lagi kamu ngomong akan aku bunuh si Joni mu itu " Ucap Yuli melotot ke arah Si Joni milik Richard
Sedangkan di kamar mamah lintang. ia sedang menikmati serpis dari laki-laki gig_lo nya.