Boss Love

Boss Love
Air laut yang pindah ke mangkuk



Di rumah Yuli, Yuli sedang membantu ibu untuk menyiapkan makan malam, Itung-itung sambil belajar masak dari sang ibu " Apa begini bu .?" tanya Yuli yang sedang mengaduk sayur di atas wajan


" Jangan di aduk Seperti itu, diam kan saja tapi sekali_kali kamu aduk dan di coba apa rasanya sudah pas atau belum " Ucap ibu


Yuli menganggukkan kepala nya " Oke aku mengerti "


Yuli tidak seperti anak gadis seperti umum nya yang di usia dia sudah pintar masak, karena Yuli adalah tulang punggung keluarga yang ada di pikiran nya adalah kerja dan cari uang.


" Sudah ayo bawa ke meja makan, setelah itu kamu panggil adikmu yang sedang di rumah tetangga, kata nya dia ada kerja kelompok " Ucap ibu


" Ok Bu " Yuli pun menaruh Masakan nya di meja makan


" Aku pulang " teriak Sang adik


Yuli langsung menoleh kearah sang adik yang sedang berjalan kearah nya " Tau saja jika makan malam sudah siap. "


" Tentu dong kan Aroma maskan ibu itu paling wangi, jadi aku bisa mencium " Jawab Adik Yuli sambil cengengesan


" Selamat malam semua nya " Sapa Richard yang tadi datang bareng Adik Yuli


" Loh ko di sini " tanya heran Yuli


" Kak gak boleh ngomong gitu sama calon suami " Tegur ibu menggelengkan kepalanya " ayo nak duduk " ajak ibu


Richard berjalan kearah meja makan melewati Yuli yang memasang wajah kesal, Richard selalu datang tanpa sepengetahuan nya " ya ampun aku belum mandi, belum cuci muka " batin Yuli " Aku ke kamar dulu " ijin Yuli


Yuli segera masuk kedalam kamar, ia mengganti pakaiannya karena tadi ia pakai baju untuk tidur, Yuli merapihkan rambut dan tidak lupa menyemprotkan parfum. Setelah usai Yuli langsung kelaur dengan wangi dan rapih


Adik Yuli yang melihat sang kakak yang langsung berubah, langsung menjatuhkan sendok yang akan mendarat di mulut nya


" Dek " Tegur ibu yang melihat Anak nya bengong


Adik Yuli langsung sadar " ah iya Bu "


" Kamu itu "


Yuli duduk di meja makan dengan senyum_senyum tidak jelas " Selamat makan " ucap Yuli


" Hah... " Adik Yuli mengedip_ngedipkan kedua mata nya. bagai mana tidak heran tidak biasanya sang kakak di rumah dengan penampilan rapih, wangi dan itu lipstik


Richard melirik kearah Yuli yang menurut nya sangat cantik malam ini " ini makan lah " Ucap Yuli


" ini semua masakan Yuli. dan ini perdana dia masak " ucap ibu tersenyum sambil melirik kearah Yuli


" Masakan mu enak be " ucap Richard


sedangkan Yuli dia malah senyum gak jelas karena malu " Pantesan ayam nya gosong " ucap Adik Yuli " dan sayur nya juga asin " tunjuk Nya


Sontak saja Yuli melotot kearah sang adik. Yuli merasa sudah terbang ke awang-awang namun terlah di jatuhkan oleh sang adik


" Dek. gak boleh gitu, kita harus hargai usaha kakak mu yang mau belajar masak " Ucap Ibu menasehati si bontot


" untung calon bini, kalo bukan udah aku muntahkan ini makanan, ini sih bukan cuman keasinan tapi air laut pindah ke sini " batin Richard. " Ini mah jebakan, terlihat menggiurkan tapi hasilnya.... " tidak mungkin kan Richard berkata jujur apa lagi ini masakan perdana sang kekasih nya.


Yuli memasukan nasi kedalam mulut nya, mata nya membulat


uwekkk


" Apaan ini, ko rasanya kaya air laut " keluh Yuli sambil menatap orang yang ada di sana


Adik Yuli memutarkan bola mata nya sambil mengangkat kedua bahunya " Ini sih bukan makanan, udah sayang jangan di paksa untuk di makan lagi nanti kamu sakit perut " Keluh Yuli mengambil piring Richard " Aku ambilkan piring lagi untuk mu "


Yuli mengambil piring baru untuk Richard, ia mengisi nasi dan juga telur ceplok, karena tadi ibu juga membuat telor ceplok mungkin ibu sudah tau kalo masakan anak nya yang rasanya seperti air laut. " Kamu makan ini aja ya, ini buatan ibu jadi rasnaya tidak akan seperti air laut " ucap Yuli


Setelah drama makan malam. ibu dan adik Yuli masuk kamar sedangkan Yuli dan Richard duduk di ruang tamu " maaf ya. makam malam nya tidak sesuai selera kamu "


" Tidak apa-apa Baby, lagian ini kan perdana untuk mu " ucap Richard mengelus pipi Yuli dengan lembut


Yuli menunduk " Maaf kalo calon istri mu ini tidak bisa masak, itu bukan keahlian ku, aku kan ahlinya dalam bidang mencuci "


" Hei, lihat aku. " Richard mengangkat dagu Yuli " Aku menikahi mu karena aku cinta dan sayang padamu, bukan untuk mencari tukang masak karena itu kerjaan bibi nanti, aku tidak akan membiarkan kamu masuk kedalam dapur karena tugas mu hanya memanjakan aku di kamar " goda Richard


Yuli tersenyum ia meras lega jika Richard mau menerima kekurangan nya " Terimakasih ya, kamu sudah mau menerima kekurangan ku"


Richard menggeleng " Tidak Baby, Aku yang banyak kekurangannya dan kamu adalah pelengkapnya " Ucap Richard. Richard mendekati wajah Yuli, Richard menahan tengkuk Yuli, ia menc_m bi_r Yuli dengan lembut


Yuli menutup mata nya lalu membalas ciu_n Richard, karena tidak ingin kelepasan Richard melepaskan pang_tan nya " Love you baby " Richard mengusap bi_r Yuli yang basah lalu Richard tersenyum


" Love you to honey " Jawab Yuli yang langsung memeluk Richard


~ di rumah lintang


Mentari merasa di cuekan oleh sang suami yang asik dengan laptopnya nya " Hai baby, apa kamu merindukan Papah mu ?" Tanya mentari sambil mengusap Perut nya " Tapi sayang, Papah sedang sibuk dengan pekerjaan nya, jadi Sekarang kita tidur berdua saja ya " Ucap mentari sambil melirik kearah sang suami


Ternayata aksinya mampu menghentikan Lintang dari kegiatan nya, lalu ia berjalan kearah sang istri " Kata siapa hanya berdua, kita akan tidur bertiga baby " Ucap lintang mengecup kening sang istri lalu ia mengecup perut sang istri " Maafkan papah ya, yang sudah menghiraukan kalian " Lintang mengelus perut Mentari sambil menatap sang istri


" kalo begitu ayo kita tidur. ini sudah malam tidak baik banyak begadang, kasian anak kita yang harus menunggu papah nya dulu "


" Anak kita atau kamu sayang " goda lintang mencubit hidung sang istri


" Anak kita by " elak mentari, entah kenapa akhir-akhir ini ia tidak akan bisa tidur kali tidak Ada sang suami


" Baiklah kalo begitu ayo kita tidur sayang " Ajak lintang


Lintang dan mentari sudah terbaring, mentari menaruh kepalanya di dekat ketiak sang suami " Sayang geli "


" Tapi aku suka by "


" apa ini permintaan anak kita .?"


" Entah lah."