
Yuli yang sedang asik menonton tv sambil mengemil cemilan yang ia beli tadi, Namun ia kaget ketika adik nya membawa seorang laki-laki " Kak ada teman kakak ini " kata Adik Yuli " Temen kakak bule, kakak hebat bisa berteman dengan bule " Seru sang adik
" Hus Sanah masuk kedalam " usir Yuli. lalu Yuli mengajak Richard ke depan rumah
" Mau ngapain datang ke mari.?" Tanta Yuli sambil liat kanan dan kiri
" Memang nya aku tidak boleh datang ker umah pacar ku sendiri .?" tanya Richard
Yuli memutarkan Bola mata nya " Kalo ibu tau bisa di gantung aku "
" Kenapa.? seharusnya kamu seneng dong di Apelin sama Pacar sendiri " ucap Richard sambil duduk di Kursi " Atau kamu punya selingkuhan ya" tuduh Richard
" Bu..bukan begitu " Yuli menggaruk kepala yang tidak gatal " Sudah lah, Sebenarnya ada apa kamu kemari.?" tanya Yuli ikut duduk di kursi
" Aku rindu kamu " ucap Richard sambil tersenyum
" Jangan bohong, aku tau kamu kesini karena ada perlu kan.?" tanya Yuli
" Hm.. baik lah aku jujur, Aku ke sini mau mengajak kamu ke rumah Lintang, karena mereka sudah sampai kemarin sore di sini dan mereka mengundang kita makan malam sekarang "
" Wah teman laknat kenapa dia gak bilang kalo sudah ada di kota ini " Kesal Yuli " kamu juga kenapa gak bilang kalo mereka sudah datang "
" Sudah jangan marah_marah aku juga baru tau tadi sore " Ucap Richard jujur " Mending sekarang kamu bersiap_siap, kita harus ke rumah mereka sekarang "
" Baik lah tunggu, aku akan bersiap dulu " Yuli pun langsung masuk kedalam rumah untuk berisap_siap
Ting..
Big Bos : Nanti tolong belikan Martabak Telur dan martabak rasa keju,coklat,dan kacang
Richard mengerutkan kening nya ketika membawa pesan dari lintang ia merasa ada yang aneh
" Ada apa dengan dia ini, Tidak biasanya dia makan yang beginian atau ini pesanan bini nya kali ya " Gumam Richard. lalu melihat ke samping ia sangat kaget ketika melihat adik Yuli yang sedang memperhatikan dirinya dengan tangan yang sedang menopang dagu dengan mata yang di kedip_kedipkan
" Kamu sedang apa jongkok di sana .?" Tanta Richard
" Sedang memperhatikan kakak bule " jawab jujur adik Yuli
" Astaga, kenapa tidak duduk di kursi saja " Kata Richard
" Karena kursi nya sedang kakak duduki, jika aku ke sana dan duduk di dekat kakak nanti kak Yuli ngamuk " Jawab polos nya
" Sekarangkan kakak kamu tidak ada, jadi duduk lah " perintah Richard
Akhirnya adik Yuli pun duduk di kursi dekat Richard " Apa kakak benar orang bule.?" Richard pun menganggukkan kepala nya
" Wah kakak aku memang hebat ya bisa pacaran dengan bule " seru nya
"Tapi Apa kakak tidak bawa martabak.?" tanya adik Yuli yang melihat Richard tidak membawa apa-apa
" Tidak "
Adik Yuli berdecak " ck..CK.. kakak bule ini bagai mana sih masa mau apel ke rumah pacar tidak membawa martabak " Ucap nya
Richard mengerutkan kening nya " Di mana_mana ya jika kalau mau apel itu harus bawa martabak atau apa gitu untuk menyogok orang tua si perempuan agar di ijinkan keluar rumah "
" Apa harus begitu .? " Tanya Richard baru tau
" Ya iya lah, ah kakak bule payah " Ucap adik Yuli lalu meninggalkan Richard sendiri di depan rumah