Boss Love

Boss Love
Cemburu



~Pagi hari


Richard bangun awal senyum Richard terbit ketika melihat mantan gadis di depan nya. Richard sangat bangga karena ia menjadi yang pertama untuk sang istri.


" eum.." Yuli membuka mata nya ia melihat Richard yang sedang memandangi dirinya


" Apa yang kamu lakukan .?" Tanya Yuli yang langsung menutup mulut nya


" Aku sedang memandangi mantan gadis "


plak..


Yuli memukul dada Richard pelan, namun ketika Yuli ingin turun dari tempat tidur ia malah merasakan sangat amat sakit di bagian intinya


Richard dengan sigap turun dari tempat tidur lalu membantu Yuli untuk ke kamar mandi " Makanya jangan asal kabur aja " Ucap Richard yang sedang menggendong Yuli ke kamar mandi


" Turunin malu, nanti ada yang lihat " Protes Yuli. Yuli takut jika adik atau mentari berada di rumah, apa lagi mereka tidak menggunakan sehelai Pakai pun


" Tidak akan, karena adik mu di bawa pulang sama mentari dan lintang jadi di rumah ini hanya ada kita berdua " Jawab Richard


Karena kamar mandi Yuli tidak ada air hangat jadi Richard mendudukkan Yuli di meja makan, sedangkan Richard langsung merebus air untuk Yuli berendam, Setelah air nya panas Richard menaruh air itu di dalam baskom yang lumayan gede yang biasa Yuli pakai untuk merendam cucian. Richard memangku Yuli kembali dan menaruh Yuli di dalam baskom itu " Wah rumah ini sepertinya harus banyak di permak agar ada Bak mandi nya, tidak lucu bukan jika kita ingin berendam berdua harus masuk ke dalam sana hahaha" Richard tertawa. bagaimana mungkin mereka bisa masuk kedalam baskom itu.


" Kamu ini ada_ada saja, sudah sana keluar aku ingin berendam dulu " Usir Yuli. Jujur saja Yuli sangat malu kepada Richard apa lagi Yuli sedari tadi tidak memakai apapun " Untung adik ku tidak da, coba kalo ada habis aku di goda oleh nya "


Richard balik ke kamar nya ia melihat seprai ada noda darah nya, senyum pun terbit di wajah Richard " tau rasanya akan lebih nikmat mending aku menikah dari dulu saja " gumam Richard


~ Di rumah lintang


Mentari, adik Yuli dan juga lintang sedang menikmati sarapan pagi nya. mereka sudah pulang ke rumah lintang dari hari kemarin


" Sayang hari ini kamu tidak perlu kemana_mana ya. kemarin kamu pasti sangat lelah "


" Baik lah. aku juga merasa ingin istirahat saja di rumah "


Lintang mengelus Rambut Mentari dengan lembut, semua itu tidak lepas dari pandangan Adik Yuli " Uh romantis nya "


" Jangan di lihat dek "


" Is kakak mah, pemandangan gratis tidak boleh di lewat kan, aku jadi ingin menjadi kak mentari " ucap Polos Adik Yuli


Mentari langsung melotot mendengar ucapan Adik Yuli itu " Jangan mimpi karena suami ku hanya milikku dan tidak akan ada yang sama seperti suami ku jadi jangan Bermimpi jadi diriku " Ketus mentari


Adik Yuli yang langsung dapat teguran langsung menunduk, ia meremas ujung rok sekolah nya. Adik Yuli ini tipe wanita yang centil dan suka mengagumi milik orang lain. tidak ada yang tau jika Adik Yuli tertarik dengan lintang, wajah lintang yang tampan, gagah apa lagi kaya, siapa yang tidak tertarik dengan lintang.


" Maafkan aku kak " adik Yuli langsung pergi ke sekolah tanpa mendengar jawaban dari lintang dan mentari " kenapa aku bisa keceplosan sih, Uh kalo dah begini pasti berabe " batin adik Yuli


" Aku tidak suka dia ada di sini " Ucap ketus Mentari


Mentari yang dulu ramah dan menyayangi Adik yuli tapi entah kenapa setelah Mentari suka memergoki adik Yuli yang selalu memandang Sang suami membuat Mentari kesal dan tidak ingin memberi celah kepada wanita-wanita yang selalu memperhatikan suami nya.


" Iyah nanti kamu sudah pulang saja ke rumah Kakak nya" Ucap lintang


" Huh. baru segitu aja aku merasa kesal apa lagi nanti jika dia sudah tinggal di sebelah rumah kita, dia pasti akan mencari_cari alasan untuk mencari mu kemari "


Lintang tersenyum " Apa kamu cemburu ?"


" Apa jika Posisi ku ada di Haby, Haby tidak akan cemburu.?" Tanya balik Mentari " Ah sudah aku mau ke kampus saja, lebih baik aku ke kampus dari pada Memikirkan wanita itu " Kesal Mentari


" Sayang. bukan nya kamu sudah ngambil Cuti.?"


Mentari melihat ke arah lintang " Memang nya kalo sudah cuti aku tidak bisa main ke sana.? kan lumayan banyak cowok " Ucap Mentari


" Berani kamu pergi dan melihat cowok lain, akan aku kurung di dalam kamar " Ancam Lintang


" Is is is. Haby mah mainan nya ancaman " Mentari langsung duduk kembali di kursinya. Mentari bukan tidak berani namun mentari tau apa hukuman yang akan di berikan oleh suami nya itu, tidak hanya di kurung di kamar bahkan Lintang akan membuat mentari lemas berkali_kali


Lintang mengelus rambut sang istri " Nah gini kan tambah cantik " Puji Lintang " aku seperti tidka jadi ke kantor, aku ingin menemani istri ku yang cantik saja "


" Kalo Haby tidak ke kantor lalu siapa yang akan mengurus kantor, ingat loh kak Richard akan pergi berbulan madu " Ucap Mentari, sepertinya ucapan mentari berhasil membuat Lintang berfikir sejenak


" Huh, ya sudah aku ke kantor tapi di temani istri yang cantik ini ya " Mentari yang awal ingin bebas dari sang suami malah akan semakin susah


" oke Haby " jawab mentari cepat


Mentari saat ini sudah mengambil cuti karena sang suami yang tidak mengijinkan Mentari pergi ke kampus, apa lagi di kampus banyak laki-laki yang memandang wajah cantik sang istri, itu membuat Lintang kesal


Akhirnya mereka pergi ke kantor. Sudah biasa jika lintang akan berlaku mesra di depan orang, karena lintang ingin memamerkan istri cantik yang sedang mengandung calon anak nya itu


Lintang merangkul sang istri dengan posesif orang yang melihat nya akan sangat iri karena perlakuan lintang kepada mentari sangat manis menurut mereka


" Uh aku jadi mau menjadi istri si bos "


" Hahaha jangan ngarep, lihat tubuh mu saja seperti lemper yang di ikat sama tali rafia " balas teman nya geleng-geleng


" ya siapa tau saja si bos bosen gitu sama yang langsung, kurus terus liat aku langsung kesemsem "