
Pagi ini setelah sarapan rencana nya Lintang dan mentari akan pergi ke Korea sesuai permintaan Mentari yang menginginkan melahirkan di sana. Pagi sekali Mentari sudah membangunkan sang suami karena sudah tidak sabaran untuk berangkat " By.. ayo, nanti kita ketinggalan pesawat" ajak Mentari yang sedang sarapan
" Sayang. dengar, kita itu pergi pakai jet pribadi bukan pesawat " Ucap Lintang " Jadi tidak perlu menunggu jadwal "
" Memang nya bisa.?" Tanya Mentari polos
" Sayang. kamu itu istri dari seorang Lintang pengusaha muda yang sukses dan Aku ini adalah Pewaris tunggal dari keluarga Ayah ku " Ucap bangga Lintang
Mentari berbuka datar lalu menggeleng kepalanya " CK..CK..ck.. Dek lihat lah papah mu itu sombong sekali " Ucap Mentari kepada Calon anak nya
" Aku sombong karena memang adanya begitu, tidak di kaya_kayakan tapi nyatanya nol besar "
" Iya deh bagai mana papah saja ya nak " balas Mentari " Sudah ayo cepat sarapan nya, aku sudah tidak sabar untuk berangkat"
" iya sayang "
Setelah sarapan Lintang dan mentari pergi ke bandara dengan di antar oleh supir. Richard tidak bisa mengantarkan Soalnya dia harus menghandle Pekerjaan Lintang.
Sesampai nya di Bandara mereka pun langsung menuju jet pribadi milik lintang " Ini benar punya kamu by.?" Tanya Mentari sambil melihat-lihat isi jet nya
Mentari sangat kagum dengan isi jet pribadi milik sang suami apa lagi di dalam nya sudah komplit dengan pasilitas " Kita akan tidur di sini by.?" tanya Mentari
" jika kamu mau, kamu bisa tidur di sini sayang " Jawab Lintang
Mentari duduk di tempat tidur rasanya sangat nyaman " Ayo sayang kita duduk lagi " Ajak Lintang
Mereka pun duduk kembali di kursi mereka masing_masing dengan menikmati makanan yang di sediakan oleh pramugari " Makanan nya enak by" Ucap Mentari memakan makanan nya
Lintang tersenyum " Maka habis kan lah " Jawab Lintang mengelus pipi cabi istrinya " Jika mauntidu, Tidur lah perjalanan kita membutuhkan waktu sekitar tujuh jam "
" Iyah by " Jawab Mentari yang memasukan anggur kedalam mulut nya
~ Di rumah Richard
Yuli sedang uring_uringan karena ia tidak mendapatkan uang dari Richard untuk membayar arisan dirinya dan juga sang adik " Aaahhh bagai mana ini " Kesal Yuli mengacak-acak rambut nya
" kenapa kak.?" Tanya Yuni kepada sang kakak. Yuni yang baru saja pulang melihat kakak nya dengan rambut yang acak-acakan
Yuli langsung melihat kearah sang adik " dari mana kamu.? kenapa baru pulang?" Tanya Yuli karena sang adik tidak pulang sedari kemarin siang
" aku nginep di rumah teman kak " Jawab yuni " Aku ke kamar dulu " Yuni langsung melangkah meninggalkan Yuli yang sedang setres memikirkan uang arisan
" Is anak itu, gak ada prihatin nya kepada kakak nya sendiri " Grutu Yuli yang melihat punggung Yuni sudah menjauh " Sekarang aku harus bagai mana hiks.. Si mentari dan Lintang juga tidak ingin membantu ku, Awas saja jika mereka susah nanti aku tidak akan pernah mau membantu mereka " Kesal Yuli
~ Di perusahaan
Richard baru saja usai sarapan dengan Rilis. Rilis tadi pagi ia membawa bekal makanan lebih untuk di santap berdua dengan Richard " Masakan mu sangat enak " Puji Richard
" Kamu bisa saja " Jawab rilis malu_malu
" Jangan begitu. kamu bilang begini karena sedang dengan ku " Ucap rilis sambil memakan makanan nya " Sudah di makan saja, pamali makan sambil ngomong "
Richard pun hanya menurut saja dengan ucapan Rilis lagian mau ngomong kaya gmn juga liris pasti tidak akan percaya, apa lagi status mereka yang sama mempunyai pasangan.
Setelah sarapan mereka pun melanjutkan aktivitas mereka masing_masing. Handphone Richard terus di telor oleh Yuli yang sedari tadi mengirim pesan dan juta telpon " Wanita ini " kesal Richard lalu menaruh handphone nya di dalam laci kerja nya
Entah lah saat ini Richard sudah tidak punya perasaan ap_apa kepada Yuli apa lagi melihat Yuli yang sikap nya semakin jadi, Bukan nya berubah malah berulah, andai saja dirinya tidak mempunyai janji kepada mendiang ibu nya mungkin Richard akan menceraikan Yuli saat ini juga.
~ Di Korea
Lintang dan mentari baru saja sampai di salah satu apartemen milik Lintang sesama remaja dulu " Kamu dulu tinggl di sini by.?"
" Iyah. " Jawab. lintang membawa Mentari ke dalam kamar " istirahat lah, aku akan pesankan makanan untuk kita, besok baru ke RS untuk cek kandungan "
" Baik by " Bukan nya istirahat Mentari malah asik bertanya sama Mbah Google tempat yang asik untuk di kunjungi di korea " Wah aku harus ke sini nanti " Ucap Mentari. Busan yang akan pertama kali Mentari kunjungi.
\= Busan
Busan dikenal sebagai kota pelabuhan yang ramai serta selalu menjadi tujuan wisata yang populer di Korea Selatan. Ini karena, kota ini memiliki pemandangan yang indah, yang terdiri dari pegunungan, hutan dan pantai yang menakjubkan.
Selain itu, Busan juga terkenal memiliki banyak situs bersejarah menarik yang tersebar di sekitar kota: ada Kuil Beomeosa yang populer dengan banyak sumber air panas, restoran makanan laut yang fantastis, dan banyak kegiatan di luar ruangan yang bisa Anda coba.
Ceklek..
" Sayang. aku pikir tadi kamu tidur, ko malah main handphone" Ucap Lintang berjalan ke arah mentari
" Aku ingin ke Busan by " Jawab Mentari
" Iyah, besok lagi. kita hari ini istirahat dulu. Besok setelah dar RS kita jalan_jalan ke Busan " Ucap Lintang " Ayo makan. aku sudah pesankan makanan korea khusu untuk istri tercinta ku " Ajak Lintang
Lintang dan mentari pun langsung ke meja makn. Di meja makan sudah ada, Kimchi, kimbab, mieyeok guk " Wah Haby memang paling tau apa yang sedang di inginkan oleh anak kita " Ucap mentari
" Aku ini papah nya jadi sudah pasti akan selalu tau apa yang di inginkan oleh anak kita " Jawab lintang " Sekarang ayo makan. jangan Selfi_selfi terus nanti makanan nya keburu dingin " Tegur lintang
" Maaf by, habis aku ingin membuat momen siapa tau nanti kita tidak kemari lagi " Ucap Mentari
" Kita bisa ke sini lagi jika kamu mau sayang "
"Benarkah.?"
" Iyah " Jawab nya " ayo makan "
Mentari menaruh handphone nya di atas meja lalu ia menikmati makanan yang di hidangkan oleh sang suami. Lintang sudah terbiasa melihat Mentari makan dengan napsu yang lumayan besar, Mungkin itu karena mentari sedang hamil makanya seperti itu.
Setelah usai makan, Lintang mengajak sang sitri untuk Menonton drama yang biasa mereka tonton jika sehabis makan.