Boss Love

Boss Love
Kedatangan ibu mertua



Di Korea sepasang suami istri sedang menikmati musim dingin dengan secangkir coklat panas dan capuccino panas " Uh.. by ternyata jika saat sedang musim dingin seperti ini lebih nyaman diam di kamar dari pada di kafe " ucap Mentari sambil menggosok-gosok tangan nya agar hangat


" Iyah apa lagi jika di atas tempat tidur, akan semakin enak " Jawab Lintang menggoda Mentari


" Is kamu by pikiran nya ke sana Mulu "


" Tapi istriku suka kan " goda nya


" Tau ah " Mentari cemberut, bagai mana Mentari tidak cemberut, orang Lintang malah memanfaatkan ke adaan setelah Dokter berkata harus sering main di atas ranjang agar proses lahiran nya lancar


Yah saat ini usai kandungan Mentari sudah mau menginjak bulan sembilan bahkan Lintang sudah mempersiapkan semua nya, bahkan lintang selalu siap siaga ketika Mentari merasa keram atau membutuhkan dirinya


" Itu semua kan saran dari dokter sayang " ucap lintang membela diri


Lintang sangat suka menggoda Mentari apa lagi jika mentari sampai manyun_manyun " Uh.. istriku yang cantik imut dan baik hati, Ayo kita pulang " ajak lintang sambil tersenyum lucu


" Kamu aneh by, jika tersenyum seperti itu " ucap Mentari. akhirnya mereka pun pulang, berjalan sambil bergandengan tangan karena apartemen dan kafe cukup dekat " By lihat turun salju, aku ingin di foto " Mentari memberikan Handphone nya lalu ia berfoto di bawah guyuran salju


Mentari memang sangat beruntung memiliki sang suami yang selalu mendukung dan memenuhi keinginan nya. Beda hal nya dengan mantan sahabat nya saat ini


Yuli sedang berduka karena sang adik telah tiada satu Minggu yang lalu tapi rasa duka itu masih menyelimuti Yuli " Maafkan kakak dek, kakak tidak bisa menjaga mu dengan baik " ucap Yuli yang sedang duduk di pusaran sang adik, Yuli akan datang ke makam Sang adik jika dirinya mengingat Yuni, rasa kehilangan yang begitu dalam sehingga dirinya rela bulak balik ke makam kebetulan malam Juni dan sang ibu berdekatan.


~Richard


Hari_hari Richard saat ini biasa saja, semua keperluan dirinya telah di bantu oleh bibi yang dulu bekerja di rumah besar. semenjak bercerai dengan Yuli, Richard menjadi enggan untuk berhubungan dengan wanita bahkan dengan rilis pun ia hanya seperlunya saja tidak seperti dulu jika bertemu pasti akan berc_ta tidak ada canda tawa lagi bahkan Richard seperti menutup diri.


Demi mengisi waktu kekosongan nya, Richard menyibukkan diri dengan pekerjaan nya bahkan ia tidak segan untuk lembur, padahal dulu Richard paling anti untuk lembur apa lagi Samapi menginap, seperti saat ini jam sudah menunjukan jam sepuluh malam namun Richard sepertinya enggan untuk pulang ia masih memeriksa berkas.


Rilis yang melihat Richard sangat kasian namun dirinya sendiri yang menginginkan untuk mengakhiri hubungan mereka " maafkan aku, kamu seperti ini pasti karena aku " Gulma rilis merasa sedih melihat Richard Seperti ini. tidak ada yang tau jika Richard saat ini sudah berstatus duda


Awal nya rilis sudah pulang namun entah angin apa yang membawa rilis ke kantor untuk melihat Keadaan Richard. benar saja ketika dirinya Samapi Rilis melihat Richard yang masih sibuk dengan pekerjaan nya " Richard" Panggil rilis sambil berjalan ke arah meja Richard


Richard yang tadi nya fokus kepada berkas nya tiba-tiba ia di kaget kan Dengan ke datangan liris " Sedang apa kamu di sini.?" Tanya Richard dengan tatapan tidak bersahabat


" A..ku ke sini karena khawatir dengan mu " jawab Rilis sambil meremas tas yang dia pegang


Richard tidak bergeming dia masih dingin seperti biasanya, dan kemabli fokus dengan berkasnya " Tidak ada yang perlu kamu khawatir kan, saya baik_baik saja " ucap Richard tanpa menoleh sedikit pun


Richard menghentikan aktivitasnya lalu melihat punggung rilis yang mulai tidak terlihat " Maafkan aku, aku tidak ingin membuatmu dalam masalah " Lirih Richard. walaupun di hati Richard ada rasa cinta untuk rilis namun ia pendam sendiri karena Richard sadar jika cinta nya telah berlabuh kepada wanita yang salah, wanita yang memiliki seorang suami.


Tapi jika rilis meminta bantuan kepada Richard, Richard sudah berjanji akan menolongnya.


~ Rumah rilis


Sesampai nya di rumah rilis melihat ada ibu mertua nya yang sudah berdiri di dekat pintu masuk " Dari mana saja kamu?!" tanya nya sambil menaruh kedua tangan di pinggang


" Maafkan rilis Bu, tadi rilis ada kerjaan sedikit di kantor " Jawab rilis


plak..


Ibu mertua rilis telah melayangkan tamparan ke pipi Rilis, Sakit, sudah pasti namun bagai mana lagi ini bukan yang pertama kalinya rilis di tampar oleh ibu mertua nya " Ma..maaf Bu "


" Dasar wanita tidak tau diri, tidak tau di untung, Masih untung anak saya mau menikahi mu tapi kamu malah kelayapan tidak jelas seperti ini? bahkan kamu tidak memberikan anakku makan!! " bentak ibu mertua


Sedangkan suami rilis yang sedang duduk di sopa ia tidak bisa menolong Rilis bahkan ia hanya bisa memberi kode untuk diam saja kepada rilis " maaf Bu, aku lelah bolehkah aku ke kamar ku sekarang " tanpa menunggu jawaban Rilis langsung pergi ke kamar, ada rasa jengkel kepada suaminya itu yang tidak pernah membela dirinya di depan ibu nya.


" Dasar wanita gak tau di untung! lihat lah istrimu itu tidak punya sopan santun, laga nya seperti rumah nya sendiri, Dasar wanita mand_l " Langkah Rilis terhenti ketika mendengar ucapan ibu mertua, lalu ia tersenyum sinis dan melanjutkan langkah nya.


Suami rilis Terpaksa bilang jika rilis adalah wanita mandul Kepada ibunya, karena dirinya tidak ingin di salahkan apa lagi Samapi ke Tahuan jika dirinya mempunyai pacar pria.


Ceklek


Rilis tidak menoleh karena ia sudah tau siapa yang masuk " RI.."


" Tidak perlu meminta maaf, aku sudah terbiasa dengan ucapan ibu mu " ucap rilis yang sedang duduk di depan cermin


" Sungguh aku minta maaf, Aku tidak tau jika ibu akan datang " Ucap Suami rilis


Alih-alih menjawab, Rilis malah memberikan pertanyaan kepada suami nya itu " Apa yang di maksud ibumu soal aku mandul.? Apa kamu tidak bilang kepadanya jika dirimu memiliki kekasih pria dan burung mu tidak berfungsi .?! " Tanya rilis dengan nada tinggi " Dan sekarang kamu bilang kepada ibumu jika aku yang mandul, karena kamu tidak ingin di salahkan, begitu.?" rilis benar_benar marah kepada suaminya


" Maafkan aku " Ucap nya sambil menunduk