
Siang ini mentari dan juga lintang berencana memeriksakan kandungan Mentari. mereka sudah membuat janji dengan dokter yang sudah menangani kandungan Mentari dari awal " By. Jadi kita pergi ke dokter.?" Mentri duduk di pangkuan sang suami yang sedang membaca Berkas_berkas
" Jadi sayang. aku sudah tidak sabar ingin melihat perkembangan anak kita " Jawab mentari yang langsung menutup berkas nya
" Kalo begitu ayu kita pergi sekarang sekalian kita cari makan siang dulu " Ajak Mentari
" Baik lah sayang. Aku beresin ini dulu "
" Ok By" mentari turun dari pangkuan sang suami lalu duduk di sopa sambil mengeluarkan alat tempur untuk membenarkan Penampilan mentari
Lintang melihat kearah sang istri yang sedang membenarkan Dandanan nya " Apa harus kamu memakai lipstik merah begitu.?"
" Ini bagus by. dan biar aku cantik " Tanpa melirik mentari masih membenarkan Lipstick nya
Lintang memijat Pelipis nya karena bingung dengan kelakuan ibu hamil yang aneh_aneh, padahal tanpa dandan mentari sudah terlihat sangat cantik. Karena tidak ingin membuat mood Sang istri hancur lintang mengikuti apa yang di inginkan oleh sang istri walaupun sebenarnya Lintang merasa risih
Lintang merangkul pinggang sang istri dengan mesra. Lintang mengajak untuk makan siang terlebih dahulu karena jam sudah menunjukan jam dua belas siang " kamu mau pesan apa sayang .? "
" Aku mengikuti saja by. By aku ke toilet dulu ya "
" iyah sayang hati_hati " Mentari pun langsung bangkit dari duduk nya lalu pergi ke toilet
" kak lintang "
Lintang langsung menatap wanita yang sedang bersama teman_temannya itu " kak lintang sini .?" Tanya adik Yuli yang langsung duduk di samping lintang
Lintang tidak menjawab. teman_teman adik Yuli langsung berbisik " Wah lihat teman kita hebat ya bisa kenal dengan pewaris tunggal "
" Iyah gue gak nyangka jika omongan nya benar dan tidak halu "
" Tapi apa benar jika tuan lintang itu pacar nya.?"
" kita lihat saja nanti "
Mentari yang melihat Ada adik Yuli di samping sang suami dan juga beberapa gadis yang memakai seragam sekolah. selintas Mentari mendengar ucapan teman adik Yuli, Mentari tersenyum kecut. Mentari berjalan kearah sang suami dengan elegan " By.." Panggil Mentari dengan manja
" Iya sayang " Jawab lintang langsung
Adik Yuli mengepalkan kedua tangan nya, sedari tadi lintang hanya diam saja ketika dia ajak bicara oleh adik yuli namun lintang langsung menjawab ketika Mentari memanggil nya.
" Hah! Sayang.?" Ucap serempak teman adik Yuli
Teman_teman Yuni kaget " Apa kakak istri nya tuan lintang.?"
" Iya saya istrinya, dan ini adalah buah cinta kami " Ucap mentari sambil mengelus perutnya
Yuni membuang wajah nya kearah lain ketika melihat kemesraan Mentari dan lintang " Desah apa kamu di sini Yun.?" Tanya mentari " terimakasih sudah menemani suami kakak " Ucap mentari lalu mengeluarkan uang yang berwarna merah beberapa lembar di dompet nya " Ini uang untuk jajan kamu " Mentari memberikan uang itu ke tangan Yuni yang di bawah meja
" jangan pernah macam_macam dengan ku apa lagi berniat mengambil suami ku, aku baik padamu bukan berarti aku menerima mu " Bisik mentari di telinga Yuni
" Iyah nih gue juga langsung cabut " Pamit teman_teman Yuni
" pergi Sanah, memang nya gue pikiran, gue tau Lo berdua itu dekat dengan gue karena kak lintang " terik Yuni
" Kalo ya kenapa.? Lo nya aja yang halu nya ke tinggian, ngaku_ngaku sebagi pacar Tuan lintang Segala " Mereka berdua langsung pergi meninggalkan Yuni sendirian
" aaaahhhh. ini semua gara_gara mentari andai saja dia tidak datang mungkin gue sekarang bisa dekat dengan lintang " Kesal Yuni lalu pergi dari restoran
Di dalam restoran Mentari menatap Lintang dengan lekat " apa yang sudah ia bicarakan dengan mu by .?" Tanya Mentari penasaran
" kak lintang di sini.? kenapa gak bilang sama aku mungkin aku akan nemenin kakak, tapi maaf Yuni gak bisa temani kak lintang soalnya Yuni sudah ada janji sama teman-teman Yuni " Kesal lintang sambil memperagakan Ucapan Yuni " Cepat lah hubungi sahabat mu itu, dan suruh dia membawa adik nya dari rumah kita, Jika aku tidak ingat bahwa dia adik sahabat mu sudah aku usir dari kemarin "
" Aku harus nunggu Yuli pulang dulu, karena jika aku menghubungi nya sekarang takut nya Yuli langsung pulang dan mereka akan gagal berbulan madu "
Lintang mendengus kesal " Kalo begitu kita nginap di Hotel milikku saja Samapi Yuli pulang, aku malas pulang jika masih ada anak ular di rumah "
Mentari tersenyum " Baik Haby. sekalian kita bulan madu lagi " Bisik Mentari
Setelah makan. Mentari dan juga lintang langsung ke dokter kandungan, Dan setelah hasil pemeriksaan Kandungan nya sangat sehat dan kuat, soal jenis kelamin belum bisa di lihat.
Sesuai rencana sehabis pulang dari dokter mereka langsung ke hotel milik lintang, mereka akan menghabiskan waktu berdua di sana " By. kamar nya bagus sekali " Mentari menyelusuri Kamar hotel yang serba komplit, satu kamar, satu ruang tamu, Mini kitchen dan ada mini bar, di balkon ada kolam renang yang khusu untuk lintang
" Kamar ini tidak pernah di sewakan karena kamar ini khusu untukku dan untukmu, Aku juga sudah mengisi lemari dengan pakaian mu " ucap Lintang
" Benarkah.?" Tanta mentari tidak percaya
" Kalo tidak percaya lihat saja " Mentari langsung ke tempat pakaian yang cukup rapih, baju_baju Lintang tersusun rapih di tempat nya dan Benar saja di sini ada banyak baju wanita tapi masih tertera dengan cap Toko ternama
" wah By. ini mah bukan hotel nama nya tapi Kamar pribadi "
" dan sekarang mari kita berenang " Ajak lintang. Mentari langsung menganggukkan kepala nya
~ Di rumah lintang
Yuni yang baru saja datang ia tidak melihat ada kehidupan di rumah ini, bahkan pelayan yang kemarin menyambut nya datang tiba-tiba menghilang entah kemana " Kemana pergi nya mereka.?" Gumam Yuni
" mbak..." teriak Yuni namun tidak ada yang menawan, Juni langsung ke dapur tapi nihil tidak ada siapa-siapa di sana " kemana pergi nya mereka " Yuni pun tidak memperdulikan itu, ia langsung masuk ke kamar dan berniat untuk berdandan yang cantik agar di lirik oleh Lintang
Jam makan malam, Yuni keluar dari kamar nya ia berjalan dengan anggun nya ke dapur dengan menggunakan dress yang cantik di atas lutut " keman pergi nya mereka. ko pada gak ada, apa jangan-jangan belum pulang " Gumam Yuni
Yuni ke meja makan namun di sana tidak ada apa_apa, meja masih kosong melompong hanya ada kertas
...jika ingin makan, masak lah sendiri, tuh di dekat kompor gas sudah di sediakan mie rebus dan juga telor jangan manja....
....kepala pelayan ....