
" Aku tidak tau ini kah yang di nama kan cinta atau bukan karena aku belum pernah merasakan nya namun ketika aku dekat dengan mu jantungku selalu tidak karuan bahkan aku sangat nyaman ketika dekat dengan mu " ucap Richard " Karena aku buta akan cinta. maka ajarkan aku untuk untuk mengenal cinta "
Yuli menutup mulut nya ia tidak menyangka bahwa perasaan nya ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. namu karena Richard yang tidak mengerti akan cinta maka ia terlambat menyadari nya.
Yuli menarik lengan Richard yang masih memegang setir. Yuli menc_m bi_r tebal Richard.
sontak saja Richard kaget dapat serangan dari Yuli, namun Richard tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. ia pun membalas Ciu_n kaku Yuli " Kamu tidak pandai berc_n maka biarkan aku yang memimpin " ucap Richard menahan tekuk leher Yuli dan memperdalam ciu_n nya
Yuli yang memang masih awam dengan ciu_n Namun ia pernah melihat nya di Vidio yang suka ia tonton. namun ternyata rasanya sangat luar biasa " Eumm. " Yuli mengeluarkan lenguhan kecil ketika oksigen nya mulai habis
Richard menghentikan ciu_n nya. ia mengusap bi_r tipis milik Yuli dengan jari nya lalu Richard mengecup kening Yuli " Mulai sekarang kamu adalah milikku dan ajarkan aku tentang mencintai "
Yuli tersenyum malu karena ia dengan berani nya menc_m Richard terlebih dahulu.
Richard yang melihat Yuli malu ia pun tersenyum. Richard memegang tangan Yuli dan sebelah nya lagi memegangi setir mobil sesekali Richard menc_m punggung tangan Yuli.
Di Villa
" Eum.. Kakak " Panggil Mentari yang baru saja bangun
" Iya sayang "
" Bangun aku laper " Ucap Mentari yang merasakan perut nya yang mulai keroncongan
Bagai mana tidak keroncongan mereka melakukan Adegan ahem ahem Samapi berkali-kali " Kenapa kak lintang tidak merasa lelah ya, padahal tadi dia sudah bekerja keras " gumam Mentari yang melihat lintang masih seger saja padahal dirinya merasa lemas dan lelah
Mentari turun dari ranjang dengan menggunakan selimut karena ia masih telan_g bulat. Mentari berjalan ke arah Meja sambil menunggu Sang suami beres mandi ia berniat ingin mengirim pesan kepada Yuli ingin menanyakan keadaannya apa sudah sampai rumah atau belum. tapi nyata nya Yuli mengirim pesan yang membuat Mentari melongo
Yuli " Tariiiiii...
Yuli " aku malu sekali... tolong aku huaaaa...
Yuli " aku malu tariiii.. aku dengan lancang nya menc_m si bule Duan huaaaa aku sekarang harus bagai mana.? Jika kantung keresek bisa ku masuki, aku akan bersembunyi di kantung kresek itu huaaaaa.... tolongggggg....
Mentari tidak berniat untuk membalas nya karena ia tau saat ini di dalam mobil pasti sedang canggung apa lagi dengan agresif nya Yuli memulai duluan
" Kamu kenapa sayang senyum sendiri .? " Tanya Lintang yang baru usai dari kamar mandi
" Ini " Mentari memberikan handphone nya kepada Lintang
" Teman mu itu memang bar bar sayang " ucap lintang yang masih setia melihat handphone Milik Mentari
" Dia kaya gitu karena dia menyukai Kak Richard " balas Mentari " Yasudah aku mau mandi dulu " Mentari masuk kedalam kamar mandi