
Richard dan ibu berbicara serius bahkan Richard mengutarakan maksud dan niat nya untuk mendatangi Ibu ke sini, Tidak lupa Richard juga berkata jujur dengan status nya saat ini karena Richard tidak ingin ada yang di tutup-tutupi " Bagai mana Bu, apa Ibu menerima saya sebagi menantu ibu.?"
" Rilis hamil bu "
Deg..
" Naon maksud Neng, Hamil.?" Tanya Ibu kaget
( apa maksud Neng, Hamil.?)
Rilis menganggukkan kepala nya " Maaf Bu" Rilis langsung bersimpuh di kaki Ibu, karena Rilis merasa dirinya telah melukai Hati Ibu " Maafkan Rilis hiks "
Ibu memegangi dada nya, Ibu merasa kaget Sekaligus Shock " Naon dosa Ibu sampe Nang hamil siga kiye hiks. "
( Apa dosa Ibu sehingga Neng hamil seperti ini )
Richard langsung mendekat ke arah Ibu, walaupun dirinya tidak mengerti dengan ucapan Ibu, tapi Richard Mengerti dengan Yang di Ucapkan oleh Rilis " Ini bukan kesalahan Rilis Bu, ini salah saya, saya yang tidak bisa menahan Godaan sehingga saya menyicil nya dulu " ucap Richard yang tidak ingin Rilis di salahkan oleh Ibu
Rilis masih di kaki Ibu, Rilis masih meminta Ampun kepada Ibu " Ntos Neng, Neng tidak perlu melakukan Ini, Ibu sudah memaafkan Neng " Ucap Ibu " Tapi Ibu minta kalian harus segera Menikah " Lanjut ibu menerima semuanya
( Sudah Neng, Neng tidak perlu melakukan ini, Ibu sudah memaafkan Neng )
Walaupun Ibu kecewa kepada Anak nya namun Ibu juga tidak mungkin membenci Anak nya, sesakit apapun hari seorang Ibu, pasti akan Memaafkan kesalahan Anak nya.
Rilis langsung menoleh kearah Ibu " Terimakasih Bu, Ibu sudah mau memaafkan Rilis " Rilis memeluk Ibu dengan haru
" Terimakasih Bu " Lanjut Richard
" sudah berapa bulan, Apa kalian melakukan nya ketika Rilis masih berstatus seorang Istri.?" Tanya ibu " Kalo iya kamu sangat berdosa Nak, atau mungkin Anak ini, anak nya.."
" Tidak Bu!!" jawab kedua nya. Membuat Ibu menatap Pria dan dan Wanita ini
Dengan terpaksa Rilis menceritakan Semua masalah Rumah tangganya kepada Ibu, Ibu merasa lega karena Anak yang di kandung oleh Rilis bukanlah Anak dari mantan suaminya " Maafkan Ibu Nak, Ibu sudah salah sangka kepadamu " Ibu memegangi Tangan Rilis. Setelah Rilis menceritakan masalah Rumah tangga nya, Ibu mengerti kenapa Rilis bisa Pindah ke lain hati " Kalo begitu kalian Harus segera menikah sebelum perut Rilis Besar " ucap Ibu
" Iyah Bu, Kami sudah siap jika mau menikah hari ini juga " Balas Richard
" Tidak hari ini juga, kalian pasti capek, besok sore Saja, biar Ibu Membuat persiapan dulu " Kata Ibu
" Iyah Bu, tapi Ibu tidak perlu capek-capek, Biar saya saja menyiapkan semua nya " Ucap Richard. Kalo Richard yang menyiapkan Ibu atau dirinya tidak akan kelelahan karena Dengan uang bisa mengatasi semua nya
Rilis dan Richard beristirahat di kamar Rilis, benar saja mereka sangat kelelahan sehingga mereka langsung nemplok di atas bantal
~ Malam Hari
Ibu yang sedang menyiapkan Makan malam di kejutkan oleh beberapa rombongan untuk menghias rumah Ibu, Bukan hanya itu " Benar ini teh, pesanan nak Richard.?" tanya Ibu yang kaget
" Benar Bu, ini rumah nya Rilis bela kan.? "
" Berarti saya tidak salah masuk rumah orang "
" Sebentar saya bangunkan Menantu saya dulu, takut nya salah " Ibu segera membangunkan Richard dan Rilis
Richard berjalan di belakang Ibu " Kamu sudah datang.?" tanya Richard
" Iyah Tuan " jawab nya
" kalo begitu lakukanlah Tugas mu " Ucap Richard
" Baik tuan "
Mereka segera melakukan aktivitas nya, mendekor dan merias Rumah Ibu dengan sedemikian rupa, Untung Rumah Ibu mempunyai Lahan kosong jadi bisa di pakai untuk menaruh kursi
Ibu bengong dan Berbatin di hati nya " Siapa sebenarnya Menantu nya ini ?"
" Ibu, Ibu tidak perlu lelah atau pun capek buat nyiapin besok, Aku sudah Menelpon Restoran Untuk menyiapkan Hidangan Untuk besok, jadi Ibu duduk manis saja ya " Ucap Richard
Wajah Ibu menjadi sendu " Ibu kenapa sedih.?" tanya Rilis yang baru keluar kamar
" Nak Richard, Apa semua ini akan menjadi Hutang kami.? seperti mantan Suami Rilis yang mengikat kami dengan Hutang yang cukup besar " Tanya Ibu memegang tangan Richard
Richard terkekeh, Richard pikir kenapa wajah Ibu berubah menjadi Sendu nyatanya memikirkan itu semua " Dengar bu, Aku bukan berniat untuk sombong, tapi Aku bukan orang Miskin Bu, yang akan mengambil Apa yang sudah aku berikan kepada Rilis, Bahkan Aku sudah Menyiapkan Rumah untuk Rilis atas nama Rilis dan aku tidak akan mengambil itu semua karena itu sudah menjadi hak Rilis "
" Bukan sombong tapi malah menyombongkan diri " Sindir Rilis
" Rilis!" Tegur Ibu. Richard merasa senang karena telah di bela oleh Ibu " Ibu lega kalo Seperti itu, Ibu takut jika nanti Nak Richard menagih yang sudah kami gunakan "
" Tidak akan Ibu, jangan samakan Aku dengan mantan Rilis yang miskin itu "
" Baik lah Nak kalo begitu "
Ibu mengajak Rilis dan Richard untuk makan malam terlebih dahulu, Setelah selesai makan malm Richard dan Rilis terpaksa harus menunda tidur nya karena Kamar Rilis yang sedang di rias " Kalian tidur di kamar ibu saja " Ucap Ibu
" Tidak apa-apa Bu, lagian Ini sebentar lagi juga sudah beres " Jawab Richard
Satu kampung mendadak ramai mendengar Pernikahan Rilis, Ada yang mencela dan ada juga yang mendoakan Yang terbaik untuk Rilis apa lagi mereka tau bagai mana keluarga Mantan suami Rilis yang tamak
Mantan Ibu mertua Rilis meradang karena Rilis lebih dulu menikah dari pada Sang anak, Bahkan Ibu mertua Rilis samapi menelpon Sang anak agar segera pulang dan membawa mantu baru untuk dirinya " Aku tidak boleh kalah oleh mantan besan ku, Pokonya Si Ujang harus membawa wanita cantik besok, Kalo tidak awas saja, Sudah kehilangan uang Puluhan juta dan sekarang Aku harus kalah dari besan ku, Cih, Tidak akan aku biarkan " Kesal mantan Ibu mertua Rilis
Pagi hari sudah mulai ramai rumah yang sudah di hias dengan sedemikian rupa, Makanan yang sudah di sediakan oleh restoran termahal pun sudah tersaji kan di paras Manan. Pernikahan Rilis yang ke dua ini Tidak kalah mewah dengan pernikahan yang pertama, Bahkan Richard menyiapkan Cincin pernikahan nya dengan seharga 1M lebih untuk dua pasang cincin, Tidak hanya itu Richard juga menyerahkan Rumah dengan atas nama Rilis yang dulu ia tempati dengan Yuli sekarang sudah menjadi Milik Rilis karena Richard telah membelinya dari Yuli
Warga kampung sangat heboh ketika mengetahui harga Cincin pernikahan Richard dan Rilis, Dulu rilis hanya di beri mas kawin 10gram itu pun masih di tagih, banyak yang menyindir mantan mertua Rilis " Lihat lah Rilis, Lepas dari batu kali, langsung menangkap batu Berlian " Sindir Ibu-Ibu kampung