
Setelah kejadian tidak terduga tadi Lintang langsung melihat CCTV, benar saja jika tadi sang istri berada di kantin namun tidak lama kemudian mentari berjalan ke arah luar Kantor namun tidak lama kemudian Mentari kembali ke Kantor dengan membawa paper bag di tangan nya, Lintang pun langsung berjalan ke arah ruangan nya
Dengan tergesa-gesa ia berjalan ke Ruangan kantor nya, Benar saja sang istri sudah berada di ruangan nya " By. kamu dari mana.?" tanya Mentari yang sedang duduk di sopa
Lintang bernapas lega lalu memeluk sang istri " Kamu dari mana sayang.?" Tanya lintang " Kamu tau aku sangat menghawatirkan kalian "
Mentari memeluk erat sang suami " Aku tidak kemana-mana by, aku hanya ingin mencari makan siang untukmu dan juga kak Richard, namun pas aku kemari aku sudah tidak melihat ada nya kak Richard dan Haby "
" Karena aku mencari mu " Ucap Lintang
" Maafkan aku Haby, aku sudah membuat mu khawatir, lain kali aku tidak akan ulangi lagi "
" Janji sayang " Mentari pun mengangguk patuh " Dan apa yang sudah kamu beli di luar tadi, yang membuat aku khawatir dengan kalian"
" Aku beli ayam asap buat Haby " Jawab Mentari
" yaudah ayo kita makan " Ajak Lintang, Lintang sudah pusing dan kalut ketika mentari tidak ada di samping nya
Mentri menyuapi sang suami dengan telaten " Kak Richard kemana by.?"
" Dia sudah pulang kata nya ingin membereskan Rumah baru nya " Jawab lintang
" Oh, mereka sudah menempati nya.?"
" Sepertinya "
" berarti kita sudah boleh pulang ke rumah by " Tanya Mentari yang merindukan kamar nya, walaupun di tinggal beberapa hari tetap saja ia merasa merindukan kasur empuk nya.
" nanti sore kita pulang " Ajak Lintang, Sudah pasti di sambut dengan gembira oleh Mentari karena mereka bisa pulang ke rumah mereka
~ Di rumah Richard
Yuli dan Richard sedang membersihkan rumah dan menata beberapa barang agar terlihat cantik, " Suami bule, aku sudah Beli bakso di depan rumah ayo kita makan dulu " Ajak Yuli
" Boleh istri bule " Richard langsung mengambil mangkuk yang di bawa oleh Yuli
" suami bule "
" Iyah "
" Kapan mentari dan lintang pulang ke rumah aku sangat merindukan mereka " Ucap Yuli sambil memakan bakso nya
" Nanti malam istri bule, aku sudah mengundang mereka untuk makan malam bersama " Jawab Richard jujur
Yuli tidak mengetahui jika Tadi Richard menemui Lintang dan juga mentari, yang Yuli tau Richard hanya mau mengecek berkas_berkas saja
" Kalo begitu setelah ini kita Pergi berbelanja, Untuk menyiapkan makan malam "
" tidak perlu Kita bisa pesan dari Restoran saja, kita pasti akan lelah jika harus memasak " ucap Lintang
" heum baik lah, terserah kamu saja " Jawab Yuli
Jam dua siang Yuni baru pulang, ia sudah diberi tahu oleh Yuli jika mereka sekarang tinggal di rumah sebelah Milik mentari " kakak" panggil Yuni
" Iya dek, kakak di sini " Jawab Yuli yang sedang di taman
Yuni pun berjalan ke arah taman, ia melihat sang kakak dan Richard yang sedang membersihkan Taman, karena Yuli ingin membuat Taman " kakak sedang apa.?" Tanya Yuni
" kakak sedang ingin membuat taman. ko kamu baru pulang " Tanya Yuli
" Iyah tadi aku ada kerja kelompok dulu kak, oh iya ini beneran rumah kita.? Bagus dan besar sekali kak " Puji Yuni
Yuli tersenyum " kamar mu ada di lantai atas sebelah kamar kakak, jadi pergi lah bereskan kamar mu " Kata Yuli
Dengan semangat Yuni langsung pamit kepada sang kakak untuk masuk kedalam kamar nya
Sedangkan Richard tidak melirik sang adik ipar sedikit pun karena dia sudah malas melihat Yuni yang so baik
Di kamar Yuni langsung membaringkan Tubuh nya di atas tempat tidur " Akhirnya aku bisa memiliki kamar yang besar juga, Aku harus mendapatkan mereka entah itu kak lintang atau kak Richard, mereka sama-sama kaya " Gumam Yuni " mereka pasti akan tertarik kepadaku secara Aku lebih menarik dari pada mereka apa lagi goyangan ku yang hot siapapun tidak akan menolaknya " Ucap Yuni dengan percaya diri
Sedangkan Mentari dan juga lintang mereka sudah sampai di rumah nya, Mereka di sambut oleh para pelayan bahkan pelayan sudah menyiapkan makanan yang biasa di makan oleh Mentari " aduh mbak, gak perlu repot-repot, begini kalo nanti aku mau, aku tinggal mengambil nya " Ucap mentari merasa tidak enak karena Mbak membawakan makanan kesukaan nya
" tidak apa-apa non, kan non sudah beberapa hari ini tidak memakan makanan ini " Ucap mbak nya
Lintang melihat interaksi sang istri dan juga pelayan nya hanya tersenyum ternyata sang istri tidak berubah ia masih istrinya yang baik dan ramah " Mbak, saya mau bawa istri saya untuk istirahat dulu. nanti mbak bangunin kami jam Tujuh malam ya, dan tidak perlu masak karen kami akan makan di rumah sebelah " Ucap lintang. Mbak itu pun langsung mengangguk patuh
Lintang menggendong sang istri dan naik ke kamar milik mereka " By berat.?"
" tidak sayang, kamu dan anak kita sangat ringan, Seperti nya aku harus menyuruh mbak untuk membuatkan makanan banyak agar kalian tumbuh dengan sempurna "
Mentari mengerutkan kening nya, menurut Haby aku ini anak kecil apa, biar tumbuh sempurna " Kesal Mentari
Namun lintang malah terkekeh, dan membaringkan Tubuh mentari di atas tempat tidur " Karena yang besar itu adalah rasa sayang ku kepadamu sayang " Lintang menc_m bi_r Mentari dengan lembut, Dress Mentari sudah mulai naik ke atas tangan nakal pun mulai melancarkan aksinya untuk bermain di rumah si Joni
Tidak ada penolakan dari Mentari, Mentari malah menikmati sent_hn demi sent_hn yang di berikan oleh sang suami " Mari kita berolahraga sebelum istirahat " Ajak Lintang dan di anggukan oleh Mentari
Mereka pun melanjutkan aktivitas nya des_hn demi des_hn mulai terdengar dari kamar itu, Mereka bermain sangat lah lincah bahkan si Joni merasa bersemangat bermain di rumah nya, gedoran pun tidak terhentikan,
Mentari sangat menikmati gedoran si Joni sehingga rumah nya banjir berkali-kali " uuuhhh...."
" Aaaahhhhh...."
" terus by.."
" kita bermain aman saja sayang.."
Mereka berdua bekerja sama dengan baik, walaupun mereka sudah di kuasai dengan Kabut gai_h tapi mereka masih bermain dengan aman agar sang anak di dalam sana tenang dan tidak merasa terganggu.
Setelah satu jam mereka bermain Akhirnya mereka sampai puncak nya " Aaahhhh...."
" Terimakasih sayang " Lintang mengecup kening sang istri baru lah merek tidur dengan nyaman dan terlelap