
" Namanya juga kuman ya gitu. Gak mikir bagai mana nanti ke depan nya yang penting Happy dan bisa merasakan Terbang ke awang-awang " Sindir Yuli sambil menggelengkan kepala nya
Richard langsung melihat Ke arah Yuli " Maaf kan sekarang aku sudah tobat " Ucap Richard memegang tangan Yuli " Kamu mau kan menunggu aku Samapi tabunganku cukup untuk menikahi mu "
Lintang menggelengkan kepalanya " Aku akan membiayai pernikahan mu tapi dengan satu sarat "
" apa.?" Tanya Richard langsung
" Selama istriku hamil gantikan Aku setiap ada jadwal untuk keluar kota. karena aku tidak ingin meninggalkan Istri dan juga calon anakku " jawab Lintang sambil melirik ke arah sang istri
Richard termenung sebentar lalu ia melihat ke atah Yuli " Tidak apa_apa kan baby kalo nanti aku sering keluar kota Untuk menggantikan nya .? Ini demi masa depan kita baby " Ucap Richard
" Terserah kamu saja, aku Sih ikut saja, lagian mau kamu terima tawaran nya atau tidak pun, pasti Babang bule akan tetap Menyuruhmu untuk keluar kota " Ucap Yuli " Apa lagi dia termasuk laki-laki bucin ha ha ha.... dan kamu pun sudah bucin " Tawa Yuli di ikuti oleh mentari
Sedangkan lintang Hanya mengangkat sebelah ujung bibirnya " Sudah Dil ya " ucap Lintang
" Ok Dil. demi masa depanku dan juga Calon istriku " Jawab Richard
Sebenarnya Bisa saja Lintang membiayai Pernikahan Richard Tanpa harus ada embel-embel namun lintang hanya ingin mengajarkan rasa Tanggung jawab kepada Richard, karena selama ini Richard selalu sesuka hati nya saja jika melakukan sesuatu. Lintang juga dari jauh_jauh hari ia sudah membeli rumah untuk di tempati oleh Richard jika suatu saat nanti Richard sudah menikah, bahkan letak rumah nya pun berada di samping rumah milik lintang, karena lintang ingin selalu dekat dengan Richard yang selama ini ia anggap sebagai saudara nya.
Setelah berbincang_bincang Richard dan Yuli pamit pulang karena jam sudah mulai malam " Mau langsung pulang atau kita nongkrong dulu.? " Tanya Richard
" Langsung pulang aja. tidak enak sama ibu kalo pulang terlalu malam " jawab Yuli
Richard pun langsung membawa mobil nya ke rumah Yuli. Sesampainya di rumah Yuli Richard langsung memegang tangan Yuli " Baby "
" Iyah ada apa.?"
" Baby Maukah kamu menikah dengan ku .? "
Yuli membungkam mulutnya dengan kedua tangan nya karena ia Kaget jika Richard akan melamarnya. Yuli melihat Keuda mata Richard yang sedang bicara sungguh-sungguh " Kamu memang bukan laki-laki romantis "
" Aku memang tidak romantis Baby aku lebih suka ngomong pada intinya " jawab Richard " Jadi apa jawabanmu.?"
Yuli membuang napas nya pelan " Maaf.. "
" Iyah tidak apa-apa, aku tau ko jika aku bukan laki-laki yang sempurna untuk mu " Jawab Richard lesu
plak..
" Sakit " Keluh Richard karena di pukul pelan bahu nya
" Makanya Kalo aku belum usai ngomong itu jangan di potong "
" Lalu.? Aku harus mendengarkan jawaban mu yang akan bikin aku sakit hati.?"
Tanpa aba-aba Yuli langsung menarik tengkuk Leher Richard lalu menc_m rakus bi_r Richard. Richard yang menerima serangan dadakan pun merasa kaget tapi ia membalas Cium_n Yuli
Yuli menyudahi Cium_n nya Setelah Merasa tangan Richard mulai meraba Gunung kembar nya " Aku Menerima mu menjadi suami ku " Ucap Yuli ia langsung keluar dari mobil lalu masuk kedalam rumah nya
Sedangkan Richard masih termenung di tempat nya ia sangat kaget dengan jawaban yang di berikan oleh Yuli " Yes.. akhirnya Yuli menerimaku juga "