Boss Love

Boss Love
Masih martabak



Saat ini Richard dan juga Yuli sudah berada di dalam mobil Richard " Kenapa kamu diam saja .?" Tanta Yuli


" Tidak ada apa_apa " jawab Richard. padahal ia masih memikirkan tentang ucapan adik Yuli tadi soal membawa martabak " Oh iya aku mau nanya sesuatu "


" Iyah apa.?" tanya Yuli


" Tadi kata adik mu, jika Aku bermain ke rumah mu harus membawa martabak Lalu kenapa harus martabak kan bisa yang lain gitu selain martabak " Ucap Richard


" Tadi kamu ngobrol sama adik ku.?" Tanya Yuli


" Iyah " jawab jujur


" Ko aku tidak tau.?"


" Tadi pas kamu keluar adik mu sudah pergi " Ucap Richard " Jawab dulu pertanyaan Ku tadi "


" Yang mana.?"


" Soal bawa martabak jika harus ngapel .? " Yuli mengerutkan kening


" Itu mah cmn akal_akalan adik ku saja, jangan kamu dengar " Jawab Yuli. Ia langsung memalingkan wajah nya


Richard memberhentikan mobil nya di Tukang martabak " Loh ko berenti di sini.? kamu masih ke pikiran soal ucapan adik ku.?" tanya Yuli heran


Namun Richard tidak menjawab ia langsung turun dan memesan Martabak sesuai pesanan Lintang. Tak lama kemudian Richard membawa 4Box Martabak " Adik ku tadi hanya becanda " Ucap Yuli merasa tidak enak karena Richard membawa 4box martabak


Richard tersenyum" Ini pesanan lintang bukan untuk adikmu " ucap Richard " nanti kalo aku mau ngapel baru bawa martabak untuk nya " Richard tersenyum lalu ia menyalakan Mesin mobil nya


Yuli benar_benar malu karena ia sudah salah sangka pada Richard. Yuli pikir Richard membeli martabak Untuk adik nya.


Rumah Lintang


Di rumah Mentari sedang menyiapkan Jamuan makan malam ia memasak bermacam-macam menu. apa lagi lintang sedang manja kepadanya, Lintang tidak ingin makan jika bukan masakan Mentari


" Mbak. Tolong di tata di meja makan ya, Saya mau liat suami saya dulu " kata Mentari


" Baik nyonya " Jawab Mbak itu


Mentari naik ke lantai dua, ia ingin melihat kondisi suami nya " By"


Lintang yang sedang tidur ia pun langsung bangun ketika mendengar panggilan sang istri " Eum sayang "


Mentari duduk di pinggir tempat tidur, mentari menaruh telapak tangan nya di kening sang suami " Apa masih sakit by..?"


" Sudah agak mendingan sayang " lirih Lintang


" Sukur lah by aku tenang denger nya " Mentari menyandarkan Kepala nya di dada bidang sang suami " Oh iya, Sahabat kita sebentar lagi datang by, tadi aku chat Kak Richard kata nya ia sedang beli martabak "


" Iyah by, Aku siapkan Pakaian nya ya "


" terimakasih sayang " Balas Lintang " Terimakasih anak Papi sudah mau bantu bunda " ucap lintang kepada calon anak nya


" Sama_sama papi " balas Mentari dengan menirukan suara anak kecil


" Papi ke kamar mandi dulu ya sayang " Mentari menganggukkan kepala nya. Mentari langsung menyiapkan Pakaian untuk sang suami.


Tok..tok..tok..


Ceklek


Mentari membuka Pintu kamar " Iyah mbak."


" Di bawah ada Tuan Richard nyonya " kata mbak itu


" Oh iya mbak. nanti saya turun dengan suami saya, Terimakasih ya mbak " Ucap mentari lalu menutup pintu kamar


" Kenapa sayang "


" Itu kak Richard sama Yuli sudah ada di bawah " jawab Mentari sambil mengeringkan Rambut sang suami


Setelah usai membantu sang suami. lintang merangkul sang istri untuk turun ke bawah " Selmat malam kak, Yul " sapa Mentari


" Mentang-mentang pengantin baru Samapi Gak ngabarin pulang " Ucap Yuli sebal


" Maaf Yul " Jawab Mentari mengelus lengan Yuli lalu memeluk Yuli


" sayang ingat " peringatan Lintang


" Iyah By " jawab Mentari lalu melepaskan pelukan Yuli


" Oh iya Itu Martabak pesanan Lo udah gue kasih kepda Mbak " ucap Richard


Lintang mengerutkan kening nya " Mamanya siapa yang pesan martabak.? Lo tau sendirian gue Gak suka jajan pinggir jalan " ucap lintang


" Tadi Lo yang Chat ke gue " sebut Richard


Mentari tersenyum malu " By.. "


" Apa sayang "


" Itu pesanan Aku by. Tadi aku mengirim pesan ke Kak Richard pakai handphone Haby " ucap Mentari malu " Tidak apa_apa kan by kalo aku Makan Martabak habis aku kepingin banget "


Lintang membuang napas kasar " Baik lah sayang. tapi ini yang terakhir ya " Mentari langsung mengangguk