
MAKAN MALAM
Malam ini Mentari dan juga Lintang tidak makan di meja makan karena Melihat Lintang yang sepertinya sedang tidak enak badan
Tok tok tok
Mentari turun dari tempat tidur ia berjalan ke arah Pintu kamar
Ceklek
" Non ini bibi bawakan makan malam dan Jeruk yang di minta Tuan " Ucap bibi
" oh iya. sini Bi biar saja bawa ke dalam " Mentari mengambil nampan dari bibi " Terimakasih ya "
" Iyah non sama_sama "
" By bangun yu. kita makan malam dulu lalu minum obat " Ucap Mentari sambil menaruh nampan di meja sopa lalu berjalan ke arah Lintang
" By.."
" Iyah sayang "
" Bangun yuk kita makan dulu " Ajak mentari sambil mengelus pipi Sang suami
Lintang pun bangun " Aku makan di sini saja ya sayang. kepala aku pusing "
" Baik lah kalo gitu " Mentari mengambil Nampan lalu membawa nya ke dekat lintang " Biar aku yang suapi " Lintang pun menganggukkan kepala nya
" Bagai mana kalo kita ke dokter by. biar kita tau haby sakit apa.? " Lintang memakan makanan yang di suapi oleh mentari
" Tidak perlu besok juga sembuh sayang "
" Kalo tidak bagai mana.? aku khawatir sama kamu by "
" Kalo besok tidak sembuh. kita ke dokter " Balas Lintang
" Benar ya by " Lintang mengangguk
" kamu juga makan sayang "
Mentari sangat khawatir dengan keadaan Lintang yang tiba-tiba saja sakit sepulang bulan madu.
" Sekarang tidur lah by. aku mau menaruh piring kotor dulu ke bawah "
" Iyah sayang "
Di Rumah Yuli
" Kakak.. "
" Iyah " jawab Yuli yang sedang asik menelpon dengan menggunakan henset
" Besok aku harus bayar uang SPP tapi ibu gak punya uang " Ucap adik Yuli. Yuli langsung menatap Sang adik.
Mendengarkan ucapan Adik nya Yuli melupakan bahwa dirinya sedang telponan dengan sang ke kasih " Kakak udah pernah bilang jangan minta sama ibu. minta nya sama kakak saja " Ucap Yuli sedikit kesal karena ia sudah memberitahu adik nya jika butuh sesuatu atau mau bayar uang sekolah minta langsung kepada dirinya. bukan karena apa tapi ibu Yuli sudah sering sakit_sakitan Yuli hanya tidak ingin menambah beban sang ibu
" Maaf kak " jawab Adik Yuli menunduk
" Kamu tau sendirikan kondisi ibu bagai mana.? Jadi jangan nambah beban pikiran ibu dek " Ucap Yuli " Besok pagi kakak kasih yang nya, lain kali jangan di ulangi lagi "
" Terimakasih kak, aku janji tidak akan mengulanginya lagi "
" Yasudah masuk ke kamar Sanah ini sudah malam " Usir Yuli
Yuli mengacak rambut nya. padahal dirinya sedang tidak memegang uang karena baru bayar sewa rumah " Aku harus bagai mana ini " gumam Yuli
Ting...
Pacar bule. : besok aku akan membantu mu
Richard mengirim pesan karena Sedari tadi memanggil Yuli tidak di gunris oleh Yuli. Yuli sudah melepas Henset nya makanya ia tidak dengar ucapan Richard
Mata Yuli melotot " Ko dia bisa tau " Gumam Yuli lalu ia teringat kalo tadi ia sedang telponan dengan Richard " Ah sial Malu lagi akan aku "
Yuli. : Tidak perlu aku masih bisa ko membayar uang SPP adikku
Yuli tidak mungkin meminta kepada Richard. Besok ia akan meminjam uang Laundry untuk Membayar. uang SPP adik nya " Aku akan pinjam uang Laundry aja dulu nanti aku ganti kalo Mentari sudah pulang " gumam nya
Semenjak Mentari menikah Keuangan laundry Yuli yang pegang atas permintaan mentari sendiri.
Pacar bule : aku ingin membantu mu. kenapa tidak boleh .?
Yuli : kalo kamu masih menganggap ku sebagai pacar mu maka turuti kemauan ku. aku tidak ingin menerima uang dari mu karena aku bukan wanita mata duitan, lagian dia adikku bukan adik mu jadi sudah sepantas nya aku berusaha untuk adikku sendiri.