Boss Love

Boss Love
Pingsan



Bruk...


" Tariii..." Panggil Yuli karena Mentari tiba_tiba pingsan


Yuli meminta bantuan kepada para pegawai untuk membawa Mentari ke rumah lalu membaringkan nya di atas tempat tidur " tadi bangun..." Ucap Yuli sambil menepuk pipi Mentari


" Kak kami balik lagi ya. takut ada yang mau laundry, nanti kabarin saja jika mbak Tari sudah bangun " Ucap salah satu pegawai mentari ikut khawatir


" Iyah " Yuli masih berusaha untuk membangunkan Mentari ia juga mengoleskan Minyak angin ke hidung mentari


" eum.. "


" Akhirnya kamu bangun juga " Yuli bernapas lega karena mentari Bangun. Yuli segera mengambil air minum lalu menyodorkan nya ke Mentari " Minum dulu "


Mentari pun menganggukkan kepala nya pelan " Aku kenapa Yul .?"


" Kamu tadi pingsan tari. Makanya kalo aku ngomong itu di dengar " Kesal Yuli " Aku tadi menghubungi babang bule memberi tau kalo kamu tadi pingsan " Ucap Yuli. karena tadi kebetulan Richard mengirim pesan kepada Yuli untuk ngajak makan siang bareng


" Ko di kasih tau sih Yul malu tau " Keluh Mentari


" Kenapa harus malu " Bukan Yuli yang menjawab melainkan Lintang


Ya tadi Lintang sedang rapat namun ia di beri tau oleh Richard kalo Mentari pingsan. Lintang pun langsung menghentikan Rapat nya ia langsung pergi ke rumah Mentari " Kenapa tidak bilang kalo kamu sakit hem.." Yuli langsung berdiri ia membiarkan Lintang untuk duduk di samping Mentari


" Aku tadi merasa baik_baik saja " Ucap mentari


" Apa ini yang nama nya baik_baik saja sampai_samapi kamu pingsan " Lintang menaruh punggung tangan nya di kening milik Mentari " Apa ada yang sakit heum " Mentari menggeleng kepala nya pelan


" Yuli.. "


" ah iya.." Yuli segera mendekat ke arah lintang


" Tolong pesankan makanan untuk orang yang sakit nanti aku yang bayar " Ucap lintang


" Sekalian pesan makanan untuk makan siang kita juga " Ucap Richard yang tiba-tiba masuk kedalam rumah


" Eh.. kamu di sini juga ternyata " ucap Yuli


" Dimana ada Lintang di situ pasti akan ada gue " canda Richard yang sudah duduk di sopa samping Yuli


DI KAMAR


" lain kali kalo sakit hubungin aku. Aku tidak akan merasa kerepotan menjaga Mentari ku " Ucap Lintang lembut sambil mengelus rambut mentari


" Iyah maaf " lirih Mentari


" Aku benar-benar khawatir ketika mendengar kamu pingsan "


" maaf kak "


" Kita ke dokter ya. Biar ketahuan kenapa kamu bisa sakit Sampai pingsan "


" Tidak perlu kak. bentar lagi juga baikan, mungkin karena tadi pagi aku gak sarapan makanya Mag aku kambuh "


" Kamu ini sudah besar masa ia sampai lupa untuk sarapan " Ucap lintang " Lain kali jangan di ulangi lagi aku tidak mau kamu sakit seperti ini. Atau aku akan kirim makanan untuk mu buat pagi siang dan malam, Agar kamu tidak lupa lagi "


" Tidak perlu kak. Tidak usah repot-repot. Aku janji aku tidak akan mengulangi nya lagi "


" baik lah kalo gitu " Lintang karena gerah ia membuka kancing kemeja nya


" Stop. Kenapa kakak buka baju.?" Tanya Mentari. Mentari langsung duduk dan menarik Selimutnya sampai ke leher


Lintang menggelengkan sambil menatap Mentari lalu ia Melipat Lengan kemeja nya " Siapa yang mau buka baju .? Aku hanya gerah, Apa di sini tidak ada AC .?" Tanya Lintang " Tapi jika kamu ingin menyicil sih tidak jadi Maslaah untuk ku " Goda Lintang membuat Wajah mentari memerah