Boss Love

Boss Love
Yuli



" Selamat pagi buk " sapa Yuli yang baru saja keluar kamar


" Pagi nak " jawab ibu Yuli yang sedang duduk di meja makan


" Adik kemana Bu.?" Tanta Yuli duduk di kursi meja makan


" Adik mu sudah pergi lebih dulu karena ia kata nya ada piket di sekolah nya " Jawab ibu " Oh iya Yul. Kata adik mu semalam kamu pergi dengan seorang laki-laki "


Yuli menaruh sendok di atas piring lalu ia melihat kearah ibu nya " Iyah Bu. dia nama nya Richard. Richard sahabat dari suami nya Mentari, semalam kita habis dari rumah suami nya mentari "


" Oh begitu, Bagai mana kabar nya Mentari Yul.? Pasti dia sekarang hidup nya sudah bahagia ya Yul " Ucap ibu


" Iyah Bu, malah suami nya mentari sangat perhatian sekali kepada Mentari, Mungkin karena saking cinta He he he..."


" Syukur kalo begitu, Ibu ikut senang mendengarnya, Kasian anak itu selama ini hidup nya sendiri, Mudah_mudahan mereka selalu bahagia ya "


" Iyah Bu " Jawab Yuli


" Lalu kamu kapan.?" Tanya ibu tiba_tiba " Kata adik mu, semalam yang menjemput mu laki-laki bule.? "


Yuli menganggukkan kepala nya " Iyah buk. nama nya Richard dia adalah sahabat dari suami mentari "


Yuli tersenyum lalu ia menatap ibu nya " Buk, sebenarnya Semalam ketika aku habis pulang dari rumah Mentari, Richard mengajak Yuli menikah " Ucap Yuli " Menurut ibu bagai mana.? "


Ibu Yuli yang melihat anak nya beberapa hari ini terlihat bagia ia pun ikut bahagia " Apa kamu sudah menerima nya.?" Tanta ibu. Yuli pun mengangguk


" Tapi jika ibu tidak mengijinkannya maka Yuli pun tidak akan melanjutkan nya " lirih Yuli


Sebenar nya Ibu Yuli ada rasa takut jika Yuli bersama laki-laki bule tapi ibu juga tidak ingin egois , jika memang itu membuat bahagia anak nya kenapa tidak " Jujur saja ibu sebenar nya takut Yul, Ibu takut kamu di apa_apin sama laki-laki bule itu, apa lagi banyak berita di luaran sana yang membicarakan kehidupan bule, Tapi melihat kamu bagia bersama nya ibu pun ikut bahagia. Jika dia memang sudah melamar mu maka suruh lah dia datang kepada ibu "


Yuli yang awal nya sudah menunduk mendengar ucapan sang ibu, Tiba-tiba langsung tersenyum dan menatap sang ibu " Terimakasih Bu "


" Sama_sama nak. Ibu hanya ingin anak_anak ibu hidup bahagia dengan pilihan kalian sendiri agar ibu bisa tenang, Apa lagi sekarang ibu sudah sering sakit_sakitan ibu takut kalian tidak ada yang menjaga "


Yuli memeluk sang ibu " Ibu jangan ngomong begitu, ibu pasti Akan selalu sehat Bu Samapi nanti Yuli dan Ade punya anak yang lucu-lucu " Ucap Yuli. Yuli sangat tidak sanggup jika dirinya harus kehilangan ibu yang selama ini menjaga dirinya dan juga sang adik. Entah bagai mana jadi nya jika semua itu terjadi.


" Semoga saja ya nak, semoga ibu masih bisa melihat Anak_anak kalian kelak nanti "


Sebenarnya ibu Yuli sudah mengetahui tentang penyakit yang sedang di derita nya, Walaupun Yuli menutupi Tapi ibu Yuli bisa merasakan bahwa dirinya sudah tidak akan lama lagi


Penyakit jantung yang ibu Yuli derita selama beberapa tahun ini membuat dirinya semakin tau bahwa dirinya sudah tidak akan lama lagi. Apa lagi akhi_akhir ini ibu selalu merasa sakit di bagian dada nya namun ia Tidak mengeluh kepada Anak-anaknya karena ibu tidak ingin terus menyusahkan anak_anak terutama Yuli yang selam ini sudah banting tulang untuk membiayai berobat.