
Lintang menggelengkan sambil menatap Mentari lalu ia Melipat Lengan kemeja nya " Siapa yang mau buka baju .? Aku hanya gerah, Apa di sini tidak ada AC .?" Tanya Lintang " Tapi jika kamu ingin menyicil sih tidak jadi Maslaah untuk ku " Goda Lintang membuat Wajah mentari memerah
Lintang tersenyum melihat Mentari yang menahan malu. Lintang mendekatkan bi** nya ke Bi** Mentari ia menc** bi** Mentari dengan lembut dan menahan tengkuk kepala mentari. Karena tidak ada balasan Lintang pun menggigit bi** bawah Milik Mentari agar mulut nya terbuka lalu Lida* Lintang masuk kedalam sana sambil menari_nari kedua nya memejamkan mata Mereka menikmati sensasi itu beberapa menit lalu Lintang menyudahi nya. Lalu lintang menc** Kedua Mata Mentari
Karena malu Mentari langsung menyembunyikan wajah nya di dada bidang Milik Lintang " Sekarang kamu milikku " bisik Lintang sambil mengelus lembut kepala Mentari
Tok..tok.. tok..
" Babang bule ini aku bawakan makanan untuk Mentari dan obat nya juga " Ucap Yuli di luar pintu. Yuli sengaja mengetuk pintu karena tadi ia tidak sengaja melihat Aksi live di dalam kamar karena pintu kamar yang tidak di tutup.
Mentari langsung menjauh dari lintang ia seperti kepergok mencuri oleh sahabat nya itu " Bawa sini " ucap lintang santai
Yuli pun membawa nampan yang berisi bubur dan juga Makan siang untuk Lintang kedalam kamar " Di makan dulu tari " ucap Yuli
" Eum iya. terimakasih ya Yul " ucap Mentari Malu_malu
" Oke " Jawab Yuli singkat lalu ia pergi keluar
Lintang mengambil mangkuk yang berisi bubur ia akan menyuapi mentari " Biar aku saja kak " ucap Mentari karena tidak enak
" Aku saja. Sekarang aku adalah pacar mu jadi kamu harus nurut padaku " Ucap Lintang sambil menyodorkan sendok bubur
" Tapi kan kakak juga belum makan siang "
" Itu gampang. setelah bubur ini habis aku akan makan. karena aku tidak ingin membuat Pacar ku cemas " jawab Lintang sambil mencubit hidung milik Mentari
" Is kakak.. " Rengek Mentari
DI RUANG TAMU
" Kenapa kamu senyum_senyum kaya gitu.?" Tanta Richard yang melihat Yuli senyum_senyum tidak jelas
" Maksud mu.?"
" Tadi aku liat Mentari sama Babang bule... " Yuli melirik ke arah kamar " Ciuma* " bisik Yuli
" Hah.!!! Kamu serius.?"
plak..
Yuli menepuk lengan Richard " Serius lah masa bohong sih. Malah Mentari kaya yang kepergok Mencuri malu_malu gitu " seru Yuli
" Wah ini berita heboh " Ucap Richard " Panas gak.?"
Yuli langsung melotot ke arah Richard " kalo mau panas ya di angetin " Balas Yuli yang langsung memakan makanan nya
" Is kamu ini akan aku juga ingin tau "
" Bodo amat "
" Panas gak..?" Tanta Richard penasaran
karena kesal Yuli memasukan nasi kedalam mulut Richard pake tangan " Di kunyah dengan pelan Lalu di telan "
Richard menuruti yang Di ucapakan Yuli. Ini pertama kali nya Ada perempuan yang mau menyuapi nya dengan tangan " Lagi " pinta Richard sambil membuka mulut nya
Dengan senang hati Yuli menyuapi Richard apa lagi ia sedang ada misi ingin mendapatkan hati Richard " Enak.?" Tanya Yuli
" Makanan nya terasa enak karena aku makan nya dengan tangan mu " Ucap Richard jujur dengan mulut yang masih mengunyah
" Masih siang gombal saja "