Boss Love

Boss Love
Hari H



Hari yang di tunggu-tunggu oleh Richard dan juga Yuli telah tiba. Richard dan Yuli sudah berada di atas altar dengan dengan senyum bahagia nya walaupun awal nya tadi ada drama menangis karena Yuli yang merindukan Sang ibu, Namun semua itu sudah lewat kini Mereka tersenyum bahagia


Acara sederhana yang di adakan di rumah Yuli. Yuli sengaja mengadakan di rumah karena biar dirinya merasakan ada kehadiran seorang ibu


" Selamat ya atas pernikahan kalian, semoga kalian selalu bahagia dan segera menyusul ku mempunyai baby " ucap Mentari lalu memeluk sahabat nya ini.


" Terimakasih ya Tar " ucap Yuli tulus


" Sama-sama, nanti Jangan lupa pakai kado yang aku berikan kepadamu " bisik Mentari di telinga Yuli


" memang nya apa sih isi nya ?" Tanya Yuli


" Lihat saja nanti " jawab mentari tersenyum


" Selamat ya bro, Aku ikut bahagia melihat mu bahagia " ucap Lintang " Dan ini kado untuk kalian " Lintang memberikan sebuah kunci rumah


" Terimakasih ya bro " Ucap Richard tidak percaya " benarkah ini.?" Tanya Richard tidak percaya


Lintang mendengus kesal karena di anggap bercanda " Memang nya saya suka becanda di saat lagi serius.? " tanya Lintang " Lagian mau sampai kapan kamu akan tinggal di apartemen "


Richard langsung memeluk lintang dengan haru " Terimakasih " Richard menepuk bahu lintang " kamu memang orang yang paling pengertian "


Lintang melepaskan pelukan nya " gue udah laper jadi kami pamit untuk makan dulu " Ucap lintang membawa Mentari untuk mengambil Makanan


" By aku mau makan itu " Tunjuk mentari ke arah Rujak


" Nanti kamu meles sayang "


" Ini kemauan anak kita loh by "


Lintang mendengus " Baik lah, Aku ambilkan kamu duduk saja di kursi "


Mentari menganggukkan kepala nya, lalu Mentari mencari tempat duduk yang nyaman untuk makan


Lintang membawa rujak pesanan Sang istri dan membawa Beberapa makanan " ini sayang "


Mentari tersenyum " terimakasih Haby " ucap mentari dengan mata yang sangat lucu


" Stop sayang. Aku tidak tahan jika kamu memasang wajah yang seperti itu " Ucap lintang


Mentari menikmati rujak yang di bawakan oleh sang suami, bahkan sampai habis kandas " By. aku mau makan sate boleh.?"


" boleh sayang. makan lah apapun yang kamu mau, tapi jika sudah kenyang jangan di paksakan ya "


" Siap by " Mentari langsung mengambil makanan yang ia mau


Richards memegang tangan sang istri ia sangat bahagia hari ini, Akhirnya Richard bisa mempunyai seorang istri. Richard merasa bermimpi bisa berdiri di atas altar dengan seorang wanita yang ia cintai " Terimakasih sayang, kamu sudah mau menjadi istri dan juga calon ibu dari anak-anakku kelak "


" Sama_sama suami buleku." Yuli mencubit hidung mancung milik Richard


" Wah adik kakak pengertian sekali. terimakasih ya dek " Yuli mengambil piring yang ada di tangan Adik nya


" Kakak bule "


" Iyah, adik bule " Adik Yuli terkekeh mendengar panggilan Richard kepadanya


" Jaga kakak aku ya. jangan sakiti kak Yuli karena aku sangat menyayangi nya "


" Tentu saja, kakak akan menjaga nya. bukan hanya kakak mu yang akan kakak bule jaga tapi kamu juga. mulai sekarang kamu dan kakak mu sudah menjadi tanggung jawab kakak bule "


Yuli tersenyum bahagia mendengar ucapan Richard yang manis menurut nya. Yuli bersyukur karena Richard Bisa menerima adik nya juga.


~Malam hari


Acara pernikahan Yuli dan Richard hanya di gelar sampai Sore tidak ada pesta karena Yuli tidak menginginkan nya, Richard pun tidak mempersalahkan itu.


Hari mulai malam Kini Richard dan juga Yuli sudah resmi menjadi suami istri. Yang awal nya mereka suka mengobrol dan bercanda beda hal nya dengan malam ini, di kamar pengantin yang begitu indah mereka malah saling diam dan menatap langit-langit kamar.


Richard sangat grogi sehingga ia lupa dengan bagai mana cara nya malam pertama, Padahal Richard sangat ahli dalam bidang malam panas.


Yuli apa lagi. Yuli yang masih polos belum mengerti akan malam pertama dia juga terdiam kadang melirik ke arah Richard lalu melihat langit-langit lagi sambil memainkan kuku_kukunya.


" Yang.. Baby " ucap mereka berdua berbarengan, Lalu mereka terkekeh


" Kamu aja duluan "


" Gak kamu aja " Kata Richard


" Is kamu ini " Ucap Yuli " Apa kamu belum mengantuk.?"


" Aku tidak bisa tidur "


Yuli merubah posisi tidur nya menjadi menghadap Richard " kenapa.?"


Richard juga langsung menghadap Yuli " Entah lah, aku seperti anak laki-laki yang belum pernah tidur dengan wanita " Jujur Richard " Rasa nya canggung dan bingung harus ngapain "


Yuli terkekeh " masa bekas Casanova Sampai bingung harus ngapain di malam pertama nya "Sindir Yuli


" itu kan dulu " jawab Richard


~ Pagi hari


Burung sudah mulai berkicau bahkan Mata hari sudah mulai naik ke atas, Richard Dan Yuli yang saja bangun dari tidur nya, mereka saling pandang dan tersenyum " Ayo kita mandi, lalu pergi sarapan " Ajak Yuli kepada Richard


Richard menganggukkan kepalanya lalu pergi ke kamar mandi


Tak butuh waktu lama untuk Richard dan Yuli memberisihkan tubuhnya. Setelah siap mereka langsung keluar kamar untuk bergabung dengan Ibu dan juga Yuni di meja makan.