
Ray yang panik dan takut terjadi apa-apa kepada istrinya, segera menghubungi Gilbert untuk mencari tau, untuk apa dan apa yang di lakukan istrinya di klub malam.
Gilbert yang di hubungi oleh Ray, dengan segera melajukan mobilnya. Dan pergi ke lokasi yang dikatakan oleh Ray.
Ketika sampai di klub yang didatangi oleh Aera, Gilbert segera masuk. Betapa kagetnya dia, ketika baru masuk seorang pria terjatuh tepat dihadapannya, rupanya Aera menghajar pria hidung belang yang mencoba melecehkannnya.
Gilbert yang melihat hal tersebut, dengan segera merekam kejadian tersebut, dan mengirimkannya kepada Ray.
Ray yang melihat kelakuan istrinya hanya tersenyum sambil geleng-geleng. Ray tidak sabar, untuk segera pulang. Dia memandang keindahan langit malam, dari jendela hotel yang dia tinggali. Pemandangan malam itu sangat indah, namun Ray tidak bisa menikmatinya, dia kepikiran tentang istrinya.
Gilbert yang masih setia mengikuti Aera, dari mulai Aera pergi meninggalkan klub malam, mengikuti kemana langkah kaki Aera melangkah. hingga ketika Aera mulai berhenti di sebuah lapangan yang sepi. Aera tak henti-hentinya menangis sambil mengeluarkan kekesalannya pada suaminya itu, "Dasar Ray jelek.. tukang bohong... aku membencimu... huhuhuhu.. tapi aku sangat mencintaimu....aku sangat mencintaimu... kenapa kau tega.... huhuhuhu"
Gilbert yang berada di lokasi masih saja terus merekam Aera yang mengeluarkan emosinya.. "Awas saja kamu pulang.. akan kupatahkan kaki mu.. biar kau tidak bisa kemana-mana... akan kupatahkan hidung mu,. biar kau tidak terlihat tampan lagi., dan hanya aku yang akan memiliki mu..."
Ray yang mendengar semua pengakuan Aera, tidak sabar ingin memeluk istrinya.
Waktu telah menunjukkan pukul dua dini hari. Aera telah sampai di rumahnya.. Tidak lupa ia membersihkan tubuhnya, lalu beristirahat..
Gilbert telah melakukan tugasnya, dia juga merasa kelelahan karena mengikuti istri tuannya kemana-mana, ”baru ini aku mengikuti wanita yang sangat aneh," lalu pergi tidur dirumahnya..
Keesokan paginya, Ray berangkat menggunakan penerbangan paling pertama, dia sudah sampai di kota S pukul delapan pagi..
Aera yang mabuk berat semalam, tidak masuk kerja dikarenakan dia masih tertidur.
Ray setelah sampai, langsung menuju rumah Aera. Dia segera masuk kedalam rumah, karena Aera pernah memberi tahu tempat penyimpanan kunci rahasia.
Ray segera membuka pintu, masuk kedalam rumah Aera, lalu menuju ke kamar istrinya.. Dilihatnya istrinya sedang tertidur pulas, tanpa mengganti pakaiannya.. Di belainya rambut istrinya, Aera yang merasa sangat nyaman dengan belaian tersebut mulai menggeliat seperti anak kucing.😁
Dengan segera Aera tersadar. Lalu dia membuka matanya, samar-samar dia melihat bayangan Ray, "Ray, aku mencintaimu,,. Tapi kenapa kau tega mengkhianati ku... huhuhuhu," ucap Aera karena dia mengira dia sedang berhalusinasi melihat suaminya.
Segera Ray menangkap pipi Aera dengan kedua tangannya, lalu segera mencium mesra bibir lembut istrinya. "Sayangku, aku tidak pernah mengkhianatimu.. Aku sangat mencintaimu., Kau adalah jantung hatiku,, kemarin yang sayang lihat adalah kesalah pahaman.,"
Aera yang sadar bahwa di depannya adalah suami sesungguhnya segera menutup wajahnya dari dalam selimut. " kak Ray, kenapa kemari,, kenapa melihat Aera dalam keadaan kacau?”
"Jika aku tidak menyusulmu ke mari, bagaimana mungkin aku bisa bertemu dengan istri cantikku.. Sebenarnya semalam, gadis yang masuk kekamar itu, dia salah masuk kamar. harusnya di kamar sebelah, karena dia mabuk jadi dia terjatuh, aku hanya menahannya.. tidak taunya istriku langsung ngambek.." jelas Ray panjang lebar.
Aera yang mendengar penjelasan Ray, segera membuka selimut lalu seperti singa menerjang korbannya.. Aera segera melompat ke arah suaminya lalu memeluk erat suaminya. "Maafkan Aera kak, Aera sudah salah paham.. Dan juga semalam, hhhmmm Aera banyak buat masalah kak, Aera ada pukul orang kak, karena dia melecehkan Aera."
Ray yang melihat istrinya sudah tidak marah lagi, bernafas lega karena kakinya tidak jadi dipatahkan.. "sepertinya aku mencium bau sesuatu, seperti bau alkohol.."
Aera segera mengendus tubuhnya, "Aera belum mandi kak... hehhehehehe..... Aera mandi dulu ya,,"
"Ayo kita mandi bareng, aku sangat merindukan mu istriku" ucap Ray dengan suara merdunya..
Setelah mereka berdua selesai mandi, Ray berkata "sayang, kenapa kamu tidak masuk kerja hari ini?"
Aera yang ditanya seperti itu segera menjawab "Aera kesal sama kakak, jadi Aera sengaja gak masuk kerja biar kakak mencari Aera.. Tapi ternyata, Aera sangat mudah ditemukan.."
Ray kemudian memeluk istrinya.. Rasa sayangnya sangat besar kepada istrinya itu..
"Ya sudah jangan marah lagi ya, ayo kita pulang sayang. kita cari makan di jalan saja ya" ajak Ray sambil membujuk istrinya agar tidak marah lagi.
"ayo kak, Aera juga sudah sangat lapar sekali. sekalian kita minum sup yang hangat ya, soalnya Aera habis minum semalam." lanjut Aera lagi..
Sepanjang perjalanan Aera terlihat sangat bahagia, tidak henti-hentinya dia selalu tersenyum. Ray yang melihatnya pun juga ikut bahagia.
Mereka akhirnya sampai di sebuah restoran berkelas, Aera yang melihatnya, terlihat tidak bersemangat,. "kak kita pindah makan saja ya, Aera gak suka tempatnya. kita makan di warung sederhana saja ya.. Aera pingin makan sayur asem dan tempe bacem... Pleaseeeee." Ucap Aera dengan mata puppy eyes..
Ray yang ditatap seperti itu oleh istrinya, akhirnya mengalah.. "Baik sayang, kamu mau makan dimana?"
Lalu Aera menunjuk sebuah warung makan yang sederhana, "kak, kita makan di sini aja"
Dengan bersemangat, Aera segera memesan sayur asem, ikan bakar dan tempe bacem.. Ray yang melihat porsi makan istrinya terheran-heran., 'apa setiap wanita yang setelah marah, makannya akan seperti ini' ucap Ray dalam hati.
Ketika makanannya datang, Aera lalu menyantap makanannya. Ray senang melihat Aera makan dengan lahapnya.. Lalu dia melap sudut bibir istrinya yang belepotan karena makanan. Orang-orang yang melihat kemesraan mereka sedikit iri.
Aera dengan segera menyadari, kalau mereka jadi pusat perhatian. " kak, jangan seperti itu, Aera malu dilihatin orang."
Setelah membayar, Ray segera menuju mobilnya karena Aera yang malu dengan tindakan Ray tadi, segera naik ke mobil.
Tanpa Aera sadari, ada sepasang mata yang memperhatikan kebersamaannya tadi dengan Ray... ya dia adalah pemimpin organisasi hitam, atau lebih tepatnya ayah angkat Aera.
"ohhhh jadi itu suamimu, Aera".. ucap pria itu.
.
Setelah menangkap beberapa foto Aera dengan suaminya, segera ayah angkat Aera pergi meninggalkan warung makan tersebut. Ayahnya ingin menunjukkan wajah menantunya tersebut kepada istrinya. karena dari dulu istrinya penasaran, pria seperti apa yang bisa menaklukan hati anak angkatnya..
Happy reading all ❤️❤️❤️
Smoga suka ya..❤️❤️❤️
jangan lupa like, vote dan comen.,.❤️❤️😘