BLIND DATE

BLIND DATE
Chapter 12



Kembali Ray menggoda istrinya, sebelum Aera menjawab terdengar bunyi bel pintu apartemen berbunyi.


Segera Aera bangkit dari tempat duduknya dan membuka pintu apartemen. Terkejutnya Aera karena yang datang adalah seorang wanita paruh baya, yang masih terlihat sangat cantik dan terawat.


Wanita itu berkata " Kamu siapa, kenapa ada dirumah anak saya?"


Belum sempat Aera menjawab, Ray tiba-tiba berdiri dibelakang Aera "Mama, ada apa. kenapa gak kasih tau Ray kalau mau kerumah?"


”Mama, perkenalkan dia istriku ma. Namanya Aera.. Kami menikah 1 Minggu yang lalu mah. Kami bertemu saat kencan buta."


Mama Ivana yang mendengar pengakuan dari anak lelakinya itu, langsung lemas dan duduk di sofa tamu.


"Aera naiklah dulu ke atas ya, ada yang mau kubicarakan dengan mama." kata Ray kepada Aera.


Aera yang terlihat kebingungan, akhirnya memberi salam kepada mama mertuanya. Lalu naik ke kamar, atas arahan suaminya.


"Dasar anak kurang ajar. Pulang dari luar negeri bukannya datangin orang tua, malah sudah menikahi anak gadis orang lain," ucap mama Ivana melihat anak lelakinya, dengan gemas dia memukul pundak anaknya.


"maaf ma, akhir pekan ini rencana memang kami mau kerumah. Ray mau memperkenalkan istri Ray kepada mama dan papa. tapi sudah ketahuan ya sudah." jawab Ray sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Coba ceritakan bagaimana bisa kamu menikahi anak gadis orang tanpa orang tua. Dasar anak nakal, mama menyekolahkan kamu tinggi-tinggi, bukan buat tidak punya sopan sama orang tua. Menikahi anak gadis orang tanpa pesta dan lamaran yang resmi." balas mama Ivana dengan kesalnya.


Lalu Ray menceritakan semuanya pada mama Ivana, awal mula dia bertemu dengan Aera. sampai dia menawarkan pernikahan kepada Aera Dan hingga saat ini.


Mama Ivana hanya bisa memijit keningnya, melihat kelakuan anaknya.


"Panggil istrimu, mama mau bicara dengannya. apa benar dia setulus ucapanmu." kata mama Ivana.


"Dan kamu Ray di kamar saja. jangan ikut campur masalah wanita." lanjut mama ivana lagi.


Ray pergi kekamar, memanggil Aera. Menurut saja apa yang diperintahkan mamanya, ”Sayang, kamu dipanggil mama, mama mau bicara sama kamu sayang,"


"baik kak, Aera menemui mama dulu."


Ray dengan segera memeluk istrinya, agar istrinya merasa tenang. Lalu Aera turun kebawah untuk menemui mama mertuanya,


"Mama Ivana, perkenalkan saya Aera mah. saya baru menikah dengan kak Ray,” ucap Aera,


Tanpa basa-basi, mama Ivana lalu mencecar Aera dengan pertanyaannya "Apa motifmu menikahi anak saya Ray. pasti kamu tau dia kaya kan, makanya waktu Ray menawarkan kesepakatan untuk menikah, kamu langsung menyetujuinya!”


Aera yang masih agak bingung dengan maksud mama ivana berkata, "maaf sebelumnya mah, saya awalnya tidak tau kak Ray sangat kaya, saya bahkan baru tau kak Ray adalah CEO saya dikantor hari ini. saya tidak ada niatan mau harta kak Ray, saya tulus mah dengan kak Ray, Aera sudah memberikan yang semua Aera punya untuk kak Ray. Aera biasa hidup susah mah, Aera yatim piatu tidak punya orang tua. tiba-tiba ada seorang pria yang mau melindungi Aera sampai tua dan menjamin tidak akan meninggalkan Aera, kenapa Aera harus mencari yang lain lagi, Aera mohon mah, jangan pisahkan Aera dengan kak Ray, Aera sangat mencintai kak Ray." jawab Aera dengan berlinang air mata.


Kemudian mamah Ivana memeluk Aera," Aera. mama minta maaf ya. mamah bisa melihat ketulusanmu kepada Ray, mamah senang Ray tidak salah pilih istri. karena kebanyakan yang mendekati Ray karena dia tau Ray seorang yang CEO, Mamah takut Ray akan dikecewakan kembali oleh wanita, sama seperti stela dulu."


Sambil mengusap air mata Aera, mama Ivana memeluk menantunya itu, lalu berteriak memanggil Ray, "Ray, tidak usah nguping, turun sini,"


Ray turun dengan wajah tersenyum karena dia mendengar pengakuan cinta lagi dari istrinya. melihat wajah istrinya penuh air mata, Ray lalu menghampirinya.


"apakah mama menyakitimu, sayang?"


"Tidak kak, mama sangat baik pada Aera,"


"Aera, kamu dan Ray kan belum ada resepsi. mau diadakan di hotel bintang 5 ya dengan pesta mewah?" tanya mama Ivana.


”Tidak usah repot mah, daripada buat pesta mewah mah. boleh tidak Aera mengadakan ucapan syukur dan memberi sumbangan ke panti asuhan tempat Aera dirawat mah?"


Mama Ivana memandang Aera dengan penuh kekaguman, jika wanita lain di tawarkan resepsi mewah pasti akan sangat bersemangat. ’memang Ray tidak salah pilih istri.'


"Baiklah jika itu maumu Aera, tapi kita buat acara keluarga dan foto keluarga bersama tolong jangan ditolak ya. karena foto pernikahanmu dengan Ray belum ada."lanjut mama Ivana lagi.


" baik mah, Aera menurut saja. Rencana akhir pekan ini, Aera dan kak Ray akan kerumah mah. Kak Ray mau kenalin Aera dengan papah dan mamah serta dengan Yuri." kata Aera sembari berada di pelukan Ray.


Mamah Ivana lalu kembali memeluk menantunya itu, "maafin mamah ya tadi agak keras sama kamu Aera."


"tidak apa-apa mah, wajar jika orang tua marah. anak lelakinya pulang dari luar negeri bukannya mengunjungi orang tua, malah menikahi anak gadis orang, Aera paham mah. Dan terima kasih mah, mau Nerima Aera jadi istri kak Ray." jawab Aera lagi.


"Mah, sudah jangan buat istriku nangis lagi mah, Makasih ya mah sudah merestui pernikahan Ray dan Aera," kata Ray sambil memeluk dan mencium tangan mamahnya.


" mamah malam ini nginap di sini aja mah…” tawar Aera. karena sudah malam,


"Tidak usah, sopir juga sudah menunggu dibawah, lagian papanya Ray gak bisa tidur kalau gak ada mama disebelahnya. Ya sudah kalian berdua istirahat, cepat kasih mamah dan papah cucu ya," tolak mama ivana atas tawaran menantunya.


Aera dan Ray yang mendengar hal tersebut. hanya tersenyum malu-malu.


Setelah mama Ivana pulang. Ray langsung menghadang istrinya. "apa yang tadi kau ucapkan benar istriku?”


"Yang mana ya kak? Semua yang kuucapkan pada mama ivana benar semua kak."


"jadi memang benar ya, istriku ini mencintaiku?"goda Ray.


Aera pergi menghindari Ray, dengan cepat-cepat dia berlari kekamar. Dihadang oleh Ray " Aku juga mulai mencintaimu,Aera. Jangan tinggalkan aku ya sayang."


Lalu Ray mulai mencium mesra bibir lembut istrinya. Bibir istrinya yang selalu terasa manis. Dan ciuman panas mereka mulai berlanjut ke adegan selanjutnya..


(para reader bayangkan sendiri saja)…😁😁😁


Happy reading ya teman-teman..❤️❤️


Semoga kalian suka dengan karya author❤️❤️❤️


minta like dan komennya ya..❤️