
Pameran seni dimulai pada waktu yang sama seperti hari sebelumnya. Pertunjukan Felice sudah selesai kemarin sehingga dia tidak pergi ke aula untuk ikut meramaikan suasana. Feline adalah gadis kecil yang bertolak belakang dari kakaknya, dia tidak tahan jika harus duduk diam di satu tempat yang membosankan sementara ada kesenangan yang bisa ditemukannya di tempat lain.
Karena tidak bisa membujuk Felice untuk ikut bersamanya, Feline akhirnya dengan enggan pergi sendiri bersama teman-temannya. Ini adalah hasil yang sudah diharapkan oleh Felice, jadi dia hanya melambaikan tangannya dengan senyuman kecil pada pandangan enggan adik perempuannya yang terlihat ciut.
Ruangan kelas itu pada dasarnya terbilang cukup kosong. Sebagian besar siswa juga telah pergi ikut menikmati acara tahunan sekolah mereka. Hanya tersisa sekitar empat hingga lima orang termasuk Felice sendiri yang masih tinggal di kelas dengan alasan pribadi masing-masing.
Felice memejamkan matanya dan mendengar lagu bahasa asing yang diputar melalui headset nya. Lagu yang didengar oleh gadis kecil itu bukanlah jenis lagu yang populer untuk kalangan generasi muda pada umumnya. Itu adalah sejenis lagu barat yang cukup old style dengan sensasi lambat yang jarang disukai anak zaman sekarang.
Lagu yang tidak terkenal di kalangan anak muda itu sekarang dinikmati oleh Felice dengan nyaman. Gadis kecil itu memejamkan matanya dengan otot-otot bahu dan punggungnya yang jauh lebih santai dibandingkan ketegangan pada hari-hari biasa.
Ini hampir menjadi rutinitas Felice kadang-kadang untuk menghabiskan waktu. Mendengarkan lagu adalah salah satu metode untuk membuat pikiran manusia menjadi lebih rileks setelah otak mengalami kerja berat dan sakit karena kelelahan. Tentu saja biasanya orang akan mendengarkan lagu-lagu favorit mereka yang mampu menenangkan pikiran mereka.
Namun Felice berbeda.
Dia tidak mendengarkan lagu untuk merilekskan pikirannya, namun untuk melatih ketahanan mentalnya.
Kebiasaan mendengarkan lagu sudah diperlihatkan oleh Felice semenjak dua bulan terakhir. Tentu saja Felice biasanya selalu memakai headset ketika memutar lagu, tidak ada yang tahu lagu seperti apa yang sedang didengarkannya. Karena itulah tidak ada yang tahu kalau lagu yang didengar oleh Felice adalah semacam lagu berbahaya yang sangat merusak psikologi mental manusia dan sudah menjadi lagu terlarang oleh publik secara tak kasat mata.
Setiap lagu yang didengar oleh Felice adalah jenis lagu yang memiliki reputasi buruk di seluruh dunia. Gadis kecil yang terlihat sangat normal ini sebenarnya diam-diam mencermati lagu yang mampu merusak psikologi manusia.
Kalau Julia mendengarkan lagu yang sekarang sedang diputar oleh Felice, maka wanita itu pasti akan langsung meledak marah dan menjadi ketakutan. Bagaimana tidak? Lagu yang sekarang sedang didengar oleh Felice adalah salah satu lagu yang menduduki peringkat teratas sebagai jenis lagu yang menyebabkan jutaan orang bunuh diri setelah mendengarkannya.
Lagu ini sempat dilarang oleh pemerintah dari negara asal, namun masih ada situs tersembunyi yang masih menyimpan lagu tersebut meskipun kemungkinan menemukannya adalah satu diantara jutaan kemungkinan.
Felice sendiri diam-diam mengunduh lagu tersebut dari sebuah situs luar negeri yang sesuai dengan petunjuk pengalaman nya di kehidupan sebelumnya.
Tentu saja Felice mengetahui dengan jelas bahaya dari lagu-lagu tersebut, namun dia sudah lama merencanakan ini. Dia menggunakan waktu beberapa bulan untuk memberi dirinya liburan dan istirahat langka untuk menikmati kemewahan kasih sayang dan kehidupan anak normal yang dulu cukup sulit didapatkannya.
Setelah waktu istirahat nya habis, gadis kecil itu langsung menyiapkan rencana pelatihan jangka panjang untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi di masa depan. Felice memang diberkati dengan ingatan dan pengalaman satu masa kehidupan, namun untuk mampu menggunakan kekuatan penuhnya secara maksimal, dia perlu melatih dirinya sendiri mulai dari titik permulaan kembali.
Dan salah satu rencana pelatihannya adalah pelatihan mental.
Felice sendiri bisa dikatakan cukup paham soal ilmu psikologi. Dia sengaja menggunakan pemahamannya tentang psikologi manusia dan mengartikan makna mematikan dari lagu untuk memberi dirinya sendiri efek serangan sebesar mungkin, pada saat yang sama Felice membiarkan pertahanan dirinya terbuka dan secara perlahan mulai membangun kembali perisai psikologisnya dalam menghadapi saran psikologis negatif dari lagu.
Proses ini diulangi oleh Felice selama berkali-kali setiap gadis kecil itu memiliki waktu luang. Ini adalah langkah berbahaya yang sangat beresiko. Satu kesalahan dan dia benar-benar akan disembelih sendiri oleh tindakannya, namun hingga saat ini Felice tidak pernah menghentikan niatnya atau mulai ragu-ragu ketika memulai aksinya.
Dia perlu menjadi lebih kuat. Pengalaman hidupnya selama tujuh tahun di lingkungan yang berat membuat Felice mengetahui dengan jelas kalau ancaman berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh sekitarnya tidak hanya soal efek ke fisik saja, namun juga mental.
Serangan dan kerusakan yang ditimbulkan pada mental manusia bahkan bisa lebih menakutkan dari serangan terhadap fisik.
Felice sudah pernah melihat bagaimana nasib orang-orang yang mengalami keruntuhan mental. Itu adalah jenis kehidupan yang jauh lebih menyakitkan dibandingkan dengan kerusakan fisik yang jelas bisa diperbaiki dengan mudah oleh teknologi medis zaman sekarang.
Felice sendiri dulu juga sempat memiliki penyakit psikologi yang merepotkan. Meskipun dia sudah cukup kuat di masa lalu, namun penyakitnya masih belum menemukan solusi penuh. Dia tidak tahu apakah penyakitnya akan terbawa bersama jiwanya kedalam tubuh baru nya ini, tapi Felice tidak terlalu mempermasalahkannya. Prioritasnya saat ini adalah membangun kembali dinding pertahanan mental nya yang kokoh seperti di masa lalu.
Cara termudah untuk itu adalah dengan metode mendengarkan lagu ini. Mungkin tidak terlalu bagus, namun dia harus puas dengan metode yang mampu ditanggungnya untuk saat ini. Keinginan nya untuk menjadi lebih kuat semakin di perdalam setelah pengalaman nya dengan lukisan hutan milik Vendry.
Dia diguncang dengan fakta bahwa pertahanan psikologis begitu mudah dihancurkan menjadi terak di bawah pengaruh sebuah lukisan semata.
Ini adalah duri yang masih bersarang diam di tenggorokannya.
Felice tidak bisa menemukan asal penyebab kejanggalannya melalui lukisan Vendry, namun satu hal yang jelas dia masih terlalu lemah. Daya tahan mentalnya masih jauh dari kata kuat dibandingkan dengan kepemilikannya di kehidupan lampau.
Karena itulah Felice semakin terdorong untuk menekan diri nya sendiri dan melakukan pelatihan ekstrim untuk memperoleh hasil yang diinginkannya.
Felice memejamkan matanya, dia sudah lebih terbiasa dengan setiap ketukan dan lirik isi lagu. Gadis kecil ini dengan santai mengevaluasi kembali ketahanan psikologisnya setelah beberapa kali pelatihan.
Sekarang kalau mendengarkan lagu itu tidak terasa apa-apa lagi, Felice bahkan menggunakan pikiran rasionalnya untuk menjabarkan semua pengaruh buruk lagu tersebut di mata publik.
Felice membuka kedua matanya dan memandang keluar jendela yang terang. Gadis kecil itu tersenyum dan berkata samar, "Matahari hari ini jauh kurang mengganggu seperti biasa ya..."