The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
VAMPIRO DAN ANNABELLE #11



Sementara itu, Arthur dan Clara masih menjalani pertarungan yang sangat sengit melawan Annabelle. Arthur dan Clara cukup kewalahan menghadapi Annabelle, walaupun tubuhnya sudah terluka, namun Annabelle masih mampu memojokkan kedua remaja itu.


"Dia seperti tak punya celah, dia menyerang dan bertahan dengan sangat rapi" ujar Clara.


"Dan tugas kita sekarang adalah mencari celah itu dan menyerangnya!" Sahut Arthur.


"Maka carilah celah itu sampai kiamat tiba!!" Seru Annabelle sembari menyerang Arthur dan Clara secara bersamaan.


Arthur berhasil menghindar tepat waktu namun Clara sedikit terlambat dan akhirnya tangannya sedikit tergores benang Annabelle.


"Sakit..." Clara merintih sembari menekan lukanya.


"Clara!!" Arthur berteriak ketika melihat Annabelle kembali menyerang Clara.


Benang yang melesat ke arah Clara berhasil di tahan oleh Red Devil, Arthur pun langsung menghampiri Clara untuk memeriksa keadaannya.


"Clara! Apa lukamu parah?" Tanya Arthur dengan nada panik.


"Tidak, aku tidak apa-apa" jawab Clara.


Clara sengaja berbohong karena ia tak mau menjadi beban bagi Arthur, tak ada waktu untuk mengeluh kesakitan sekarang. Seperti tadi, dimana Clara menangisi kepergian Joseph untuk selama-lamanya, namun ia tak bisa terus-terusan bersedih karena tak ada gunanya.


"Sembuhkan lukamu dulu, aku akan menahan Annabelle" pinta Arthur.


"Tidak, aku tidak bisa menyembuhkan diriku sendiri" ujar Clara.


Arthur pun terkejut ketika mendengar hal itu, ia tahu kalau Clara punya kekuatan untuk menyembuhkan berbagai macam luka dalam sekejap mata. Namun sekarang gadis itu justru berkata kalau ia tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri.


"Tapi Clara, kekuatanmu..."


"Aku hanya bisa menyembuhkan orang lain Arthur, aku memang bisa menyembuhkan diriku sendiri, tapi sebagai gantinya aku akan kehilangan salah satu anggota tubuhku" tutur Clara.


Ya, selain pingsan selama 30 menit, tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri adalah salah satu kelemahan dari Angel milik Clara. Jika Clara nekat menyembuhkan dirinya sendiri, maka Medusa akan meminta salah satu anggota tubuh Clara sebagai tumbalnya.


Hukum Angel, di setiap kekuatan besar, maka akan ada konsekuensi yang besar pula. Sama seperti Sun Go Kong yang berubah menjadi Hanuman, ia memang jauh lebih kuat ketika menjadi Hanuman, namun sebagai gantinya, Sun Go Kong tak akan bisa kembali ke wujudnya yang semula.


"Sialan, ini menjadi lebih sulit!!" Decak Arthur.


"Cih! Jika aku tahu kelemahan mu itu maka aku sudah pasti akan memenggal kepalamu dari tadi!" Timpal Annabelle ketika bertarung melawan Red Devil.


Arthur kemudian membantu Clara berdiri, ia lantas langsung meminta Clara untuk beristirahat sementara ia akan melawan Annabelle sendirian. Namun, Clara dengan cepat langsung menolak perintah Arthur tersebut.


"Tidak! Aku akan tetap bertarung bersamamu!" Tegas Clara.


"Kau sedang terluka! Aku tidak bisa membiarkan kau mati di sini" timpal Arthur.


"Apa kau pikir aku selemah itu Arthur?!" Tanya Clara yang seketika langsung membuat Arthur terdiam.


"Apa karena luka kecil ini kau langsung beranggapan kalau aku lemah?" Tanya Clara kembali.


Arthur terdiam seribu bahasa, ia tak bisa berkata apa-apa untuk menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh Clara. Mulutnya terasa seperti di kunci, ia hanya bisa menatap Clara ketika gadis itu maju dan menantang Annabelle untuk bertarung.


"Annabelle! Sudah aku putuskan, aku akan membunuhmu di sini untuk membalas dendam tuan Joseph!" Seru Clara.


"Kenapa kalian para manusia selalu banyak bicara! Kalau memang ucapanmu itu benar maka majulah dan buktikan sekarang juga!!" Timpal Annabelle.


*Duar!!...


Tiba-tiba, sebuah ledakan besar terjadi di tempat Charlotte dan Vampiro bertarung. Mereka bertiga pun reflek langsung menoleh ke arah ledakan terjadi. Dan di saat itu juga, perlahan-lahan awan hitam yang menutupi kastil Vampiro menghilang.


"Oe bocah Vampir! Kenapa kutukan mu hilang?!" Tanya Annabelle sembari menatap langit.


"Apa kau sudah mati?! Apa pada akhirnya kau kalah melawan musuh bebuyutan mu sendiri?!!" Seru Annabelle.


Arthur dan Clara langsung terkejut ketika mendengar kata-kata Annabelle, mereka berdua tak menyangka kalau seorang manusia biasa bisa mengalahkan hantu legenda tanpa kekuatan Angel.


"Vampiro mati?" Ucap Arthur dengan ekspresi tak percaya.


"Charlotte Van Helsing, kau benar-benar hebat" sambung Clara.


"Ya sudahlah, kalau begitu akan aku bunuh kalian semua!" Annabelle mengangkat kedua tangannya dan terbang ke udara.


Arthur dan Clara pun langsung bersiaga untuk menghadapi serangan yang akan di lakukan oleh Annabelle.


"Akan aku cabik cabik kalian berdua di sini" ucap Annabelle dengan nada yang dingin.


Terlihat tubuhnya di lapisi oleh Aura berwarna hitam sekarang, Arthur dan Clara seketika langsung merasakan hawa yang sangat mengerikan ketika mereka menatap Annabelle.


"Lihatlah kekuatanku!!" Seru Annabelle.


Ribuan benang pun muncul di belakangnya dan langsung mencambuk kesana kesini secara membabi-buta, pohon-pohon pun langsung tertebas habis akibat terkena benang Annabelle yang sangat tajam.


Arthur berdiri di samping Clara dan langsung memerintahkan Demon nya untuk membuat perisai.


"Hell's Barrier!!" Seru Arthur.


Red Devil pun menancapkan trisulanya ke tanah dan muncullah sebuah perisai yang mampu melindungi mereka bertiga dari amukan Annabelle.


"Berlindung lah untuk selama-lamanya!!" Annabelle semakin membabi buta.


Perisai Red Devil pun mulai retak karena tak mampu menahan serangan Annabelle yang sangat kuat.


"Arthur! Keluarkan aku dari perisai mu!" Seru Clara.


"Apa?! Bagaimana bisa kau meminta hal seperti itu? Lihatlah! Kita akan langsung tercabik-cabik ketika perisai ini terbuka!" Timpal Arthur.


"Percayalah kepadaku! Dia sangat terbuka sekarang, kita bisa menyerangnya!" Clara terus meminta Arthur untuk mengeluarkannya dari perisai.


"Lihatlah situasinya sekarang! Kita tidak bisa melakukan apa-apa selain berlindung!" Arthur tetap tak mau membuka perisainya.


"Dan lihatlah perisai mu! Perisai ini akan hancur sebentar lagi, tak ada pilihan lain selain menyerang sekarang!!".


Arthur pun menatap perisainya yang semakin retak, sementara di luar perisai benang-benang milik Annabelle terus bergerak tak kendali dan menyerang apa saja. Bahkan pepohonan di hutan itu sudah habis karena terkena benang Annabelle.


"Cepatlah ARTHUR!!!" Clara membentak Arthur.


"Ck!! Baiklah!" Akhirnya Arthur pun mau menuruti permintaan Clara.


Ia memerintahkan Demon nya untuk membuka perisai itu, Red Devil pun mencabut trisulanya kembali dan seketika itu juga perisai itu menghilang.



"Medusa! Keluarkan semua ularmu!!" Clara berteriak memanggil Medusa untuk keluar.


Medusa pun keluar namun dalam wujud patung raksasa, benang Annabelle pun juga mengenai patung Medusa tersebut namun anehnya patung itu tak tergores sama sekali.