The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
GEORGE DEVIL #4



"Akh!!" Mata Aaron membulat ketika melihat 3 jari tangan kanannya terpotong.


Terlihat juga 2 kaki Spider juga terpotong setelah menerima serangan dari George Devil. Nampaknya, George Devil benar-benar sudah sangat marah sekarang.


"Aaron, jarimu..." Fiona ikut merasa terkejut ketika melihat jari Aaron terjatuh ke tanah.


Namun tidak berhenti sampai di situ, George Devil kembali melesat dan kali ini hantu itu melesat ke arah Arthur yang terbaring lemah di tanah.


"Arthur!!" Fiona merasa panik karena melihat George Devil yang sudah bersiap untuk menyerang Arthur.


"Aku memang di tugaskan untuk membawamu dalam keadaan hidup, tapi sekarang aku sudah tidak peduli lagi!!" Seru George Devil ketika melesat ke arah Arthur.


"Sial! Aku akan mati!" Arthur berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan tubuhnya, namun hal itu sia-sia saja.


Bahkan Arthur juga tak bisa memanggil Red Devilnya untuk keluar, andaikan saja ia bisa memanggilnya maka hal itu akan percuma karena tubuhnya lumpuh dan tidak bisa di gerakkan sama sekali.


"Mati kau!!" George Devil sudah semakin dekat dengan Arthur dan sudah bersiap untuk menebasnya.


"Ace!! Dimana kau sialan!!" Arthur berteriak memanggil nama Ace, ia merasa kesal karena temannya itu tidak kunjung keluar dari gedung hingga sekarang.


*Tzing...



"Bocah, mulutmu itu berisik sekali seperti perempuan!" Ujar Astrid yang tiba-tiba datang menyelamatkan Arthur.


"Jangan menghalangi ku!!" George Devil merasa sangat marah karena melihat Astrid menghalangi tujuannya untuk membunuh Arthur.


Ia pun menarik pedangnya dan mengayunkannya lagi untuk menyerang Valkyrie.


*Tzing...


Suara gesekan pedang antara Angel dan hantu legenda itu benar-benar memekakkan telinga. Bahkan tubuh Arthur sampai mundur perlahan-lahan akibat gelombang yang di hasilkan dari gesekan pedang itu.


"Hah... Hah... Kalian semua pergilah, aku bisa menahannya di sini sedikit lebih lama" ujar Astrid dengan nada kelelahan.


Gadis itu menyuruh ketiga temannya untuk pergi menyelamatkan diri sedangkan dirinya akan menahan George Devil di sini. Namun, tentu saja hal itu sia-sia, mereka tidak akan bisa kabur dari George Devil sekarang.


Satu-satunya cara agar mereka semua bisa selamat adalah membunuh George Devil, mereka harus bisa membunuh hantu legenda yang sangat kuat itu.


"Jangan bodoh! Kau tahu kalau kita tidak bisa pergi kemanapun sebelum dia mati" ujar Aaron sembari memanggil kembali Angelnya.


Terlihat tetesan darah yang terus mengalir dari jarinya yang sudah terpotong, Aaron dan Fiona telah kehilangan salah satu anggota tubuhnya sekarang, mereka berdua berada di dalam situasi yang sulit karena harus bertarung melawan hantu legenda sembari menahan darah yang terus mengalir.


Sedangkan untuk Arthur, ia justru lebih parah lagi, memang semua anggota badannya masih utuh akan tetapi ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali.


Ace dan Clara pun juga belum keluar dari gedung tua itu, nampaknya mereka berdua merasa kesulitan dalam melawan Kalong Wewe dan Goblin.


"Kalau begitu lebih baik kita mati dalam keadaan berjuang" ujar Fiona secara tiba-tiba.


Athena pun juga sudah berada di belakangnya namun dengan satu tangan yang terpotong. Sekarang, Angel itu hanya memegang pedangnya dan perisainya telah menghilang karena ia sekarang hanya memiliki satu tangan.


"Hoi! Bagaimana denganku! Aku tidak bisa memanggil Demon ku kalau tubuhku tidak bisa bergerak!" Melihat semua teman-temannya siap bertarung, Arthur pun merasa iri dan langsung protes.


" Bagaimana denganmu? Kau akan mati di tanganku sekarang!!" George Devil secara tiba-tiba melesat melewati Valkyrie dan kembali menargetkan Arthur.


"Lindungi dia!!" Astrid pun langsung memerintahkan Angelnya untuk melindungi Arthur.


Aaron dan Fiona pun ikut maju untuk melindungi Arthur dari serangan George Devil. Spider dan Athena bergerak bersama dan bersiap untuk menyerang George Devil.


*Jleb...


Namun, George Devil tiba-tiba menghilang dan berpindah tempat di belakang Aaron. Ia pun langsung menusuk pemuda itu menggunakan pedangnya tepat di arah jantungnya.


"Aaron!!" Seru Astrid dan Fiona secara bersamaan.


Kedua gadis itu benar-benar syok ketika melihat temannya itu tertusuk pedang tepat di dadanya, terlebih lagi ketika melihat Aaron sampai mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Dasar bodoh! Seharusnya kalian tidak mempercayai ucapan hantu" ujar George Devil sembari mencabut pedangnya.


Tubuh Aaron pun seketika ambruk ke tanah ketika pedang itu tercabut. Nampaknya, George Devil memang tidak pernah berniat untuk membunuh Arthur dari awal, ia sengaja berkata seperti itu untuk mengecoh para remaja itu.


"Sialan kau!! Akan aku bunuh dirimu!!" Astrid yang merasa murka pun langsung maju bersama Angelnya.


"Aaron!!" Begitupun juga dengan Fiona, gadis itu maju bersama Angelnya dengan berlinang air mata.


"Majulah!!" Sebuah seringai muncul di wajah George Devil ketika Astrid dan Fiona maju untuk menyerangnya.


Valkyrie dan Athena pun kompak mengayunkan pedang mereka, namun, George Devil terlihat santai dan malah memasang badannya untuk menjadi sasaran.


*Tzing...


George Devil menahan pedang kedua Angel itu menggunakan satu pedangnya, ia terlihat sedikit kesulitan untuk menahannya karena Astrid dan Fiona telah melapisi pedangnya menggunakan Aura.


"Aura sialan! Kenapa kalian tidak mati saja seperti teman kalian!!"


*wush....


Sebuah gelombang energi yang sangat besar tiba-tiba muncul dari tubuh George Devil. Alhasil, Valkyrie dan Athena pun terpental bersama dengan Astrid dan Fiona.


Seketika, kedua gadis itu langsung pingsan ketika tubuh mereka membentur tanah dengan sangat kencang, dan Angel mereka pun juga ikut menghilang seketika. Karena hal itu, sekarang hanya tersisa Arthur seorang yang menghadapi George Devil itu.


"Sekarang, kau harus ikut denganku" ujar George Devil ketika menatap Arthur yang sedang terbaring.


"Kenapa, kenapa harus aku yang memiliki Demon, kenapa aku tidak memiliki Angel seperti yang lainnya!!" Seru Arthur dengan sangat kencang.


"Entahlah, kau bisa bertanya kepada Tuhan setelah kau mati nanti" sahut George Devil seraya berjalan ke arah Arthur.


"DIAM!!"


*wush....


"Akhh!!"


Tiba-tiba, sebuah gelombang energi yang tidak kalah dahsyatnya muncul dari tubuh Arthur yang masih terbaring. Gelombang energi milik Arthur itu berbentuk seperti tebasan angin dan bahkan bisa melukai tubuh George Devil.


"Bocah sialan! Dia masih bisa mengeluarkan Aura sekuat ini?!" George Devil pun terpaksa harus melindungi dirinya dari gelombang energi milik Arthur tersebut.


Tubuh George Devil bahkan sampai mundur beberapa langkah ke belakang karena tidak kuat menahan Aura Arthur yang sangat kuat itu.


"Jadi... Apa kau sudah siap untuk mati sekarang?"



Ketika gelombang energi itu berhenti, George Devil merasa terkejut ketika melihat Arthur yang tiba-tiba berdiri dengan Red Devil yang sudah berada di belakangnya.


"Kau... Bagaimana kau bisa berdiri kembali!!" Seru George Devil yang merasa tidak percaya melihat Arthur kembali berdiri.


"Tujuanku datang ke kota terkutuk ini adalah untuk membunuhmu!! Bukan untuk bersantai dan mati di tanganmu!" Ucap Arthur dengan wajah yang memerah.


Nampaknya, Arthur benar-benar merasa marah sekarang. Tubuhnya yang awalnya lumpuh kini secara ajaib bisa bergerak kembali.


Dan sekarang, Arthur sudah bersiap satu lawan satu dengan George Devil, Arthur sudah siap melawan hantu legenda itu dengan amarahnya yang sudah memuncak.