
Vince yang secara mengejutkan berhasil terlepas dari jeratan jerami pun sukses membuat Scarecrow kaget. Dan tanpa pikir panjang, Vince langsung menyerang Scarecrow yang masih lengah menggunakan tongkat milik Angelnya.
"Black magic!!" Seru Vince.
Gambit mengayunkan tongkatnya ke arah Scarecrow dan muncullah sebuah energi berwarna hitam yang melesat menyerang tubuh Scarecrow.
"Akhhhhh!!" Scarecrow berteriak kesakitan setelah menerima gelombang energi itu.
Dan seketika itu juga jerami yang melilit tubuh Roberto dan Brian seketika terlepas setelah Scarecrow menerima serangan dari Vince. Setelah berhasil terlepas, kedua remaja itu pun langsung menjauh dari Scarecrow yang tersungkur di tanah dan berdiri di samping Vince.
"Vince! Syukurlah kau berhasil lepas!" Ucap Roberto.
"Bukan masalah, Gambit bisa melepaskan aku berkat kekuatannya" sahut Vince.
"Andai saja kau tidak melepaskan diri pasti kita sudah mati sekarang" timpal Brian.
"Jadi begitu, aku terlalu meremehkan kalian ya?" Scarecrow yang tadi tersungkur pun kini telah berdiri kembali.
Roberto, Brian dan Vince yang melihat hal itu pun langsung memasang sikap siaga. Mereka bertiga bersiap untuk bertempur kembali melawan hantu legenda nomor 2 itu.
"Ini semakin menarik" Scarecrow mengangkat sabitnya dan bersiap untuk mengayunkannya.
Melihat hal itu, Roberto pun langsung memanggil Angelnya untuk menjadi tameng bagi kedua temannya.
"Tank Man, lindungilah kami!!" Perintah Roberto kepada Angelnya.
Tank Man pun berdiri di depan tiga remaja itu dengan gagahnya, tak lupa juga ia memasang perisainya untuk menangkis serangan yang akan di lancarkan oleh Scarecrow.
"Dasar bodoh!"
*Grep....
Ternyata, Scarecrow hanya memancing Roberto menggunakan sabitnya. Dan sekarang ia melilit tubuh Tank Man menggunakan kekuatan jeraminya.
"Roberto!!" Brian dan Vince langsung panik ketika melihat Roberto yang ikut tercekik.
Bahkan Roberto sampai tidak bisa bergerak dan berkata apa-apa. Lilitan jerami yang ada pada tubuh Tank Man benar-benar sangat kuat. Brian dan Vince pun langsung berusaha untuk menolong Roberto, mereka berdua mencoba untuk menyerang Scarecrow menggunakan Angel mereka kembali.
"Alter Ego, kepribadian kedua, kemarahan!!"
Topeng Alter Ego berubah menjadi ekspresi marah, dan di saat itu juga sebuah Aura berwarna merah muncul di kedua tangannya. Setelah itu Brian pun memerintahkannya untuk maju dan Alter Ego langsung melesat dan mencoba untuk memukul Scarecrow menggunakan Auranya.
*Tzing...
Sayangnya, pukulan itu bukanlah apa-apa bagi Scarecrow. Hantu legenda itu bisa dengan mudah menepis tinju Alter Ego menggunakan sabit besarnya.
"King wajik!!"
Sementara itu, Gambit milik Vince mengeluarkan sebuah kartu King Wajik dan langsung melemparkannya ke tubuh Scarecrow.
*Jleb...
Kartu itu berhasil menancap di tubuh Scarecrow namun tidak berefek apa-apa kepadanya.
"Ada apa dengan kartu kecilmu ini?" Scarecrow memandang Vince dengan tatapan sinis.
Ia mengira kalau kartu itu tidak akan pernah bisa melukainya. Namun, Vince justru tersenyum ketika melihat kartu nya berhasil menancap di tubuh Scarecrow.
"Matilah kau!" Ucap Vince sembari tersenyum.
Secara tiba-tiba, kartu King yang menancap di tubuh Scarecrow bersinar terang dan cahaya itu secara perlahan membentuk siluet seorang manusia.
Cahaya yang bersinar terang itu akhirnya berubah menjadi seorang Raja bertubuh besar dan membawa pedang. Scarecrow tentu saja terkejut ketika melihat hal itu, ia pun langsung mendorong tubuh Alter Ego dan bersiap menyerang Raja itu.
"Jadi ini kekuatan mu yang sebenarnya?!" Scarecrow mengayunkan sabitnya namun Raja itu bisa dengan mudah menangkisnya.
*Tzing...
Dan karena hal itu, jerami yang melilit tubuh Roberto pun berhasil terlepas. Roberto langsung tersungkur ke tanah ketika ia berhasil terbebas dari jerami yang mencekik tubuhnya. Melihat hal itu, Brian pun lantas langsung menghampiri Roberto dan menjauhkan tubuhnya ke tempat yang aman.
"Roberto, istirahatlah sejenak!" Ucap Brian setelah menurunkan Roberto.
"Uhuk! Tidak! Aku adalah pemimpin kelompok ini, seorang pemimpin harus ikut bertempur bersama anggotanya!!" Roberto mencoba untuk berdiri kembali namun Brian menahan tubuhnya.
"Ini bukan soal pemimpin! Tapi ini soalnya keselamatan mu! Ingatlah nasib umat manusia berada di tangan kita!" Ujar Brian.
Sementara itu, pertarungan antara Scarecrow dan Raja pun terus berlanjut. Kedua makhluk itu saling jual beli serangan menggunakan senjata mereka. Pertahan kedua makhluk itu sangatlah kuat hingga mereka berdua terlihat berimbang dalam segi kekuatan.
"Sial! Andai saja aku bisa men summon dua kartu sekaligus!!" Vince berdecak kesal karena melihat Rajanya mampu di imbangi oleh Scarecrow.
Tak ingin membiarkan temannya bertarung sendirian, Brian pun berinisiatif untuk membantu Vince menggunakan Angelnya. Alter Ego kembali muncul dan langsung membantu Raja melawan Scarecrow.
Scarecrow terlihat mulai terpojok karena harus melawan dua Angel sekaligus. Namun karena dia adalah hantu legenda maka ia bisa dengan mudah mengatasi kedua Angel itu.
"Permainan ini menjadi lebih seru, hahahaha!!" Bahkan Scarecrow masih sempat untuk tertawa ketika dirinya sedang terpojok.
"Tertawa lah selagi kau masih bisa tertawa!!" Seru Brian yang sudah merasa sangat geram dengan Scarecrow.
"Sebentar lagi kami akan membunuhmu!!" Timpal Vince yang tak kalah geramnya.
"Jangan lupakan aku bodoh!!"
*Tzing...
Roberto yang tiba-tiba bangkit pun langsung ikut serta dalam pertarungan itu, Tank Man miliknya langsung melesat dan menabrak tubuh Scarecrow hingga membuat hantu legenda itu terpental.
*Bruk...
Serangan serentak yang di lakukan oleh tiga remaja itu berhasil menjatuhkan Scarecrow. Namun, tentu saja serangan seperti itu masih belum cukup untuk membunuh hantu legenda.
"Roberto! Sudah aku bilang lebih baik kau berisitirahat!" Brian yang kaget melihat Roberto ikut bertarung pun langsung memarahinya.
"Berisik! Aku tidak akan mati melawan orang-orangan jerami sepertinya!" Ketus Roberto sembari menunjuk Scarecrow yang sedang terkapar di tanah.
"Jangan lengah! Dia masih belum kalah!" Vince langsung memperingatkan kedua temannya ketika ia melihat Scarecrow bangkit kembali.
Benar saja, Scarecrow telah bangkit kembali tanpa menerima luka sedikit pun. Hantu legenda nomor 2 itu mengangkat sabit besarnya dan menaruhnya di pundaknya.
"Seharusnya kalian melakukan hal itu dari tadi" ujar Scarecrow yang sudah kembali berdiri.
"Kau masih bisa sombong? Heh, aku terkesan sekali" ucap Roberto dengan nada meremehkan.
"Hmm, kalian merasakan itu?" Tanya Vince secara tiba-tiba.
"Ya, tiba-tiba aku merasakan hawa yang sangat mencekam" sahut Brian.
Suasana yang tiba-tiba berubah menjadi mencekam membuat ketiga remaja itu sedikit khawatir. Terlebih lagi ketika mereka melihat Scarecrow mulai berjalan mendekati mereka.
"Baiklah, sekarang aku tidak akan menahan serangan ku lagi" ucap Scarecrow ketika sedang berjalan.
Ucapan itu pun sukses membuat ketiga remaja itu kaget.
"Dia dari tadi tidak serius?" Ucap Brian dengan wajah tak percaya.
"Siapa peduli, lagi pula aku juga belum mengeluarkan kekuatanku sepenuhnya" timpal Roberto.
"Apa kalian mau tahu sebuah rahasia?" Tanya Scarecrow.
"Heh, apa hantu sepertimu juga memiliki sebuah rahasia?" Sahut Vince.
"Ya, ini adalah rahasia ku, kalau aku mengeluarkan kekuatan terbesar ku kalian akan mati dalam sekejap!!".