The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
TAMU TAK DI UNDANG



Scarecrow terus memperhatikan ke sekitarnya seperti terlihat sedang ketakutan. Arthur, Ace dan Alexander benar-benar di buat kebingungan dengan tingkah hantu legenda itu. Apa hal yang bisa membuat sesosok hantu legenda bisa ketakutan seperti itu.


"Jangan alihkan pandanganmu!!" Arthur langsung mencoba untuk menyerang Scarecrow kembali ketika melihat sebuah celah.


Namun serangan itu bisa di hindari oleh Scarecrow dengan sangat mudah. Ace dan Alexander pun terkejut melihat serangan Red Devil yang cepat bisa di hindari oleh Scarecrow dengan sangat mudah.


"Diamlah!! Atau kita semua akan mati di sini!" seru Scarecrow kepada Arthur.


Arthur tentu saja tidak mengerti dengan maksud Scarecrow, bagaimana bisa makhluk mengerikan sepertinya bisa takut dengan kematian.


"Apa maksudmu?!!" Teriak Ace.


"Kau takut dengan kematianmu sendiri?" Timpal Alexander.


"Jangan lengah, dia mungkin hanya memancing kita!" Arthur memperingatkan kedua temannya untuk tetap siaga.


Scarecrow terus menoleh ke kanan dan kiri seperti sedang mencari sesuatu, nampak sekali raut wajah ketakutan terpampang jelas di kepala jeraminya.


"Keluarlah Venus!! Aku tahu kau di sini!!" Seru Scarecrow dengan suara yang sangat kencang.


Ketiga remaja itu sampai menutupi kedua telinga mereka karena suara Scarecrow yang terdengar sangat keras. Beberapa detik kemudian, mereka bertiga baru menyadari kalau Scarecrow baru saja menyebut nama hantu legenda ke 12, Venus.


"Venus?" Ucap Arthur dengan wajah tak percaya.


Arthur pun seketika langsung teringat dengan cerita Fergie. Dimana sang ketua koloni itu bisa dengan mudah di kalahkan oleh Venus hanya dengan satu tebasan saja.


"Dia bercanda kan?!" Ace menimpali dengan raut wajah terkejutnya.


"Ace, aku merasakan hawa yang sangat mencekam sedang menuju ke sini" ucap Alexander dengan wajah yang pucat dan keringat bercucuran.


Tiba-tiba, terdengar sebuah suara kepakan sayap yang semakin mendekat. Suara kepakan itu sukses membuat tiga orang manusia dan hantu legenda itu mengalihkan pandangannya ke sumber suara.


Samar-samar, terlihat sebuah siluet manusia bersayap yang sedang terbang mendekati mereka. Tubuh Alexander bergetar hebat, baru kali ini ia merasakan sebuah hawa yang sangat mencekam ketika melihat mahluk terbang itu. Scarecrow pun juga merasakan hal yang sama, tubuh jeraminya bergetar ketika melihat sosok yang ia takuti telah datang sekarang.


"Mahkluk apa lagi itu?" Tanya Arthur ketika melihat makhluk bersayap itu mendarat di tanah.


"Berani-beraninya hantu rendahan sepertimu menyebut namaku" ucap mahluk bersayap tersebut setelah mendarat.



"D-dia?!" Mata Ace terbelalak ketika melihat wajah dari mahluk tersebut.


"Venus! Kenapa kau datang ke wilayah ku?!" Seru Scarecrow kepada mahluk tersebut.


Ya, mahluk bersayap itu adalah hantu legenda ke 12, Venus sang bintang fajar. Dialah yang menyebabkan para wanita bertingkah aneh dan merasa ketakutan ketika ingin masuk ke dalam Curse Field. Dia jugalah yang menjadi alasan Scarecrow tiba-tiba bertingkah ketakutan setengah mati. Dan sekarang dia datang di saat Arthur dan teman-temannya sedang bertarung melawan Scarecrow.


"Venus?! Dia adalah hantu ke 12!!" Seru Alexander setelah melihat wujud Venus.


"Arthur lari lah!!" Ace langsung memerintahkan Arthur untuk lari karena ia berada cukup dekat dengan Venus.


Tanpa pikir panjang lagi, Arthur pun langsung berlari menuju ke tempat dua temannya berdiri. Melihat hal itu, Venus pun langsung mencengkram tangannya ke udara dan membuat Arthur tiba-tiba tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


"Arthur apa yang kau lakukan?!!" Teriak Alexander.


"Tubuhku tidak bisa bergerak!!" Sahut Arthur.


"Sialan! Stardust!!" Melihat hal itu, Ace pun langsung memanggil Angelnya dan berniat membantu Arthur.


Stardust langsung mengeluarkan sebuah gelombang hitam yang ia tembak kan ke arah Venus. Serangan itu memang tepat mengenai tubuh Venus namun anehnya serangan itu tidak berdampak apa-apa ke tubuh hantu legenda nomor 12 itu.


"Jangan bercanda bocah sialan! Serangan ku saja tidak mempan kepadanya apa lagi hanya serangan lemah mu!!" Seru Scarecrow.


"Tidak, serangan bocah itu jauh lebih kuat dari serangan mu" ujar Venus.


Mendengar hal itu, Scarecrow pun langsung mengarahkan sabitnya ke arah Venus. Antara takut dan marah, Scarecrow berniat untuk melawan Venus sekarang.


"Kalau aku mengalahkan mu maka aku akan menggantikan posisimu" ucap Scarecrow ketika menodongkan sabitnya.


"Ya, lagi pula Eternity tidak butuh hantu lemah seperti kalian" sahut Venus kembali yang langsung sukses memancing amarah Scarecrow.


Venus pun melepaskan cengkraman tangannya dan membiarkan Arthur pergi. Sekarang, ia berdiri di depan Scarecrow dan sudah bersiap untuk bertarung dengannya.


"Pertarungan antara hantu legenda? Ini benar-benar di luar dugaan ku!" Alexander tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang.


Dimana dua hantu legenda saling berhadapan dan bersiap untuk melakukan sebuah pertarungan.


"Ini benar-benar tidak menguntungkan untuk kita, kalau Scarecrow kalah kita harus melawan dia!!" Sahut Ace seraya menunjuk ke arah Venus.


"Kita tidak bisa mundur, apapun yang terjadi kita harus tetap berada di sini sampai kita mati!!" Seru Arthur.


"Ya!!" Jawab Ace dan Alexander secara serentak.


Ketiga remaja itu pun hanya berdiri dan menyaksikan dua hantu legenda yang sedang bertatapan itu. Mereka bertiga tidak bisa melakukan apa-apa selain membiarkan pertarungan itu terjadi.


"Jika sudah siap majulah!" tantang Venus kepada Scarecrow.


Mendengar tantangan itu, Scarecrow pun langsung menarik ancang-ancang dan bersiap untuk menebas Venus menggunakan sabit besarnya.


"Matilah!!" Scarecrow mengayunkan sabit itu dengan sangat cepat hingga mustahil untuk di hindari oleh Venus.


*Zing...


Venus tetap diam dan tidak mencoba untuk menghindari tebasan itu. Alhasil, tubuhnya pun berhasil terbebas oleh sabit milik Scarecrow dan membuatnya terbelah menjadi dua bagian.


"Hahahaha!! Aku mengalahkan mu!" Scarecrow tertawa menggelegar setelah melihat serangannya berhasil membelah tubuh Venus.


"Dia langsung kalah hanya dengan satu serangan?" Arthur tidak percaya setelah melihat hal itu.


Dimana Venus sang hantu legenda ke 12 bisa di kalahkan hanya dengan satu tebasan saja.


"Alexander?" Ace bertanya kepada Alexander untuk memastikan.


Karena Alexander mempunyai indra penglihatan dan kepekaan yang sangat kuat. Ace pun bertanya kepadanya untuk memastikan apakah Venus benar-benar sudah di kalahkan oleh Scarecrow.


"Tidak, dia tidak terluka sama sekali" ujar Alexander.


Seketika itu juga, tubuh bagian bawah milik Venus langsung berubah menjadi bulu-bulu burung berwarna hitam. Scarecrow langsung menghentikan tawanya ketika melihat hal itu.


"Jangan-jangan..."


*Jleb....


Venus tiba-tiba berdiri di belakangnya dan langsung menusuk Scarecrow menggunakan satu tangannya. Tak cukup sampai di situ, Venus langsung mencabut kepala Scarecrow dari dalam tubuhnya.


"Dasar hantu rendahan" ucap Venus setelah mencabut kepala jerami Scarecrow.