
Annabelle kembali bangkit dengan ekspresi tak percaya, ia tidak menyangka kalau Hanuman memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari Sun Go Kong.
"Yang benar saja! Dia hanya berubah wujud dan sekarang menjadi sekuat ini?!" ujar Annabelle.
"Dia tidak hanya berubah wujud, namun dia sudah menjadi wujud yang baru, Hanuman tidak bisa berbicara seperti Sun Go Kong, namun soal kekuatan, dia seratus kali lebih kuat darinya" sahut Joseph.
"Diamlah kau manusia sekarat!!" Balas Annabelle.
Annabelle mencoba mengetes kekuatan Hanuman, ia menembakkan beberapa benang ke arah Hanuman namun semua benang itu berhasil di hindari dengan sangat mudah.
"Kecepatannya bertambah, dia sekarang lebih kuat, jadi aku tidak bisa main-main lagi" ucap Annabelle sembari terbang ke udara.
Pertarungan sengit pun terjadi di udara, Annabelle dan Hanuman saling jual beli serangan. Pertarungan mereka juga terlihat lebih seimbang sekarang, dimana benang hitam dan tongkat Hanuman saling berbenturan dan menciptakan kilatan petir kecil di sekitar mereka.
"Arthur, kenapa kau belum bangkit juga, aku sudah tidak punya banyak waktu" gumam Joseph.
Joseph menatap pertarungan antara Annabelle dan Hanuman dengan gusar, ia terus mewanti-wanti agar Arthur cepat kembali. Sebenarnya, Joseph hanya ingin mengulur waktu sampai Arthur bisa bertarung kembali.
Joseph sadar kalau ia tak akan bisa bertahan lebih lama lagi, karena itu sebisa mungkin Joseph mencoba untuk melukai tubuh Annabelle agar ia melemah ketika melawan Arthur nanti.
"Sudah lama sekali aku menunggu sosok kuat seperti mu, akhirnya setelah ratusan tahun lamanya aku bisa bertarung seserius ini" ujar Annabelle di sela-sela pertarungannya.
Tak ada dari mereka yang terluka, baik Hanuman maupun Annabelle mereka sama-sama melindungi tubuh mereka dengan baik. Ledakan-ledakan kecil juga terjadi ketika benang milik Annabelle dan tongkat Hanuman beradu, pertempuran mereka benar-benar mampu mengguncang udara.
Hingga saat mereka berdua sama-sama terpental, Hanuman langsung melesat dan melemparkan tongkatnya ke arah Annabelle. Tongkat itu berputar dengan sangat cepat dan menarget kepala Annabelle.
Namun, Annabelle berhasil menghindar dan langsung membalasnya menggunakan benangnya.
"Tak berguna! Walaupun kau lebih kuat tapi kau tetap tidak akan bisa mengalahkan aku!!" Seru Annabelle seraya membalas serangan Hanuman.
Ratusan benang tak kasat mata muncul dan melesat ke arah Hanuman, Hanuman pun menyilangkan kedua tangannya untuk melindungi wajahnya. Akibatnya, bagian tubuhnya yang lain pun terkena sayatan benang dan mengakibatkan tubuh Joseph di lumuri darah.
"Hahaha!! Lihat kan?! Jangan pernah bermain-main denganku!!" Annabelle tertawa puas melihat serangannya berhasil melukai Joseph.
Namun, ia tidak sadar kalau tongkat Hanuman berputar kembali ke arahnya dengan sangat cepat. Akhirnya, tongkat itu pun menancap di perut Annabelle dan berhasil melukainya.
"Uhuk!!" Annabelle batuk dan mulutnya mengeluarkan darah berwarna hitam.
"Luka untuk luka, darah demi darah, pengorbanan harus di lakukan, demi kemenangan" ucap Joseph dengan tubuh berlumuran darah.
"I-ini, belum berakhir!!" Tubuh Annabelle jatuh ke tanah dan tak bergerak.
Begitupun juga dengan Joseph, ia langsung terkapar tak berdaya setelah melihat Annabelle tumbang. Tubuhnya sudah terluka sangat parah, bagian dalamnya terkena kutukan, dan bagian luarnya terkena sayatan.
Bisa di bilang, kondisi tubuh Joseph benar-benar mengenaskan sekarang. Dalam kondisi itu, Joseph hanya bisa terdiam sembari menatap langit. Samar-samar, ia kembali teringat akan kenangannya bersama keluarganya dahulu.
"Aku... Akan segera menyusul kalian" gumam Joseph.
Namun, ingatan itu seketika langsung sirna ketika Annabelle tiba-tiba muncul dan berdiri di samping Joseph yang sedang terkapar.
"Kau pikir serangan murahan seperti itu mampu membunuhku?" Tanya Annabelle dengan mulut penuh darah.
"Sekarang kau sedang menderita bukan? Tenang saja, aku akan mengakhiri penderitaan mu sekarang juga" sambung Annabelle sembari membuat tombak dari benangnya.
"Matilah... Huh?" Annabelle yang sudah siap menusukkan tombaknya tiba-tiba terhenti ketika merasakan sesuatu mendekat.
*Tzing....
Benar saja, dari arah semak-semak, Red Devil muncul dan melesat ke arah Annabelle dengan trisulanya. Annabelle pun terpaksa harus menggunakan tombaknya untuk melindungi tubuhnya dari trisula milik Red Devil.
Annabelle pun bahkan terpaksa mundur ke belakang karena tak kuat menahan serangan Red Devil, di belakang Demon itu, munculah Arthur bersama Clara dari semak-semak.
"Maafkan aku tuan Joseph, aku sedikit terlambat" ucap Arthur.
"Tuan Joseph!!" Clara langsung menghampiri Joseph ketika melihat kondisinya yang mengenaskan.
"Clara, urus tuan Joseph, biar aku yang menghadapinya sendirian" tutur Arthur sembari menatap Annabelle dengan tajam.
"Heh, bocah sombong sudah kembali" sahut Annabelle.
Ronde kedua antara Red Devil dan Annabelle pun terjadi, mereka berdua beradu serangan di udara dengan sangat cepat. Bahkan mereka berdua sampai tak terlihat sangking cepatnya gerakan mereka.
"Tuan! Bertahanlah sebentar!" Clara ingin memanggil Angelnya namun Joseph memegang lengannya.
"Clara... Jangan lakukan itu, aku tidak akan senang jika kau menyembuhkan aku" tutur Joseph dengan suara lemah.
Clara tentu saja terkejut ketika mendengar penuturan tersebut, ia ingin mengobati Joseph sekarang namun Joseph justru melarangnya.
"Tapi tuan, anda terluka sangat parah! Anda bisa..."
"Tak apa, ini luka yang aku dapatkan dari pertarungan, jadi aku tidak menyesal kalau aku akan mati karena luka ini" potong Joseph.
"Tidak tidak, tuan Joseph, anda tidak boleh mati" Clara mulai meneteskan air matanya.
Medusa pun muncul di belakang Clara dan ingin mengobati luka Joseph. Namun, tiba-tiba Hanuman muncul di belakang Medusa dan menahan tangannya.
"Tuan Joseph! Anda sedang menderita sekarang!" Seru Clara dengan berlinang air mata.
Ia tak kuasa melihat ketuanya itu menderita dengan luka yang berada di sekujur tubuhnya, Joseph pun tersenyum melihat Clara yang meneteskan air mata, ia kembali memegang lengannya dan mencoba untuk meyakinkan nya.
"Clara, dengarkan aku nak, aku sudah pernah melihat istri dan bayiku di habisi oleh hantu tepat di depan mataku sendiri, sejak saat itu, aku tidak pernah merasakan sakit lagi, luka-luka ini tak sebanding dengan penderitaan yang pernah aku alami" ujar Joseph.
Clara sempat tersentak setelah mendengar cerita itu, ia tidak tahu kalau Joseph memiliki masa lalu yang kelam seperti itu. Sedangkan Arthur terus fokus bertarung melawan Annabelle, ia mengepalkan kedua tangannya dengan erat karena tak kuasa melihat Joseph menderita.
"Aku sangat rindu dengan istri dan anakku, sekarang aku akan punya kesempatan untuk bertemu mereka, jadi aku minta kepadamu untuk membiarkan aku mati, dan aku juga mohon... Jangan beritahu tuan Fergie" ucap Joseph sebelum akhirnya menutup kedua matanya.
Joseph telah mencapai tujuan hidupnya, yaitu berjuang demi masa depan umat manusia dan mati agar bisa menemui anak dan istrinya di surga. Joseph sang pemilik Angel berkekuatan dewa, telah mati dalam pertempuran melawan Annabelle dan Vampiro.