The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
WUJUD TERKUAT SCARECROW



Kejadian itu pun sontak membuat Arthur dan kedua temannya merasa kaget. Mereka bertiga tidak percaya kalau Venus bisa dengan mudah menyerang Scarecrow hanya dengan tangan kosong.


"Kepalanya di cabut?!" Ucap Arthur dengan wajah tak percaya.


"Mustahil?! Dia bahkan melakukannya hanya dengan tangan kosong" tambah Alexander.


Sedangkan Ace hanya terdiam sembari terus menatap Venus yang sedang memegang kepala Scarecrow di tangannya. Setelah itu, Venus pun melemparkan kepala Scarecrow dan langsung membersihkan tangannya menggunakan jerami.


"Menjijikan sekali" ucap Venus ketika sedang membersihkan tangannya.


"Sekarang hal terburuknya sudah terjadi, kita harus melawan dia sekarang juga!!" Ujar Ace setelah melihat Scarecrow berhasil di kalahkan.


"Tunggu dulu, apa mungkin Scarecrow akan mati dengan semudah itu?" Sanggah Arthur yang merasa tidak yakin kalau Scarecrow sudah kalah.


"Tidak juga, sebenarnya Scarecrow tidak mungkin mati hanya dengan serangan seperti itu, tapi kalau melihat musuhnya adalah hantu legenda ke 12, tidak ada yang mustahil" timpal Alexander.


Setelah selesai membersihkan tangannya, Venus pun langsung mengalihkan pandangannya kepada ketiga remaja yang sedang berdiri dan menatapnya. Arthur, Ace dan Alexander pun langsung mempersiapkan diri mereka untuk bertarung melawan Venus.


"Siapa di antara kalian yang memiliki kekuatan Demon?" Venus bertanya kepada tiga remaja itu dengan nada yang biasa.


"Aku!!" Jawab Arthur tanpa rasa takut sedikitpun.


"Kalau kau ingin membawanya maka langkahi dulu mayat kami!!"


Ace dan Alexander langsung menghalangi tubuh Arthur dengan Angel yang sudah berada di belakang mereka. Ace dan Alexander mengira kalau Venus juga ingin membawa Arthur atau bahkan membunuh Arthur. Oleh karena itulah mereka berdua ingin melindunginya.


"Ace! Alexander! Minggir lah! Dia menginginkan aku!" Arthur langsung memerintahkan kedua temannya untuk minggir dan membiarkannya bertarung melawan Venus.


Namun, Ace dan Alexander kompak tidak menggubris perintah Arthur. Mereka berdua tahu kalau Arthur adalah sosok yang sangat penting di regu mereka, karena itu mereka berdua tidak akan membiarkan Arthur terluka atau bahkan terbunuh di sini.


"Dia keras kepala sekali ya?" Ujar Venus sembari menoleh ke belakang.


Dugaan Arthur benar, Scarecrow ternyata masih hidup. Hal itu di buktikan dengan sekumpulan jerami yang memanjang dan membentuk sebuah tornado di udara.


Mata Arthur dan kedua temannya terbelalak ketika melihat peristiwa itu, jerami jerami itu perlahan-lahan mulai merajut dengan sendirinya dan terbentuklah badan Scarecrow dengan postur tubuh yang sangat besar dan tinggi. Bukan hanya itu, sabit Scarecrow yang normalnya sudah besar kini juga berubah menjadi lebih besar lagi. Tubuh Scarecrow sudah berubah menjadi manusia jerami raksasa sekarang.


"Venus!! Kau sudah berani masuk dan mengacau di wilayahku!!" Seru Scarecrow dengan suara yang menggelegar.


"Kau menggunakan kekuatan terkuat mu sekarang?" Ucap Venus ketika melihat wujud Scarecrow yang sudah berubah total.


"Apa-apaan itu?!" Arthur tidak bisa berhenti terkejut ketika menyaksikan peristiwa yang terjadi di depan matanya sekarang.


*Dor....



Sebuah peluru yang di tembakan oleh Rapshody melesat dan berhasil mengenai tangan kiri Scarecrow hingga membuat tangan itu terbakar.


"Burning bullet!!" Ucap Alexander setelah melihat pelurunya berhasil mengenai sasaran.


Tangan kiri Scarecrow pun terbakar hebat dan api itu langsung menjalar dengan cepat ke tubuhnya. Namun, sekumpulan jerami datang kembali dan langsung menimbun api itu hingga padam. Jerami itu pun langsung mengisi bagian tubuh Scarecrow yang habis terbakar api.


"Jangan menggangu bocah sialan!!" Scarecrow tentu saja di buat geram dengan serangan itu.


Ia pun langsung mengayunkan sabitnya ke arah Alexander dan dua temannya, dengan tubuhnya yang sudah menjadi raksasa, serangan Scarecrow sama sekali tidak melambat. Justru ayunan sabitnya menjadi semakin cepat dan hampir saja mengenai tubuh Alexander jika Arthur tidak menahan sabit itu menggunakan Demon nya.


"Sial!! Tenaganya sangat kuat!!" Arthur langsung merasa kewalahan ketika menahan serangan Scarecrow.


Red Devil pun langsung terhempas ke belakang dan di ikuti oleh tubuh Arthur yang juga ikut terhempas.


"Arthur!!"


Ace dan Alexander reflek ingin menghampiri Arthur namun tubuh mereka langsung di lilit oleh jerami yang di kendalikan oleh Scarecrow.


"Hahaha!! Jadilah boneka sekarang!" Seru Scarecrow.


Jerami yang melilit tubuh Ace dan Alexander pun langsung meluas, jerami itu langsung menutupi tubuh Ace dan Alexander. Dan dengan kekuatan kutukan yang di miliki oleh Scarecrow, Ace dan Alexander sudah berubah menjadi boneka jerami sekarang.


Keadaan bisa berbalik dengan cepat, Arthur yang semulanya masih bertarung dengan dua temannya kini hanya tersisa ia seorang diri. Kemarahan Arthur pun semakin memuncak tatkala ia melihat Scarecrow yang tertawa menggelegar.


"Hahaha!! Sekarang giliranmu bocah Demon!!" Scarecrow mengalihkan pandangannya kepada Arthur dan Arthur pun membalas pandangan itu dengan tatapan yang tajam.


Badan Arthur menjadi tegang, darah dalam tubuhnya mengalir dengan deras. Dan samar-samar sebuah Aura berwarna merah pekat mulai menyelimuti tubuh Arthur yang sedang marah.


"Kau ingin melihat kekuatan dari Demon ku?!!" Ucap Arthur dengan tatapan tajam.


"Ini dia" Venus pun mengepakkan sayapnya dan terbang menyingkir dari Arthur.


Venus pun mendarat di tempat yang cukup jauh dari jangkauan Arthur, ia ingin melihat Arthur bertarung melawan Scarecrow dengan kekuatannya sendiri.


"Tunjukkan kekuatan Demon mu" gumam Venus sembari menatap Arthur.


"Hahaha!! Majulah! Apa kau pikir kau mampu mengalahkan wujud terkuat ku?!!" Scarecrow pun menantang Arthur untuk menyerang dirinya.


Tanpa basa-basi lagi, Arthur pun langsung berlari dan melompat melesat ke arah Scarecrow bersama dengan Red Devil di belakangnya.


"Hell's Spear!!" Teriak Arthur ketika sedang berada di udara.



"Rawrrrr!!!"


*Zing...


Red Devil mengaum dengan sangat kencang dan langsung melemparkan trisulanya yang sudah di lapisi dengan Aura ke arah Scarecrow. Trisula itu pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi dan sebelum trisula itu menyentuh tubuh Scarecrow, Red Devil tiba-tiba berteleportasi ke trisulanya dan langsung menancapkannya ke tubuh Scarecrow.


"Dia berpindah tempat?!!" Scarecrow kaget bukan main ketika melihat Red Devil yang tiba-tiba berpindah tempat ke trisulanya.


*Jleb...


"Arghhhh!!" Tubuh Scarecrow seketika langsung di lahap oleh api ketika trisula milik Red Devil menancap di tubuhnya.


Layaknya api dari neraka, api yang berwarna hitam itu langsung membakar tubuh raksasa Scarecrow dan membuatnya menjadi abu.


"Hmm, lumayan" Venus hanya bergumam ketika melihat tubuh Scarecrow di lalap oleh api.


"Huh, uhuk!!" Arthur yang baru mendarat langsung batuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya.


Arthur memegangi dadanya yang merasa sangat sakit seperti di tusuk oleh ribuan jarum. Arthur pun langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tanah dan berusaha merangkak menuju ke Ace dan Alexander yang masih menjadi boneka jerami.


"A-Ace... Uhuk!!" Tubuh Arthur kembali terjatuh ketika mulutnya mengeluarkan darah lagi.


Dan di saat keadaan Arthur sedang ripuh, lagi-lagi sekumpulan jerami berkumpul menjadi satu dan membentuk tubuh Scarecrow.


"Berani-beraninya kau membakar ku dengan api!!" Scarecrow kembali muncul dengan tubuh raksasa dan matanya yang berubah menjadi merah.


"Sial, apa aku akan mati di sini?" Arthur merasa putus asa ketika ia melihat Scarecrow hidup kembali.


Tubuh Arthur terluka cukup parah sekarang, tenaga Arthur terkuras sangat banyak karena menggunakan jurus tadi. Bahkan jurus yang bernama Hell's Spear tadi juga melukai organ dalam Arthur.


"Terimalah kematianmu!!" Scarecrow mengayunkan sabit raksasanya ke tubuh Arthur yang sedang terbaring lemas di tanah.


Arthur tentu saja tidak akan bisa menghindari serangan itu, ia pun memejamkan matanya karena sudah pasrah dan mengira akan mati di tangan Scarecrow.


"Heh, setidaknya aku sudah membunuh satu hantu legenda" gumam Arthur sembari memejamkan matanya.


"Matilah!!" Seru Scarecrow.


*Tzing...