
Arthur, Ace dan Clara saat ini sedang menonton pertarungan antara Fiona dan Shadow. Suara gesekan pedang milik Athena dan Shadow terdengar sangat jelas dari tempat mereka menonton sekarang.
"Ini sudah cukup lama, tapi pertarungan antara mereka tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir" ujar Arthur.
"Tentu saja, kekuatan dari Athena milik Fiona sangatlah kuat, karena ia adalah Dewi perang" sahut Ace.
"Fiona, kalahkan hantu itu!" Clara pun berusaha untuk memberikan semangat kepada temannya itu.
"Baik! Tentu saja aku akan mengalahkannya!" Seru Fiona dengan penuh semangat.
Setelah mendapatkan sorakan dari Clara, Fiona pun mencoba untuk mendominasi pertarungan kembali.
Gadis itu terus memerintahkan Angelnya untuk menyerang Shadow tanpa henti. Namun, sepertinya Shadow sudah menghafal serangan milik Athena.
Hantu bayangan itu nampak menepis tebasan pedang Athena dengan sangat mudah, bahkan sekarang ia terlihat tidak tertekan sama sekali.
Serangan mu mudah sekali untuk di tebak
Shadow pun terlihat semakin hafal dengan serangan yang Athena lancarkan kepadanya. Pelan-pelan, Shadow mulai membalikkan keadaan dan mendominasi jalannya pertarungan.
"Gawat! Sepertinya hantu itu mulai memojokkan Fiona!" Arthur pun merasa panik setelah melihat Athena milik Fiona terpojok.
"Ace, cepat bantu Fiona!" Clara berteriak dan memerintahkan Ace agar membantu Fiona.
"Tidak!! Duduk saja di sana dan jangan ikut campur!"
Dengan tegas dan percaya diri, Fiona menolak bantuan yang di tawarkan oleh Clara. Walaupun ia sedang terpojok, namun Fiona tetap terlihat tenang dan tidak panik sama sekali.
Kau telah melakukan kesalahan yang besar, seharusnya kau menerima bantuan dari temanmu
Shadow pun semakin mempercepat serangannya, ia saat ini sedang di untungkan karena Fiona tidak mau di bantu sama sekali.
"Heh, kau diam saja! Untuk membunuh hantu sepertimu, aku tidak butuh bantuan apa-apa!!" Tegas Fiona.
"Ya ampun, Fiona kau masih saja keras kepala di saat seperti ini" Clara menggeleng-gelengkan kepalanya setelah mendengar keputusan Fiona.
"Dia memang seperti itu, oleh karenanya aku memilih untuk diam ketika dia berkata ingin melawan hantu itu" timpal Ace.
"Uhukkk, tidak apa-apa, aku rasa Fiona punya jurus rahasia untuk mengalahkan hantu itu" ucap Arthur sembari memegangi perutnya yang terluka.
**Tzing...
*Dash*...
Shadow mulai mengeluarkan jurus andalannya, ia menghilang dan ber teleportasi ke segala arah sembari mencoba untuk menebas tubuh Fiona.
Namun Athena dengan sigap langsung melindungi tuannya tersebut, tingkat fokus yang dimiliki oleh Fiona benar-benar tinggi hingga ia bisa menggerakkan Angelnya sesuka hatinya.
"Kau ini hantu laki-laki atau perempuan sih?!" Tanya Fiona di sela-sela pertarungannya.
*Plak...
"Fiona!! Apa maksudmu bertanya seperti itu!!" Clara menepuk kepalanya sendiri, ia benar-benar tidak mengerti dengan sifat temannya itu.
"Ace, apa dia gadis yang sinting?" Tanya Arthur dengan ekspresi yang datar.
"Hmm, menurutmu?" Gumam Ace.
Apa aku terlihat seperti seorang wanita di matamu?!!
Shadow seketika merasa murka setelah mendengar pertanyaan konyol dari Fiona itu. Dengan kekuatan teleportasinya, Shadow berpindah tempat ke belakang Fiona dan sudah bersiap untuk menebasnya.
"Fiona awas!!" Clara berteriak dan mencoba untuk memperingatkan Fiona.
*Tzing....
Namun, tebasan pedang milik Shadow itu meleset dan tidak berhasil menebas tubuh Fiona.
"Hehe, kena kau!"
Akibat mengayunkan pedangnya terlalu kencang, pedang milik Shadow itu pun tertancap di lantai hingga ia terlihat sedikit kesulitan untuk mencabutnya.
Melihat kesempatan emas itu, tentu saja Fiona tidak ingin menyia-nyiakannya. Seketika, tombak dan perisai milik Athena bersinar terang, Athena pun juga sudah bersiap untuk menusuk Shadow menggunakan tombaknya.
"Ini dia!" Ucap Ace di sertai senyuman sinis nya.
"Lakukan sekarang Fiona!!" Clara pun juga ikut bersemangat ketika melihat Athena akan menghunuskan tombaknya.
"Matilah kau!! Hantu sialan!"
*Ting...
Naas, sebelum tombak itu mengenai tubuhnya, Shadow sudah terlebih dahulu mencabut pedangnya dan berhasil menangkis serangan Athena.
"Ah?! Fiona hati-hati!!"
"Uh?!!"
Setelah tombaknya berhasil di tangkis dan memantul ke udara. Shadow pun langsung menebas tubuh Athena dengan pedangnya setelah melihat pertahanannya yang terbuka.
*Tzing...
Untung saja, perisai milik Athena berhasil menangkis tebasan pedang tersebut sehingga ia masih bisa selamat.
"Hah... Hah... Hampir saja" nafas Fiona tersengal-sengal setelah berhasil menahan tebasan Shadow tersebut.
Nampaknya, Fiona sedikit kehilangan fokusnya karena Athena yang terlihat samar-samar akan menghilang.
"Fiona!!" Clara merasa panik setelah melihat Fiona yang hampir tertebas.
"Ugh, sialan! Ace cepat bantu dia! Dia tidak akan bisa menang melawan hantu itu sendirian!" Arthur memerintahkan Ace agar membantu Fiona.
"Tidak!! Jangan ikut campur!!" Namun, Fiona masih bersikeras tidak ingin di bantu oleh siapapun.
Jika kalian tidak membantunya, maka gadis ini akan mati...
Setelah mengatakan kata-kata horor itu, Shadow kembali mengambil aba-aba untuk menebaskan pedangnya kepada Athena.
"Hah... Kemarilah!" Fiona pun mencoba menantang Shadow untuk menebasnya kembali.
*Tebasan kegelapan...
*Zing*...
Shadow melepaskan tebasan pedangnya, tebasan itu menghasilkan sebuah cahaya berwarna hitam pekat yang melesat ke arah Athena.
Athena pun sontak memasang perisainya untuk menahan tebasan tersebut.
*Tzing....
"Ahh!!" Tubuh Fiona tiba-tiba terpental ke belakang setelah Athena menahan tebasan itu.
Tebasan itu memang berhasil di tahan oleh Athena menggunakan perisai miliknya. Namun, tubuh Angel itu seketika terpental ke belakang karena tidak kuat menahan gelombang tebasan kegelapan yang di buat oleh Shadow tersebut.
"Akhhh!!" Tubuh Fiona membentur tembok cukup kencang hingga membuat gadis itu memuntahkan darah.
"Fiona!!" Melihat temannya yang terluka, Clara pun mencoba untuk bangkit dan menghampiri Fiona.
Namun, Arthur langsung menahan tangannya dan melarang Clara untuk menghampiri Fiona.
"Jangan! Di sana sangat berbahaya!!" Seru Arthur.
"Lepaskan!! Biarkan aku melihat keadaannya Fiona!!" Clara pun memberontak dan berusaha untuk melepaskan tangannya.
Arthur dan Clara pun semakin di buat panik ketika melihat Shadow menghampiri Fiona yang tidak sadarkan diri. Terlebih lagi, Athena sudah menghilang karena Fiona yang pingsan.
"Sial sial sial!! Kalau begini tidak ada pilihan lain, Re-"
"Tunggu!!" Ace tiba-tiba menghentikan Arthur yang ingin memanggil Demon nya.
"Tunggu apa?! Lihatlah Fiona bisa mati jika hantu itu menebasnya lagi!" Arthur pun protes dan tidak terima karena Ace menghentikan aksinya.
"Bodoh! Kalau kau memanggil Demon mu kau bisa mati sekarang!" Bentak Ace.
"Kalian berdua tunggu di sini! Tubuh kalian tidak memungkinkan untuk bertarung melawan bayangan brengsek itu!!" Ace pun bangkit dari duduknya di sertai Stardust yang sudah muncul di belakangnya.
Karena merasakan adanya Angel lain yang muncul, Shadow pun berhenti dan menoleh ke arah Ace yang berjalan ke arahnya.
Kau ingin mati juga anak muda?
"Yo! Ini adalah ronde dua, kita lihat seberapa kuat dirimu ketika melawan Stardust ku!".