
Ucapan Scarecrow itu nampaknya bukan omong kosong belaka, sebab setelah itu munculah sebuah Aura yang sangat mengerikan dari tubuh Scarecrow. Aura itu sampai membuat tumbuhan jerami yang ada di sekitarnya tiba-tiba memanjang dan terlihat seolah sedang menatap Roberto dan kelompoknya.
"Apa ini?!" Roberto tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang.
"Mundur!!" Seru Brian.
Roberto dan Vince pun berniat untuk mundur namun kaki mereka telah terlilit jerami yang tiba-tiba memanjang.
"Sialan! Lepaskan ini!" Vince mencoba untuk melepaskan lilitan di kakinya namun ia tidak bisa menjangkaunya.
"Roberto! Vince!" Melihat hal itu, Brian pun berusaha untuk menolong kedua temannya namun ia langsung di hadang oleh Scarecrow.
"Jangan kemana-mana!" Scarecrow mengangkat sabitnya dan bersiap menebas Brian.
"Sial!!" Brian pun memanggil Alter Ego nya kembali untuk melindungi dirinya dari Scarecrow.
*Tzing...
Scarecrow mengayunkan sabitnya namun sabit itu berhasil di tahan oleh Raja yang di miliki oleh Gambit.
"Kau masih ada di sini?!" Scarecrow terkejut melihat keberadaan Raja.
"Serang dia Alter Ego!!" Seru Brian.
Alter Ego pun langsung menyerang Scarecrow menggunakan tinjunya, ia menyerang Scarecrow secara serentak bersama dengan Raja. Scarecrow sempat di buat terpojok dengan serangan dua Angel itu, namun perlahan-lahan ia mampu mengimbanginya.
"Aku sudah lelah bermain!!"
*Wush...
Scarecrow tiba-tiba berteriak dan mengeluarkan sebuah gelombang energi yang sangat dahsyat. Raja dan Alter Ego sampai menghilang ketika mereka terkena gelombang energi dari Scarecrow.
"Akhhh!!" Brian sampai mundur beberapa langkah dan batuk darah setelah menerima gelombang energi tersebut.
"Kali..." Brian bermaksud untuk melihat keadaan kedua temannya, namun mulutnya langsung menganga ketika ia melihat dua buah boneka jerami yang berdiri di belakangnya.
"Apa?! Roberto!! Vince!!" Brian berteriak dan mencoba untuk mencari keberadaan kedua temannya.
"Mereka ada di depan matamu" ucap Scarecrow.
Tidak salah lagi, Roberto dan Vince telah berubah menjadi boneka jerami karena kekuatan Scarecrow. Dan hal itu tentu saja tidak bisa di terima oleh Brian, ia merasa sangat marah kepada Scarecrow karena merubah Roberto dan Vince menjadi boneka jerami.
"Apa maksudmu!!" Brian menatap tajam ke arah Scarecrow.
"Hahahaha!! Sudah aku bilang, kalau aku mengeluarkan seratus persen kekuatanku maka kalian akan mati" ujar Scarecrow dengan tawa yang menggelegar.
"Kembalikan mereka!!" Brian langsung menerjang Scarecrow dan berusaha untuk menyerangnya.
Namun, tubuhnya tiba-tiba terlilit oleh sebuah jerami. Perlahan-lahan, tubuh Brian mulai berubah menjadi jerami ketika lilitan di tubuhnya semakin kuat.
"Sialan!" Brian merutuki kesalahannya sendiri, ia terlalu emosi hingga membiarkan pertahan nya terbuka lebar.
"Hahaha... Jangan khawatir, kalian bisa kembali lagi menjadi manusia jika aku sudah mati" ucap Scarecrow sebelum tubuh Brian berubah sepenuhnya menjadi jerami.
Dan kini, kelompok petualangan kelompok Roberto di Curse Field sudah tamat. Mereka bertiga sudah menjadi boneka jerami sekarang, dan satu-satunya cara agar mereka kembali menjadi manusia adalah membunuh Scarecrow. Karena jika Scarecrow mati kutukannya juga akan menghilang, sehingga Roberto, Brian dan Vince bisa menjadi manusia kembali.
Apakah Arthur dan kelompoknya bisa mengatasi kekuatan Scarecrow yang sangat mengerikan? Untuk saat ini, Arthur dan Ace bisa bernafas lega karena mereka sudah bisa mengatasi Clara.
Ace menggunakan Black hole miliknya dan berhasil menemukan kelompoknya Alexander. Ace memutuskan untuk menitipkan Clara dan Astrid kepada Yong Sin. Pemuda keturunan ninja itu terpaksa harus menjaga Clara dan Astrid di luar Curse Field. Sementara Arthur, Ace dan Alexander masuk ke dalam Curse Field untuk mencari keberadaan Scarecrow.
"Akhirnya kita berhasil masuk ke tempat kutukan ini, dari tadi aku benar-benar di buat kebingungan dengan ulah Clara" ujar Ace sewaktu berada di dalam Curse Field.
"Sepertinya Scarecrow tidak ingin tempat tinggalnya di injak oleh seorang perempuan" sahut Alexander.
"Yong Sin selalu bisa kau andalkan, ia akan melakukan apapun jika temannya membutuhkannya" ujar Alexander.
"Kita butuh anggota seperti Yong Sin lebih banyak lagi" ucap Ace.
"Hmm... Apa dia punya Angel yang kuat?" Tanya Arthur.
"Siapa? Yong Sin?" Tanya Ace balik.
"Iya" jawab Arthur.
"Heh, dia punya Angel yang sangat kuat dan menawan" timpal Alexander.
"Benarkah?" Arthur merasa sangat penasaran dengan Angel yang di miliki oleh Yong Sin.
"Ya, bahkan aku ingin sekali memiliki Angelnya" sahut Alexander.
"Alexander, bukankah kau sudah memiliki Angel yang sangat kuat?" Ace menatap Alexander dengan tatapan datar.
"Kau juga punya Angel yang kuat kan?" Alexander menatap Ace balik dengan tatapan yang sama.
Setelah obrolan singkat yang terjadi, mereka bertiga pun melanjutkan langkah kaki mereka seraya memperhatikan keadaan di sekitarnya. Suasana Curse Field yang sangat gelap membuat jarak pandang mereka sangat pendek, bahkan Alexander benar-benar kesulitan untuk melihat lebih jauh lagi.
"Hmm, apa ini?" Arthur langsung menghentikan langkah kakinya ketika ia bertemu dengan sebuah boneka jerami.
"Boneka jerami!" Sahut Ace secara tiba-tiba.
Arthur pun memperhatikan boneka jerami yang berada di depannya, ia memegangi boneka tersebut dengan rasa was-was yang sangat besar.
"Ini bukan boneka jerami biasa!!" Ujar Alexander ketika ia memegang boneka jerami itu.
"Alex? Kau tahu sesuatu?" Tanya Ace.
"Hmm, aku merasakan sesuatu yang aneh ketika menyentuh boneka jerami ini, yang pasti boneka ini bukanlah buatan manusia" ujar Alexander.
Arthur dan Ace pun kompak saling bertatapan setelah mendengar ucapan Alexander. Mereka berdua masih belum mengerti kalau boneka jerami yang berada di depan mereka adalah teman mereka sendiri.
"Ini pasti ulah Scarecrow!!" Tegas Alexander.
Alexander merasa sangat yakin kalau boneka jerami itu adalah buatan Scarecrow, namun ia masih belum tahu kalau boneka itu adalah manusia yang di ubah menjadi boneka jerami oleh Scarecrow.
"Untuk apa dia membuat boneka jerami seperti ini?" Tanya Arthur yang masih belum mengerti.
"Hoe, lihat ada dua lagi boneka jerami di sebelah sana!" Ace menunjuk ke arah depan dan terlihat dua buah siluet boneka jerami.
"Jangan-jangan..." Alexander mulai merasa curiga dengan boneka jerami itu.
"Jangan bilang kalau boneka ini adalah teman-teman kita yang dirubah menjadi boneka jerami" ujar Arthur secara tiba-tiba.
Ace dan Alexander pun langsung terkejut setelah mendengar ucapan Arthur. Mereka berdua langsung menatap boneka jerami yang berada di samping mereka.
"Siapa yang sudah melakukan hal ini?!" Tanya Ace dengan wajah tak percaya.
"Hahaha!! Tentu saja aku yang melakukannya!!"
Arthur, Ace dan Alexander pun langsung tersentak ketika mereka mendengar suara Scarecrow.
"Dia ada di sini! Bersiaplah!!" Ace berteriak dan memerintahkan kedua temannya untuk bersiaga.
"
"Hahahaha!! Akhirnya muncul juga, bocah yang memiliki kekuatan Demon!!".