The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
CURSE FIELD DAN SEBUAH PERISTIWA ANEH




Itulah pemandangan yang pertama kali di lihat oleh kelompoknya Arthur ketika mereka berdua sampai di Curse Field. Pemandangan ladang jerami yang seperti tak berujung dan langit yang berwarna hitam pekat membuat kesan creppy yang sangat dalam bagi siapapun yang melihatnya. Dan sama seperti saat di kota mati, kelompok Arthur kembali di pisahkan dengan kelompok yang lainnya.


"Ya ampun, tempat apa lagi ini?" Ujar Arthur setelah turun dari tongkat Sun Go Kong.


"Ini benar-benar menakutkan, tempat ini jauh lebih mengerikan dari kota mati" timpal Clara.


"Aku juga tidak percaya kalau tempat seperti ini ada di bumi" tambah Ace.


"Hei, apakah langit yang hitam ini juga karena kutukan?" Tanya Arthur sembari menatap ke atas.


"Iya, itu sudah pasti, semua penjuru ladang ini sudah terkena kutukan Scarecrow, karena itulah kita harus berhati-hati" sahut Ace.


Arthur dan Ace pun lalu mengarahkan pandangan mereka ke setiap penjuru, mereka berdua memantau ladang jerami itu dengan penuh ketelitian. Dan setelah mereka berdua selesai memantau, Arthur dan Ace pun berniat untuk masuk ke ladang jerami itu sekarang. Namun, Clara tiba-tiba mencekal lengan mereka berdua.


"Clara?"


"Ada apa?"


"Umm... Entahlah, aku merasa sangat takut untuk masuk ke dalam sana" ujar Clara dengan wajah yang sedikit memucat.


Arthur dan Ace pun langsung mencoba untuk menenangkan Clara, tidak biasanya gadis itu merasa takut seperti ini.


"Tidak apa-apa, aku akan melindungi mu" Arthur menghampiri Clara dan memegang bahunya.


"Misi kita adalah melawan Scarecrow, kita tidak bisa kembali sebelum kita membunuhnya" timpal Ace.


Clara menghembuskan nafasnya, ia mencoba untuk mengatur pernafasannya agar bisa menenangkan diri. Clara tahu kalau tidak ada pilihan lain selain masuk ke dalam ladang itu, untuk itu ia mencoba sekuat tenaga untuk menenangkan dirinya sendiri.


"Hmm, hei Ace! Apa kita tidak bisa menggunakan black hole milik mu?" Tanya Arthur ketika melihat Clara yang tak kunjung tenang.


"Tidak bisa, energi kutukan di sini terlalu kuat, kalau kita menggunakan black hole kita bisa tersesat karena aku tidak bisa melihat tujuan kita" sahut Ace.


Kelompok Arthur baru saja sampai di Curse Field dan mereka sudah mendapatkan halangan bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di ladang. Clara yang tiba-tiba bertingkah aneh membuat Arthur dan Ace merasa sedikit frustasi. Gadis itu terus merasa ketakutan dan tidak ingin masuk ke dalam ladang kutukan itu.


"Maafkan aku, aku tidak tahu apa yang terjadi tapi aku benar-benar sangat takut untuk masuk ke sana" ujar Clara.


Ia terduduk lemas di tanah dan menyembunyikan wajahnya di balik telapak tangannya. Arthur dan Ace benar-benar di buat bingung dengan tingkah Clara yang tidak biasa ini.


"Ace, ini sangat aneh" bisik Arthur kepada Ace.


"Ya, Clara tidak mungkin merasa takut sampai seperti itu" balas Ace.


"Apa jangan-jangan ini karena ulah dari Scarecrow?" Bisik Arthur kembali.


"Mungkin saya iya, kutukan yang berada di tempat ini benar-benar sangat kuat".


Setelah itu, Arthur dan Ace pun mulai berpikir bagaimana caranya mengatasi Clara sekarang. Kedua laki-laki itu harus sesegera mungkin menyelesaikan masalah ini karena mereka tidak boleh membuang-buang waktu lebih banyak lagi.


"Sial, aku benar-benar tidak tahu harus melakukan apa" ujar Arthur, ia bahkan sampai memukul-mukul kepalanya sendiri sangking frustasinya.


"Kita tidak mungkin meninggalkan Clara sendirian di sini, dan kita juga tidak mungkin terus-terusan berada di sini" timpal Ace yang juga merasa frustasi.


Tanpa Arthur dan Ace ketahui, ternyata kejadian aneh itu juga menimpa kelompok yang lainnya. Seperti saat ini, Alexander dan Yong Sin sedang mati matian menenangkan Astrid yang terus menerus histeris.


"Tidak tidak! Aku tidak mau masuk ke sana!" Seru Astrid dengan histeris.


"Astrid tenanglah!" Yong Sin mencoba untuk memegangi kedua tangan Astrid.


"Ada apa ini sebenarnya? Aku tidak bisa melihat apapun di dalam sana, tapi kenapa Astrid terlihat sangat ketakutan seperti itu?" Ucap Alexander ketika memandangi ladang jerami yang sangat gelap itu.


"Hmm, aku juga tidak merasakan kedatangan hantu sama sekali, di sini sangat sunyi" sahut Yong Sin.


"Tidak mau! Tidak mau!!" Astrid terus meronta-ronta ketika Yong Sin memegang lengannya.


"Dia tidak pernah takut kepada hantu sebelumnya, tapi kenapa sekarang dia ketakutan setengah mati seperti itu?" Ujar Alexander.


Kedua laki-laki itu pun juga di buat kebingungan dengan peristiwa aneh itu. Sama seperti Arthur dan Ace, Alexander dan Yong Sin mulai frustasi melihat Astrid yang tak kunjung tenang.


"Alex, aku tidak tahu harus melakukan apa" ucap Yong Sin.


"Aku juga tidak tahu!! Hal ini terlalu aneh untuk di jelaskan" timpal Alexander.


"Tidak ada hantu yang terlihat, dan jika Astrid seperti ini karena terkena sebuah kutukan, kenapa kita tidak terkena juga?" Tanya Yong Sin.


Alexander pun mengacak-acak rambutnya karena frustasi, ia tidak tahu harus melakukan apa sekarang. Semenjak ia datang bersama kelompoknya ke Curse Field Astrid langsung menolak untuk masuk ke ladang jerami itu. Sama seperti Clara, namun Astrid sampai histeris dan berteriak-teriak.


"Tidak! Jangan pernah bawa aku ke dalam sana!!" Seru Astrid kembali.


"Astrid, bicaralah!! Apa yang membuatmu ketakutan seperti ini?" Alexander memegang wajah Astrid dan menatapnya.


"Aku tidak ingin kesana!! Aku tidak ingin kesana!!" Astrid menepis tangan Alexander yang tengah memegang wajahnya.


"Dia tidak mau menjawab, sial, kita sudah menghabiskan banyak waktu di sini" ujar Yong Sin ketika melihat hal itu.


"Kita tidak mungkin meninggalkan Astrid sendiri di sini, dan kita juga tidak bisa kembali lagi, jadi mau tidak mau kita harus mengatasi hal ini terlebih dahulu" tutur Alexander.


"Aku paham, tapi kita tidak akan bisa mengatasi hal ini jika kita tidak tahu apa penyebabnya" sahut Yong Sin.


"Dia terkena sebuah kutukan, itulah hal yang paling masuk akal" ujar Alexander.


"Ya, tapi kenapa kita tidak terkena?" Tanya Yong Sin.


Alexander pun langsung berpikir setelah mendapatkan pertanyaan itu, ia memutar otaknya untuk bisa menjawab pertanyaan dari Yong Sin.


"Kemungkinan besar kutukan ini berasal dari Scarecrow, dan dia melakukan ini untuk menahan kita di sini" jawab Alexander setelah selesai berpikir.


"Hmm, tapi bukankah itu aneh? Maksudku... Jika memang dia berniat menahan kita di sini, kenapa dia tidak mengutuk kita juga?" Tanya Yong Sin kembali yang seketika membuat Alexander terdiam.


Ia sudah tidak bisa menjawab pertanyaan yang keluar lagi dari mulut Yong Sin. Arthur, Ace, Alexander, Yong Sin dan semua kelompok yang memiliki anggota perempuan, mereka semua sedang tertahan di luar Curse Field karena peristiwa aneh itu.