
Sosok anak kecil yang terbang ke arah mereka itu adalah Annabelle, ia menggunakan benang-benang nya untuk melesat menuju ke arah Clara dan Arthur.
"Matilah kalian berdua!!" Dengan posisi masih berada di udara, Annabelle menembakkan benangnya ke arah Clara.
Benang tak kasat mata itu melesat dengan sangat cepat dan hampir saja memenggal kepala Clara andai saja Arthur tidak menepisnya.
Tubuh Annabelle langsung berhenti seketika setelah ia melihat Demon milik Arthur yang keluar dan menepis serangannya. Annabelle terus menatap Red Devil dengan tatapan tajam bahkan ia tidak memalingkan pandangannya sama sekali ketika Clara memanggil Angelnya.
"Dia bukan Vampiro kan?" Tanya Arthur kepada Clara.
"Lebih buruk lagi, dia adalah Annabelle, hantu legenda ke 5!" Sahut Clara sembari memerintahkan Angelnya untuk menyerang Annabelle yang masih terdiam.
Ular-ular yang berada di kepala Medusa seketika memanjang dan berubah bentuk menjadi sangat besar, ular-ular itu lalu mencoba untuk menerkam Annabelle namun sebuah benang yang berbentuk seperti sarang laba-laba berhasil melindungi tubuhnya.
"Demon yang sangat indah!" Annabelle menatap Arthur dengan senyuman sinisnya.
"Namun sayang hari ini merupakan hari terakhir kalian hidup di bumi yang terkutuk ini!!" Annabelle menggerakkan semua jari-jemarinya.
Ratusan benang tiba-tiba muncul di belakang Annabelle dan melesat secara serentak menuju ke arah Arthur dan Clara, Arthur bisa mendengar suara dari ratusan benang yang tak kasat mata itu, namun ia tidak bisa membedakan suara tebasan nya.
"Sialan! Clara cepat berlindung di belakang ku!" Seru Arthur.
Tanpa basa-basi, Clara pun langsung berpindah tempat ke belakang Arthur. Sedangkan Arthur sendiri mencoba untuk melindungi mereka berdua dengan cara menepis semua benang yang menuju ke arah mereka.
"Percuma saja! Kalian tidak akan pernah bisa menghindari benang-benang ku!!" Seru Annabelle dari atas.
Arthur mulai kerepotan karena benang-benang yang datang semakin banyak, bahkan tangan dan wajahnya beberapa kali terkena luka goresan kecil akibat benang-benang itu berhasil menyentuh kulit Red Devil.
"Hebi Rain!!!" Sebaliknya, Medusa milik Clara mengeluarkan ular-ular yang sangat banyak untuk menangkis benang-benang itu.
Ular-ular milik Medusa melesat dan mengorbankan diri mereka sendiri untuk menghadang benang-benang yang melesat ke arah Clara. Alhasil tubuh ular-ular itu langsung terpotong ketika terkena serangan benang milik Annabelle.
"Ini seperti tidak ada habisnya!" Seru Arthur ketika melihat Red Devilnya berjibaku menangkis semua benang.
"Kita harus melakukan sesuatu!" Timpal Clara.
"Coba saja! Kalian berdua tidak akan mampu mengalahkan aku!" Seru Annabelle.
Annabelle terus mengeluarkan benang-benang nya tanpa henti, nampaknya ia ingin menguras stamina kedua remaja itu. Tenaga Arthur dan Clara perlahan-lahan mulai terkuras karena mereka terus menangkis serangan Annabelle menggunakan Demon dan Angel.
Mereka berdua juga tidak boleh kehilangan fokus sama sekali karena Demon dan Angel mereka akan menghilang jika mereka kehilangan fokus.
"Bocah Vampir itu! Aku akan membunuhnya setelah aku selesai bermain dengan mereka berdua" ucap Annabelle sembari menatap kastilnya Vampiro.
Nampaknya Annabelle merasa sangat geram kepada Vampiro karena tidak datang ke sana dan hanya memilih untuk menontonnya dari kastilnya. Namun sebenarnya Annabelle sendiri sudah lebih dari cukup untuk menghadapi Arthur dan Clara sebab ia tidak merasa kesulitan sama sekali.
"Clara bertahanlah!" Ucap Arthur.
"Aku masih bisa bertahan untuk sekarang, tapi jika benang-benang ini terus menyerang kita tanpa henti, bisa-bisa kita kehabisan tenaga sebelum melawannya" sahut Clara.
Mereka berdua terus berjibaku menangkis semua benang yang menyerang ke arah mereka, baik Arthur dan Clara mereka berdua sama-sama bercucuran darah sekarang.
Wajah Arthur terkena beberapa luka sayatan, begitupun juga dengan Clara, kedua tangannya terkena luka sayatan yang cukup banyak, beruntungnya benang-benang itu tidak ada yang mengenai jari mereka.
"Kalau begitu kita tidak bisa terus bertahan seperti ini!" Ucap Arthur kembali.
"Apa maksudmu? Memangnya apa yang bisa kita lakukan selain bertahan dari serangannya?" Tanya Clara yang tidak mengerti dengan maksud dari ucapannya Arthur.
"Kita harus menyerangnya!" Jelas Arthur.
"Arthur apa kau gila?! Lihatlah Demon mu dan Angel ku, mereka berdua bahkan kesulitan untuk bertahan, bagaimana bisa kau memerintahkan mereka untuk melawan?!" Tanya Clara.
"Clara, jika dia mau dia bisa saja membunuh kita berdua sekarang, kalau kita terus bertahan maka hanya tinggal menunggu waktu saja maka kita akan mati" tutur Arthur.
"Aku tahu! Tapi jika kita menyerangnya maka kita akan terkena benang itu!" Clara kembali memperingatkan Arthur.
"Lindungilah dirimu sendiri, aku akan menyerangnya!" Seru Arthur.
"Apa?!" Clara kembali di buat kaget dengan ucapannya Arthur.
Dengan perintah Arthur, Red Devil memutar trisulanya dengan sangat cepat sehingga membuat benang-benang yang menuju ke arahnya langsung ter tangkis dengan seketika.
Di saat ada sedikit celah, Red Devil langsung meloncat dan mencoba untuk menusuk Annabelle menggunakan trisulanya. Namun, serangan itu bisa di tangkis dengan mudah oleh Annabelle menggunakan benangnya.
"Hati-hati dengan keputusanmu!!" Ucap Annabelle dengan tatapan tajam ke arah Arthur.
Benang-benang yang menyerang Arthur dan Clara pun seketika berhenti setelah Annabelle menangkis serangannya Red Devil, serangan pembuka dari Annabelle itu cukup menguras stamina Arthur dan Clara.
Mereka berdua belum bisa bernafas lega karena Annabelle terlihat ingin mengeluarkan kekuatannya lagi.
"Arthur bersiaplah!!" Ucap Clara ketika melihat Annabelle menggerakkan jari-jarinya.
"Untuk membunuh manusia seperti kalian berdua, aku tidak butuh beraliansi dengan pangeran dan vampir bodoh itu!!" Seru Annabelle.
Seketika, sebuah benang berbentuk bintang berputar dan melesat dengan cepat ke arah Arthur. Benang itu menargetkan lehernya Arthur hampir saja berhasil memenggal kepalanya.
Untung saja Medusa kembali mengeluarkan ularnya untuk melindungi lehernya Arthur sehingga serangan itu tidak sampai mengenai lehernya.
"Hampir saja, terimakasih Clara" ujar Arthur.
"Jangan lengah sedikitpun! Dia punya kekuatan yang sangat besar!" Clara memerintahkan Arthur agar jangan lengah sedikitpun ketika menghadapi Annabelle.
"Jangan menangkis serangan ku seenaknya!!" Annabelle nampak tak senang melihat serangannya di tangkis oleh Clara.
Rawrrrr!!!
Red Devil kembali menghunuskan trisulanya ke arah Annabelle, namun sebelum trisulanya berhasil mengenai tubuh Annabelle, tiba-tiba Demon itu terhenti dan terlihat tidak bisa bergerak sama sekali.
"Arthur kenapa kau berhenti?! Sedikit lagi kau bisa mengenainya!" Clara merutuki Arthur yang tiba-tiba menghentikan serangannya.
"Clara, tubuhku tidak bisa bergerak!" Balas Arthur.
Tanpa di sadari oleh Arthur dan Clara, Annabelle berhasil mengikat Red Devil menggunakan benangnya yang tak kasat mata. Sekarang, jelas saja posisi Arthur dalam bahaya. Sebab, Demon nya telah tertangkap dan tidak bisa bergerak sama sekali.
Jika Annabelle menyerang Red Devil, maka Arthur juga akan terkena dampaknya.
"Saatnya dirimu untuk mati!!" Annabelle membuat sebuah pedang menggunakan benangnya.
Ia pun bersiap menusuk Red Devil menggunakan pedangnya tersebut, Arthur berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan tubuhnya, namun ia benar-benar tidak bisa menggerakkannya.
"Sialan!!" Arthur mulai merasa panik ketika melihat Annabelle mengambil ancang-ancang.
"Arthur!!" Clara pun mencoba untuk menolong Arthur menggunakan Angelnya.
Namun sayang Angelnya juga berhasil di tangkap oleh Annabelle menggunakan benangnya, alhasil sekarang kedua remaja itu berada dalam bahaya besar.
"Sudah aku bilang, hari ini adalah hari terakhir kalian berdua berada di bumi!!".