The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
SANG PEMBURU HANTU LEGENDARIS



Pukulan tongkat Sun Go Kong sangat kuat hingga membuat tubuh Vampiro terpental dan terbentur pohon sampai membuat pohon tersebut tumbang.


"Akhhh!!" Vampiro sampai meringis kesatikan sembari memegangi mulutnya.


"Vampiro! Siapa kera kurang ajar itu?!" Ujar Annabelle sembari menatap Sun Go Kong.


"Fa..Fa..Fa..Fa...." Sun Go Kong hanya tertawa cekikikan melihat dua hantu legenda yang sedang menatapnya dengan tajam.


"T-tuan Joseph?" Tanya Clara ketika melihat Sun Go Kong.


Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki dari belakangnya. Clara pun menoleh ke belakang dan melihat sosok Joseph yang sedang berjalan menuju ke arahnya.


"Kerja bagus sudah bertahan sampai kami datang" ujar Joseph sembari menatap Clara.


"T-tapi tuan, Arthur..."


"Lupakan itu sejenak! Dalam pertarungan sengit seperti ini, kematian merupakan hal yang wajar!! Jadi fokuslah dulu untuk mengalahkan musuhmu atau kau juga akan ikut mati!" Bentak Joseph yang langsung memotong ucapan Clara.


Clara pun langsung terdiam seketika setelah di bentak oleh Joseph, ia awalnya ingin menceritakan tentang kondisi Arthur, namun nampaknya Joseph sudah mengetahui jika Arthur sudah tidak bernyawa.


"Vampiro dan Annabelle, hantu legenda ke 3 dan ke 5, ini akan menjadi pertarungan yang sangat berat" ujar Joseph yang sudah berada di samping Clara.


"Kau... Apakah kera sialan itu adalah Angel mu?" Tanya Annabelle kepada Joseph.


"Itu sudah bukan rahasia lagi bukan?" Tanya Joseph balik.


"Kera itu sangat kuat, sepertinya kau bukan pengguna Angel sembarangan" timpal Vampiro dengan senyuman sinisnya.


"Aku tidak perduli siapa dirimu! Majulah sekarang!! Akan aku bunuh kau seperti bocah itu!" Seru Annabelle seraya menunjuk tubuh Arthur.


"Jangan menunjuknya dengan tangan kotor mu!!" Balas Clara.


"Apa kau marah gadis manis? Kalau kau marah kenapa kau tidak menyerang kami sekarang? Bukankah sekarang keadaannya sudah imbang" ujar Vampiro.


Clara pun kembali terdiam setelah mendengar ucapan Vampiro, ia kemudian menatap Joseph dan bertanya sesuatu kepadanya.


"Tuan Joseph, mana yang lainnya?" Tanya Clara.


"Aku tidak ke sini bersama yang lainnya, aku kesini hanya bersama satu orang" tutur Joseph.


"Apa?!" Clara tidak percaya dengan penuturan Joseph.


Clara mengira kalau Joseph datang bersama teman-temannya yang lainnya, namun ternyata Joseph hanya datang bersama satu orang saja.


"Aku tidak ingin membahayakan anak-anak yang lainnya, kondisi mereka masih belum seratus persen" ujar Joseph.


"Fufufu... Bodoh sekali, apa kau pikir Angelmu sudah kuat untuk mengalahkan kami?" Tanya Vampiro.


"Hmm, jika aku bisa mengalahkan kutukanmu dan menghilangkan awan-awan itu, maka matahari akan muncul dan langsung membakar mu hingga menjadi abu, sayangnya Angel ku tidak terlalu kuat untuk melakukan itu" tutur Joseph.


"Apa kau pikir sinar matahari mampu membunuhku?!!" Timpal Annabelle.


"Tidak, aku sedang berbicara dengan vampir itu, jadi jangan menggangguku" balas Joseph.


Akibatnya, Annabelle pun langsung marah karena merasa tersinggung dengan ucapan Joseph. Walaupun sedang menghadapi dua hantu legenda, namun Joseph tak memperlihatkan ekspresi takut sedikitpun.


"Jangan banyak bicara lagi, aku sudah haus dan ingin meminum darah kalian, jadi ayo bertarung sekarang!" Seru Vampiro.


Vampiro yang sudah tidak sabar langsung meloncat dan ingin menerjang Joseph. Namun tiba-tiba, sebuah anak panah melesat dan hampir mengenai kepala Vampiro, untung saja ia sempat berubah menjadi kelelawar sehingga anak panah itu tidak mengenainya.


"Hmm, akhirnya dia sudah selesai bersiap-siap" ujar Joseph ketiak melihat hal itu.


"Dia? Dia siapa?" Tanya Clara.


"Hoi vampir bodoh! Kenapa kau terlihat terkejut seperti itu?! Jika kau takut dengan dia maka mundur lah! Aku bisa menghadapinya sendirian" seru Annabelle.


"Anak panah itu, aku merasa tidak asing dengan baunya, jangan-jangan..." Vampiro menoleh ke arah Joseph dan Clara.


Vampiro melihat ada seorang pria yang sedang berjalan di belakang dua manusia itu, seorang pria yang membawa busur di tangannya dan memakai topi koboi di kepalanya.



"Yo Vampiro, lama tak jumpa" pria tersebut langsung menyapa Vampiro sembari berdiri di samping Joseph.


"Tuan Joseph, apakah dia..." Clara mencoba menebak-nebak siapa pria yang berada di dekatnya tersebut.


"Charlotte Van Helsing!!" Potong Vampiro.


"Van Helsing?!!" Annabelle juga ikut tak percaya dengan kehadiran pria bernama Van Helsing tersebut.


Charlotte Van Helsing, seorang pemburu hantu paling terkenal, keturunan Abraham Van Helsing pemburu vampir paling terkenal pada abad ke 19, dan ia adalah keturunan terakhir dari darah Van Helsing. Charlotte Van Helsing tidak mempunyai sosok Angel yang mendampinginya, ia memburu hantu menggunakan peralatan-peralatan seadanya.


Walaupun tidak memiliki Angel, namun Charlotte mempunyai ketahanan tubuh dan fisik yang sangat kuat. Ia bisa membunuh sesosok hantu menggunakan anak panahnya yang terbuat dari silver.


"Tidak usah terkejut seperti itu Vampiro, apa kau rindu kepadaku karena sudah lama tidak memburu mu?" Ujar Charlotte.


Vampiro kembali tersenyum sinis setelah ia mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Charlotte tersebut.


"Heh, aku di bunuh oleh kakek buyut mu sewaktu ia masih seumuran denganmu, setelah aku di bangkitkan kembali oleh The Eternity, aku membunuh kakek buyut mu ketika dia sudah tua" ujar Vampiro yang membicarakan masa lalunya.


"Ya dan kau juga lah yang membunuh ayahku, Vampiro, ini adalah pertemuan kita yang terakhir, entah aku atau kau, namun salah satu dari kita akan mati hari ini" sahut Charlotte.


Charlotte memang sering bertarung melawan Vampiro, namun ia selalu gagal membunuhnya karena Vampiro selalu berhasil menghindari jebakannya.


"Van Helsing? Dia pemburu hantu yang terkenal itu? Tuan bagaimana kau bisa mengenal dia?" Tanya Clara kepada Joseph.


"Jangan tanyakan hal bodoh seperti itu sekarang!" Tegas Joseph yang langsung membuat Clara kembali terdiam.


"Jangan banyak bicara!!" Annabelle tiba-tiba terbang dan menyerang ketiga manusia itu menggunakan benangnya.


Clara nampak panik dan ingin menghindar, namun Joseph dan Charlotte masih terlihat tenang-tenang saja.



Sun Go Kong muncul kembali di depan Joseph, ia pun langsung menyemburkan api dari mulutnya yang membuat benang-benang Annabelle langsung hangus terbakar.


"Kurang ajar!!" Annabelle merasa geram melihat benang-benangnya terbakar habis.


Annabelle pun berniat menyerang kembali namun Sun Go Kong tiba-tiba melesat ke arahnya dan menyerangnya menggunakan tongkat cahayanya.


"Fa..Fa..Fa... Kau musuhku!" Ucap Sun Go Kong.


"Jangan tertawa! Suaramu membuatku sangat marah!!" Balas Annabelle yang sedang menahan serangan Sun Go Kong.


Saat hantu legenda dan Angel itu sibuk bertarung, Charlotte masih beradu tatapan dengan Vampiro. Ia pun mengisi busurnya dengan anak panahnya dan membidikkan nya ke arah Vampiro.


"Hei nona siapa namamu?" Tanya Charlotte kepada Clara tanpa menoleh sedikitpun.


"Clara" jawab Clara.


"Bawa temanmu pergi dari sini, dia belum mati, cepat obati dia".