The Legendary Ghost Curse

The Legendary Ghost Curse
DATANGNYA BANTUAN



Arthur saat ini di hadapkan dengan situasi yang sulit, ia baru saja selesai melawan Undead Twin Mage, hantu terkuat penunggu hutan angker.


Dan sekarang ia harus menghadapi perwujudan tongkat dan buku sihir milik Undead Twin Mage yang menjelma menjadi makhluk tengkorak yang membawa pedang panjang.



"Clara! Tetaplah di situ dan lindungi Avis! Biar aku yang menghadapi hantu ini sendiri" seru Arthur dari tempatnya berdiri.


"Baik!! Hati-hati!" Balas Clara.


"Apa kau hanya akan diam berdiri di situ? Majulah! Aku tahu kau ingin menyerang ku" Arthur menantang hantu tengkorak itu untuk menyerangnya.


Namun, tidak ada sahutan sama sekali dari hantu itu. Mahkluk tengkorak itu tetap berdiam diri di tempatnya tanpa bergerak sama sekali.


"Heh, kalau kau tidak mau menyerang ku biar aku saja yang menyerang mu!!" Seru Arthur.


Seperti serangannya yang biasa, Red Devil melesat maju dan menghunuskan trisulanya ke arah hantu tengkorak itu.


*Tzing....


Namun, dalam secepat kilat hantu tengkorak itu langsung mengambil pedang panjangnya dan menepis serangan dari Red Devil.


"Dia cepat!" Gumam Arthur ketika melihat kejadian itu.


"Jangan berhenti Red Devil!! Terus serang hantu itu! Jangan berikan dia kesempatan untuk menyerang!" Teriak Arthur.


Mendengar perintah itu, Red Devil pun langsung menyerang hantu tengkorak itu secara membabi-buta. Demon itu terus mengayunkan dan menghunuskan trisulanya ke arah hantu tengkorak. Namun, semua serangan itu berhasil di tepis oleh mahkluk tengkorak itu, terlihat di sini kalau hantu tengkorak itu bisa mengimbangi kecepatan serangan Red Devil.


"Kakak aku takut!!" Melihat kejadian itu, Avis pun semakin merasa ketakutan dan memeluk erat kaki Clara.


"Hei tenanglah, tidak apa-apa Arthur pasti bisa mengalahkan hantu itu" Clara pun mencoba untuk menenangkan Avis dengan cara mengelus-elus kepalanya.


Pertarungan antara Red Devil dan hantu tengkorak terus berlanjut, mereka saling jual beli serangan dan tidak membiarkan pertahan mereka terbuka sama sekali.


"Sial! Hantu ini kekuatannya tidak seberapa, tapi kecepatan dan pertahanan nya luar biasa" Arthur mulai memikirkan cara bagaimana caranya melukai tubuh hantu tengkorak itu.


Clara pun juga mulai merasa khawatir ketika melihat Red Devil tidak mampu menembus pertahan hantu tengkorak, Clara sempat kepikiran untuk membantu Arthur melawan hantu itu namun ia harus menjaga Avis sekarang.


"Bagaimana ini, aku tidak bisa meninggalkan Avis, tapi aku juga ingin membantu Arthur, staminanya bisa habis kalau terus begini" ujar Clara yang merasa cemas.


"Hah... Hah... Merepotkan sekali! Jadi inilah alasan kenapa penyihir itu bisa menjadi hantu terkuat di hutan ini" nafas Arthur mulai terengah-engah, nampaknya ia sudah mengerti seberapa merepotkan nya kekuatan Undead Twin Mage.


Setelah beberapa menit beradu senjata dengan hantu itu, Arthur pun memerintahkan Red Devilnya untuk mundur. Entah apa yang sedang ia pikirkan sekarang sehingga memutuskan untuk menarik Demon nya.


"Huh... Andai saja Clara bisa membantuku, tapi dia tidak bisa meninggalkan Avis sendirian" ucap Arthur dengan nafas memburu.


"Baiklah, dia tidak bisa di serang dengan serangan jarak dekat, jadi aku harus memikirkan sesuatu untuk bisa membunuhnya" Arthur mulai menyusun rencana untuk membunuh hantu tengkorak itu.


Arthur tahu kalau ia terus menyerang hantu itu tanpa strategi ia bisa saja kalah karena kehabisan stamina dan kehilangan fokusnya. Oleh karena itu Arthur tidak bisa menyerang secara gegabah sekarang.


"Arthur!!" Panggil Clara dari belakang.


Arthur pun langsung menoleh ke belakang ketika mendengar Clara memanggil namanya.


"Ada apa?!" Sahut Arthur.


"Aku bisa memulihkan stamina mu!!" Seru Clara, ia menawarkan sebuah bantuan yang cukup berguna kepada Arthur.


"Tidak!!"


Secara mengejutkan, Arthur menolak bantuan Clara yang ingin memulihkan staminanya, Clara bisa mengembalikan stamina Arthur menggunakan racun Medusa miliknya namun Arthur justru menolak hal itu.


"Kau tidak boleh melakukan itu! Kau akan pingsan dan jika kau pingsan maka aku akan kesulitan untuk menjaga dirimu dan Avis!!" Seru Arthur yang mengatakan alasannya menolak bantuan dari Clara.


Setelah itu, Arthur pun mengalihkan pandangannya kembali ke hantu tengkorak itu yang ternyata masih berdiam diri di tempatnya.


'Dia tidak menyerang ku? Bukankah tadi merupakan sebuah kesempatan emas untuk menyerang ku di saat aku lengah?' Ucap Arthur dalam hati.


Arthur mulai menyadari keanehan itu, dimana hantu tengkorak itu terlihat tidak ingin menyerang Arthur sama sekali.


"Oe, apa kau bisa berbicara? Kalau kau bisa berbicara maka jawablah aku, siapa yang telah menghancurkan koloni ini?" Arthur mencoba untuk berkomunikasi dengan hantu tengkorak itu.


Namun, hantu itu tetap diam dan tidak menjawab sama sekali. Dan bisa di simpulkan bahwa hantu tengkorak itu bukanlah tipe hantu yang bisa berbicara.


"Sial! Ini justru membuatku semakin kebingungan, dia tidak bisa berbicara, dan dia juga terlihat tidak mau menyerang ku, lalu apa tujuan penyihir itu menciptakan dia?!" Arthur mulai merasa frustasi sekarang.


Wakakaka... Dia kebingungan dengan hantu itu...


"Eh?!" Arthur dan Clara kompak merasa kaget setelah tiba-tiba mendengar suara Sun Go Kong.


*Wush....


*Bam...



Sun Go Kong tiba-tiba datang dari langit dan jatuh tepat di depan Arthur, sontak saja Arthur dan Clara merasa terkejut dengan kedatangan Angel milik Joseph itu.


"Sun Go Kong? Kenapa kau bisa berada di sini?" Tanya Arthur dengan wajah tak percaya.


Wakakaka... Aku memantau kalian dari langit semenjak tadi...


"Kakak, itu siapa lagi yang datang?" Avis keheranan melihat wujud Sun Go Kong.


"Ah, ceritanya panjang, intinya dia adalah orang baik" jawab Clara secara ringkas.


Setelah mengambil tongkat saktinya dari dalam telinga, Sun Go Kong pun berjalan menghampiri hantu tengkorak yang sedari tadi tetap diam di tempatnya dan tidak bergerak sama sekali.


Arthur, dia ini adalah hantu yang di ciptakan oleh hantu, jadi dia hanya akan bergerak sesuai perintah hantu yang menciptakannya...


Sun Go Kong mulai menjelaskan secara rinci tentang hantu tengkorak itu, namun Arthur masih belum paham dengan penjelasan dari Sun Go Kong.


"Tapi dia bisa menepis semua serangan ku!" Seru Arthur.


Itu adalah naluri alaminya, dia hanya bisa mempertahankan dirinya, tapi dia tidak akan pernah bisa menyerang karena tuannya telah kau bunuh...


"Hah? Tunggu dulu, lalu bagaimana cara membunuhnya?? Dia selalu menepis semua serangan ku" tanya Arthur.


Hmm? Membunuhnya? Wakakaka!! Itu adalah hal yang mudah!!


*Bang....


Dalam secepat kilat, tengkorak hantu itu langsung terlepas dari tubuhnya setelah Sun Go Kong memukulnya menggunakan tongkatnya.


"Hah??!" Arthur tidak percaya dengan apa yang dia lihat, kejadian yang terjadi di depan matanya sendiri itu sulit untuk ia percayai.


"Cepat sekali!" Clara bahkan sampai menutup mulutnya yang menganga.


Serangan Sun Go Kong itu tidak bisa dilihat dengan mata telanjang karena sangat cepat, dan sekarang tubuh hantu tengkorak itu mulai hancur menjadi debu setelah kepalanya terlepas dari tubuhnya.


Wakakaka... Kau hanya harus menyerangnya dengan cepat....