
Tubuh Annabelle bahkan sampai terlihat gosong akibat terkena sambaran petir yang keluar dari tubuh Sun Go Kong, ia tergeletak tak berdaya di samping Vampiro yang sedang bertarung.
"Serius Annabelle? Kau kalah dari kera itu dengan semudah ini?" Tanya Vampiro yang merasa tak percaya.
"Ughhh!! Diamlah!" Bentak Annabelle yang mencoba untuk berdiri.
"Satu terluka, tersisa satu lagi" ujar Joseph yang sudah berdiri di samping Charlotte.
"Joseph, jangan ikut campur, biarkan aku menyelesaikan urusanku dengan Vampiro sendiri" pinta Charlotte.
"Kau bisa kalah kehabisan tenaga jika bertarung sendirian, apa kau lupa kalau dia tidak punya batasan tenaga seperti manusia?" Tanya Joseph sembari menunjuk ke arah Vampiro.
"Tidak, aku membawa harga diri keluarga Van Helsing di sini, dan walaupun nanti aku mati, aku akan mati dengan bangga!!" Seru Charlotte sembari menembakkan panah ke arah Vampiro.
Vampiro pun kembali menghindar, ia tidak berani menangkis ataupun memegang anak panah yang terbuat dari silver itu.
"Ya ampun kau keras kepala sekali Van Helsing" ujar Vampiro setelah berhasil menghindari anak panah.
"Manusia memang tidak bisa berpikir jernih, apa kalian sadar? Kalau kami mau kami bisa membunuh kalian dari tadi!" Seru Annabelle dengan tubuh yang penuh dengan luka bakar.
"Kau mengatakan itu untuk menutupi rasa malumu" timpal Joseph.
Jelas saja Annabelle merasa tersinggung dengan ucapan itu, ia benar-benar di buat emosi dengan ucapan Joseph.
"Hei bocah! Di dunia manusia, sudah jam berapa sekarang" tanya Annabelle kepada Vampiro.
"Hmm, ini hampir tengah malam di dunia nyata, sabarlah sebentar" sahut Vampiro.
Joseph dan Charlotte saling bertatapan setelah mendengar obrolan itu, mereka berdua tahu jika dua hantu legenda itu sedang menunggu malam satu suro yang akan terjadi sebentar lagi.
"Kau dengar mereka kan? Charlotte?" Ucap Joseph.
"Ya, kita hanya punya sedikit waktu untuk mengalahkan mereka sebelum malam satu suro terjadi" sahut Charlotte.
"Dan kau juga tahu kalau itu mustahil bukan?" Tanya Joseph.
"Ya, jika malam satu suro terjadi mereka akan bertambah kuat, tapi aku masih memiliki kartu AS, bagaimana denganmu?" Tanya Charlotte balik.
"Heh, petir tadi adalah kartu AS ku, dia telah tersambar petir terkuat dalam sejarah tapi dia masih mampu berdiri" timpal Joseph.
Charlotte pun terlihat kebingungan dengan jawaban Joseph, bagaimana bisa ia langsung mengeluarkan serangan rahasianya sebelum malam satu suro terjadi.
"Kalau begitu... Kau akan mati nanti, senang bisa mengenalmu" Charlotte berucap seolah ia sedang berpamitan kepada Joseph.
"Tenanglah Charlotte, aku memang sudah menggunakan kartu AS ku, tapi aku masih memiliki kartu Joker" ucap Joseph dengan seringai di wajahnya.
Charlotte pun ikut menyeringai ketika ia mendengar hal itu, mereka berdua sudah siap menghadapi Vampiro dan Annabelle yang sebentar lagi akan menjadi lebih kuat.
"Apa kalian sudah selesai mengobrol?" Tanya Vampiro.
"Ya kami sudah selesai, jadi ayo kita lanjutkan lagi pertarungan kita" sahut Charlotte.
"Kami juga sudah selesai, karena malam satu suro sudah terjadi sekarang!!" Timpal Annabelle.
Tiba-tiba, bulan berubah warna menjadi merah darah, hal itu menandakan bahwa malam satu suro sudah terjadi sekarang. Vampiro dan Annabelle langsung menatap bulan secara bersamaan, tubuh mereka bergejolak dan mengeluarkan banyak Aura.
"Mereka sudah menatap bulan, pertempuran yang sebenarnya sudah di mulai sekarang, bersiaplah Charlotte!!" Seru Joseph.
"Aku sudah bersiap dari tadi, jika aku bisa mengalahkan Vampiro di malam satu suro, para leluhur ku pasti sangat bangga kepadaku" sahut Charlotte.
Suasana yang sangat mencekam terasa kuat setelah mereka berdua berubah wujud, bahkan Joseph sampai merinding ketika melihat wujud Annabelle yang sekarang.
"Sialan, baru kali ini aku merasa takut ketika melihat hantu" ujar Joseph.
"Hmm, jadi itu wujud yang telah membunuh leluhurku" timpal Charlotte.
"Grrr... Sekarang, ayo kita mulai pertempuran yang sebenarnya" ujar Vampiro dengan suara yang berat.
"Melawan manusia kuat di malam satu suro, ini akan menjadi pertarungan yang menarik" timpal Annabelle dengan suara yang sama beratnya.
Joseph dan Charlotte sama-sama merasakan Aura mencekam ketika mereka melihat wujud Vampiro dan Annabelle yang baru. Tak hanya wujud yang berubah, namun kekuatan kedua hantu legenda itu juga berubah menjadi lebih kuat.
Kekuatan darah milik Vampiro berubah warna menjadi ungu gelap yang sebelumnya berwarna merah, sedangkan benang milik Annabelle kini berubah menjadi warna hitam.
"Joseph" panggil Charlotte.
"Ya?" Sahut Joseph.
"Gunakan kartu Joker mu sebaik mungkin" tutur Charlotte.
"Ya, kau juga, gunakan kartu AS mu sebaik mungkin, mereka berdua menjadi lebih kuat sekarang" timpal Joseph.
Pertempuran pun kembali di mulai, Annabelle mengeluarkan benangnya yang berwarna hitam dan langsung menyerang Joseph. Sun Go Kong muncul untuk menangkis serangan itu namun tubuhnya sampai mundur karena tidak kuat menahan serangan Annabelle.
"Fa..Fa... Ini berat sekali!" Ucap Sun Go Kong yang merasa kewalahan.
"Tunggu saja sebentar, aku pasti akan membunuhmu dasar monyet sialan!" Seru Annabelle.
Sedangkan Vampiro mengeluarkan sebuah gelombang darah berwarna ungu gelap, ia mencoba untuk menenggelamkan Charlotte ke dalam gelombang darah itu namun Charlotte mampu menghindarinya dengan cara terbang ke atas menggunakan tali.
"Sialan, kalau begini jadinya sudah pasti aku akan kalah" ujar Charlotte ketika berada di udara.
Tanpa ia sadari, Vampiro sudah berada di belakangnya dan langsung menendangnya hingga jatuh menghantam tanah.
"Jangan lengah Van Helsing! Atau kau akan mati dalam sekejap" ucap Vampiro setelah menendang tubuh Charlotte.
"Uhuk!! Aku tidak butuh nasihat apapun dari hantu sepertimu!" Seru Charlotte.
Di sisi yang lain, pertarungan sengit terjadi antara Annabelle dan Sun Go Kong. Annabelle yang sudah berubah wujud menjadi remaja mampu menyudutkan Sun Go Kong dan membuatnya kewalahan.
"Tidak ada pilihan lain, aku harus bertahan dan menunggu celah" gumam Joseph.
Benang hitam milik Annabelle jauh lebih kuat dan tajam dari benangnya yang normal, bahkan Sun Go Kong harus di paksa bertahan karena kekuatan benangnya yang sangat kuat.
"Bagaimana?! Kenapa kau tidak menyerang ku?! Mau sampai kapan kau bertahan seperti itu?!!" Bentak Annabelle ketika sedang beradu senjata dengan Sun Go Kong.
Sun Go Kong tidak mampu untuk menjawab pertanyaan itu, raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sedang kesulitan sekarang. Baru kali ini Joseph dan Sun Go Kong bertemu hantu yang mampu membuat mereka terpojok.
"Jawab aku!!" Annabelle berhasil membuat tubuh Sun Go Kong terhempas.
Akibatnya, mulut Joseph pun mengeluarkan darah karena tubuh Sun Go Kong menghantam tanah dengan sangat kencang.