
"Uhuk!! Melawan hantu legenda saat malam suro sama saja seperti bunuh diri" ujar Joseph sembari mengelap darah yang keluar dari mulutnya.
"Aku sudah bosan main-main denganmu, sekarang aku akan membunuhmu!!" Annabelle bersiap menyerang Joseph yang sudah terluka.
Namun usahanya kembali di halangi oleh Sun Go Kong yang tiba-tiba menyerangnya, Annabelle pun terpaksa harus meladeni Sun Go Kong terlebih dahulu sebelum menyerang Joseph.
"Kau tidak tahu kapan harus menyerah?!" Tanya Annabelle dengan nada geram.
"Fa..Fa..Fa.. Aku akan menyerah jika kau berhasil membunuhku" sahut Sun Go Kong.
"Sesuai permintaanmu!!" Annabelle membuat tiga buah tombak menggunakan benangnya.
Tombak itu pun melesat dan berhasil menusuk badan Sun Go Kong, Joseph pun juga ikut terkena lukanya, terlihat dada sebelah kiri, perut, paha kanannya mengeluarkan darah.
"Dia melapisinya dengan kutukan, sialan jika di biarkan aku akan mati" gumam Joseph ketika melihat lukanya.
Beruntung, Sun Go Kong sempat menghindar sehingga serangan dari Annabelle tidak mengenai titik vitalnya. Namun meskipun begitu, tubuh Sun Go Kong dan Joseph sama-sama melemah akibat energi kutukan dari Annabelle.
"Nikmati saat-saat terakhir kalian, hanya tinggal menunggu waktu saja kalian akan mati" ujar Annabelle.
"Benar kah? Ucapanmu itu, apa benar kalau kami akan mati malam ini?" Tanya Joseph.
"Apa kau buta?! Lihatlah luka di sekujur tubuhmu!! Tombak ku memang tidak mengenai titik vital mu tapi energi kutukanku sudah mulai menyebar di dalam tubuhmu!!" Seru Annabelle.
Benar saja, baru saja Annabelle mengatakan hal itu, Joseph merasakan ada sesuatu yang aneh di dalam tubuhnya. Ia merasakan hawa panas di sekitar lukanya, namun Joseph masih bisa menahannya untuk sekarang.
"Fufu... Kenapa? Apa kau merasakan hawa panas?" Annabelle menyadari ada sesuatu yang terjadi di dalam tubuh Joseph.
"Iya, rasa ingin membunuhmu semakin besar di dalam hatiku" sahut Joseph.
"Kurang ajar, berani-beraninya kau berbicara lancang seperti itu!" Annabelle tentu saja tidak senang dengan ucapan Joseph.
"Padahal hanya terkena beberapa serangan tapi aku terluka separah ini, tidak ada pilihan lain, ini harus berakhir secepatnya!!" Seru Joseph.
"Jangan terburu-buru, setelah kutukan ku menyebar ke seluruh tubuhmu maka kau akan mati secara mengenaskan" timpal Annabelle.
"Karena itu aku harus membunuh mu sebelum aku mati, Sun Go Kong!!"
Sun Go Kong pun muncul di belakang Joseph, tak ada pilihan lain lagi bagi mereka berdua selain menyerang, mau tak mau Joseph harus bertarung kembali sebelum ia mati karena kutukan Annabelle.
"Kalau kau masih mau bertarung kemari lah! Aku akan melayani mu dengan senang hati!!" Seru Annabelle ketika melihat Sun Go Kong kembali muncul.
"Sun, kita akan mati, jadi tidak ada pilihan lain sekarang" ucap Joseph pada Sun Go Kong.
"Fa..Fa..Fa...Fa.. Sudah aku katakan, sekuat apapun aku, aku tetap tidak bisa mengalahkan hantu legenda di malam satu suro" sahut Sun Go Kong dengan tawa cekikikan.
"Ya, tapi kita harus mencoba untuk memanggilnya, kau selalu menahan emosi mu ketika bertarung, sekarang biarkan dirimu di kuasai emosi, jadilah HANUMAN!!" Seru Joseph.
"Fa..Fa..Fa.. Aku belum pernah melakukannya, tapi aku sudah menunggu momen ini!!" Sahut Sun Go Kong yang merasa sangat antusias.
Annabelle mengerutkan keningnya ketika mendengar obrolan itu, ia merasa bingung dengan sosok Hanuman yang di katakan oleh Joseph.
"Apanya yang Hanuman?! Kalau memang kalian masih ingin bertarung maka maju sini!!" Tantang Annabelle.
Lagi-lagi Annabelle di buat meradang dengan kata-kata yang keluar dari mulut Joseph, ia mengepalkan kedua tangannya dengan erat seolah-olah ingin mencengkram leher Joseph.
"Aku menyesal sudah bermain-main denganmu, sekarang aku akan membunuhmu!!" Annabelle terbang ke udara dan bersiap menyerang Joseph.
"Sun, terima kasih sudah menemaniku selama ini" ucap Joseph ketika melihat Annabelle terbang.
"Fa..Fa..Fa..Fa..Fa....." Sun Go Kong terus tertawa menggelegar tanpa henti.
Lama-kelamaan, tubuhnya mulai di selimuti oleh awan berwarna emas. Awan berwarna emas itu mulai berubah warna menjadi hitam di saat Sun Go Kong berhenti tertawa, tatapannya berubah menjadi tajam. Awan hitam itu mencerminkan perasaan Sun Go Kong sekarang.
"Ada apa dengan tatapanmu itu?!" Annabelle merasa terintimidasi dengan tatapan Sun Go Kong.
"Selamat tinggal, kawanku" Joseph meneteskan air matanya ketika tubuh Sun Go Kong sudah sepenuhnya tertutupi awan.
Awan hitam tersebut perlahan-lahan mulai sirna, terlihatlah tubuh Sun Go Kong yang berubah warna menjadi hitam. Tak hanya itu, pakaiannya pun berubah dan tongkat cahayanya juga berubah menjadi tongkat berwarna emas dan merah.
Sang dewa telah meninggalkan kepribadiannya, Sun Go Kong telah menjadi Hanuman, sosok yang jauh lebih kuat dari Sun Go Kong. Selama ini, Sun Go Kong selalu bertarung dengan perasaan senang dan gembira, ia tak pernah marah sama sekali seumur hidupnya, karena kalau sampai ia marah, maka alter egonya akan bangkit.
Dan alter ego itu adalah Hanuman, sosok yang sekarang berdiri dengan gagahnya sembari menatap Annabelle. Joseph terpaksa membiarkan Sun Go Kong berubah karena ia tak punya pilihan lain, Sun Go Kong tak mampu mengalahkan Annabelle, karena itulah ia memutuskan untuk memanggil Hanuman.
Namun, harga yang harus di bayar oleh Sun Go Kong sangatlah mahal. Ia sudah tidak bisa kembali lagi ke wujudnya yang semula, karena itulah selama ini Joseph tak pernah mengijinkan Sun Go Kong untuk marah dan berubah menjadi Hanuman.
Sekarang, Angel Joseph telah berubah, dari yang semulanya Sun Go Kong, sekarang telah menjadi Hanuman.
"Sekarang, tinggal aku atau kau yang akan mati lebih dulu" ujar Joseph sembari menatap Annabelle.
Sementara Annabelle masih terdiam di udara, ia tercengang melihat wujud Hanuman yang terus melotot ke arahnya. Tak hanya itu, Annabelle juga bisa merasakan kalau Hanuman memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari Sun Go Kong.
"Bagaimana... Bagaimana bisa seorang manusia mengganti Angelnya?!" Seru Annabelle yang merasa tak percaya.
"Ada banyak Angel dengan kekuatan unik di dunia ini, Sun Go Kong hanya salah satunya" sahut Joseph sembari menatap langit.
"Siapa perduli, kalau perlu akan aku bunuh kalian semua!!" Annabelle melancarkan serangannya ke arah Hanuman.
Terlihat ratusan benang berwarna hitam muncul dan melesat ke arah Hanuman, namun Hanuman tetap berdiri dan tak berkutik sedikitpun dari tempatnya.
"Matilah kau!!" Seru Annabelle.
Namun tiba-tiba, Hanuman berpindah tempat tepat sebelum benang-benang itu mengenai tubuhnya. Ia berpindah tempat di belakang Annabelle dalam kedipan mata.
"Bagaimana bisa..." Annabelle kaget bukan main ketika melihat Hanuman yang tiba-tiba berada di belakangnya.
Tanpa basa-basi, Hanuman langsung memukul kan tongkatnya ke arah Annabelle namun Annabelle masih bisa menahannya.
"B-berat!!" Annabelle terlihat kesulitan menahan tongkat Hanuman.
Hingga pada akhirnya, tubuh Annabelle terpental dan membentur tanah karena tak kuat menahan pukulan tongkat Hanuman.